Istri dan Agama Sigit Prabowo, Ini Profil Kapolri yang Usut Kasus Brigadir J

Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

AYOJAKARTA.COM - Istri dan agama Sigit Prabowo bisa disimak melalui profil Sang Kapolri berikut ini.

Seperti yang diketahui, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menjadi pengusut kasus tewasnya Brigadir J.

Dalam kasus tersebut, sudah terdapat nama-nama yang ditetapkan sebagai tersangka, satu di antaranya adalah Ferdy Sambo.

Baca Juga: Fakta Agama Agnez Mo Sekarang, Tulis Hal Ini soal Keyakinan yang Dianutnya

Kasus wafatnya Brigadir J, hingga kini menjadi fokus dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Lantas, siapakah Sigit Prabowo? Apa agama dan siapa istrinya?

Simak berikut ini biodata dan profil Kapolri Listyo Sigit Prabowo seperti yang dihimpun TerasGorontalo.com dalam artikel "Profil dan Biodata Lengkap Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo: Lompati 4 Angkatan Sisihkan 12 Komjen".

Baca Juga: Heboh Isu Agnez Mo Pindah Agama, Benda Ini Jadi Kode Keras Keyakinan yang Dianutnya

Biodata dan Profil Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Status menjadi Kapolri di emban oleh Listyo Sigit Prabowo sejak 2021, menjadi orang tertinggi di institusi Polri.

Sebelum mencapai tingkat tertinggi menjadi seorang Kapolri, dulu Listyo Sigit Prabowo sempat ikut dalam pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991.

Sejak saat itu karier di bidang kepolisian mulai terbentuk, karakter, identitas, serta cita-cita mengacu menjadi abdi negara.

Jika melihat jejak pada masa lalu, Listyo Sigit Prabowo diangkat secara resmi lewat Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 2021.

Mungkin sebagian orang mengira bahwa Kapolri saat ini berasal dari Jawa, padahal dia merupakan asli dari tanah Ambon.

Baca Juga: Apakah Iuran BPJS Kesehatan yang Kita Bayar Setiap Bulannya Bisa Dicarikan? Simak Penjelasannya di Sini

Lompati 4 Angkatan Akpol

Diketahui Listyo Sigit merupakan lulusan Akpol '91. Kapolri, Listyo Sigit melompati empat angkatan di atasnya.

Pasalnya saat dilantik menjadi Kapolri, masih ada empat seniornya yang masih aktif berdinas baik di internal dan luar Polri.

Di antaranya yakni Akpol 87, 88, 89, dan 90.

Persisnya yang menjadi acuan adalah sosok Komjen Pol Arief Sulistyanto, Akpol 87 yang juga masuk dalam bursa calon Kapolri diajukan Kompolnas kepada Jokowi pada saat itu.

Total ada lima perwira polisi berpangkat Komjen yang diajukan Kompolnas. Kelima ini dianggap memenuhi syarat, profesionalitas, loyalitas, dan jam terbang.

Baca Juga: Tampar Keras Ferdy Sambo, Novel Bamukmin: Jangan Bohong Jujur Target Kamu Habib Rizieq Shihab

Mereka adalah:

- Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Gatot Eddy Pramono

- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar

- Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim), Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo

- Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat), Komjen Pol Arief Sulistyanto

- Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam), Komjen Pol Agus Andrianto

Sisihkan 12 Komjen

Disaat terpilihnya Listyo Sigit sebagai Kapolri usulan Presiden Jokowi secara otomatis juga menyisihkan perwira tertinggai di tubuh Polri alias berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen).

12 Komjen tersebut berdinas di internal dan luar Polri.

Baca Juga: Ini Dongeng Bahasa Sunda Pendek dan Singkat untuk Tugas Sekolah

Lalu ini nama-nama Komjen yang tak dipilih Jokowi untuk menjadi calon Kapolri, seperti yang pernah dirangkum Indonesia Police Watch (IPW):

1. Wakapolri Gatot Edi, alumni Akpol 88 A, kelahiran 28 Juni 1965, masa dinas 30 bulan lagi, dan pernah menjadi Kapolda Metro Jaya.

2. Irwasum Agung Budi, alumni Akpol 87, kelahiran 19 Februari 1965, masa dinas 26 bulan lagi, dan pernah menjadi Kapolda Jabar. Akpol 87 menjadi kendala mengingat Kapolri Idham Azis adalah juniornya di Akpol 88 A.

3. Kabaintelkam Rycko AD, alumni akpol 88 B, kelahiran 14 Agustus 1966, pernah menjadi Kapolda Sumut, Gubernur Akpol, dan Kapolda Jateng. Muncul pertanyaan, mungkinkah terjadi mantan ajudan Presiden SBY akan menjadi Kapolri era Jokowi.

4. Kabaharkam Agus Andriyanto, alumni Akpol 89, kelahiran 16 Februari 1967, pernah menjadi Kapolda Sumatera Utara.

5. Kalemdikpol Arief Sulistyanto, alumni akpol 87, kelahiran 24 Maret 1965, pernah menjadi Kapolda Kalbar, Deputi SDM, dan Kabareskrim. Akpol 87 menjadi kendala mengingat Kapolri Idham Azis adalah juniornya di Akpol 88 A.

6. Kepala BNPT Boy Rafli, alumni akpol 88 B, kelahiran 25 Maret 1965, pernah menjadi Kapolda Banten dan Kapolda Papua.

7. Kepala BNN Petrus Golose, alumni Akpol 88, pejabat baru di BNN menggantikan Komjen Heru Winarko yang pensiun Desember lalu.

8. Ketua KPK Firli Bahuri, alumni Akpol 90, lahir 8 November 1963, masa dinas tinggal setahun lagi, dan pernah menjadi Kapolda Sumsel.

9. Waka BSSN Dharma Porengkun alumni Akpol 88A lahir 12 Januari 1966, dan belum pernah menjadi Kapolda.

10. Sestama Lemhanas Didi Widjarnadi, alumni Akpol 86, kelahiran 14 Januari 1963, masa dinas tinggal 1,5 bulan lagi.

11. Sestama BIN Bambang Sunarwibowo, alumni akpol 88 B, lahir 24 Mei 1966, pernah menjadi Asrena, dan belum pernah menjadi Kapolda.

12. Irjen Depkumham Andal BR, alumni akpol 88 B, kelahiran 23 Juni 1866, pernah menjadi Kapolda Sultra, Maluku, dan Kapolda Kepri.

Baca Juga: Fakta Sebenarnya Agama Agnez Mo Sekarang, Benarkah Mualaf? Ini Buktinya

Harta Kekayaan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dikutip dari lama LHKPN:

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Listyo Sigit memiliki harta sebesar Rp8.314.735.000.

Jumlah kekayaan tersebut dilaporkan Listyo Sigit pada 11 Desember 2020, saat awal menjabat sebagai Kabareskrim Polri.

Harta Listyo Sigit terbagi ke sejumlah hal. Paling banyak adalah tanah dan bangunan yang totalnya mencapai Rp6,5 miliar.

Rinciannya, ia tercatat memiliki tanah dan bangunan di Kota Semarang senilai Rp1,65 miliar, di Kota Tangerang senilai Rp1 miliar, dan di Kota Jakarta Timur senilai Rp 3,5 miliar.

Meski hartanya miliaran rupiah, Listyo Sigit ternyata hanya memiliki satu mobil.

Di LHKPN, ia menuliskan hanya memiliki mobil Toyota Fortuner keluaran tahun 2018 senilai Rp320 juta.

Selain itu, ia memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp975 juta. Serta, Listyo Sigit mempunyai kas dan setara kas senilai Rp869.735.000.

Sebagai catatan, Listyo Sigit dalam laporan hartanya mencatat tidak memiliki utang.

Baca Juga: Pertemuan Ustadz Abdul Somad dengan Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Minta Tahnik untuk Anaknya

Ringkasan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo:

  • Nama lengkap: Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.
  • Tanggal lahir: 5 Mei 1969
  • Tempat lahir: Ambon
  • Umur: 53 tahun
  • Agama: Kristen
  • Zodiak: Taurus
  • Istri: Juliati Sapta Dewi Magdalena
  • Anak: 3 orang
  • Orang tua: Mayor Adm (Purn.) Sutrisno (ayah) dan Hendrina Hitijahebessy (ibu)

Perjalanan karier Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

  • Kepala Bagian Pengendalian Personel Biro Personel Polda Metro Jaya
  • Kepala Kepolisian Resor Pati (2009)
  • Kepala Kepolisian Resor Sukoharjo (2010)
  • Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Semarang
  • Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta (2011)
  • Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri (2012)
  • Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara (2013)
  • Ajudan Presiden RI (2014)
  • Kepala Kepolisian Daerah Banten (2016)
  • Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri (2018)
  • Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (2019)

Itulah biodata dan profil lengkap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.*** (Siti Nurjanah/TerasGorontalo.com)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sigit prabowo
# agama
# Kapolri Listyo Sigit Prabowo
# Brigadir J
# istri

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.