Final Closing! PKH dan BPNT September-Oktober Siap Cair KKS Rp150 Ribu-Rp500 Ribu Minggu Ini? Cek Update Terbaru SIKS-NG

Dua bansos reguler dicairkan kepada KPM yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin dan terdaftar di DTKS Kemensos.
Dua bansos reguler dicairkan kepada KPM yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin dan terdaftar di DTKS Kemensos.

AYOJAKARTA.COM - KPM PKH murni, BPNT murni, dan PKH+BPNT masih terus menantikan pencairan bansos reguler Kemensos.

Bansos PKH dan BPNT periode September-Oktober masih terus diproses untuk tahapan pencairannya melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara dan BSI.

Terpantau di SIKS-NG, pencairan bansos PKH dan BPNT periode September-Oktober sudah masuk tahapan final closing.

Pusdatin Kemensos masih terus memproses tahapan pencairan bansos PKH dan BPNT periode September-Oktober.

Kemensos menargetkan sasaran penerima bansos PKH dan BPNT periode September-Oktober mencapai 28,8 KPM

Rinciannya bansos PKH akan disalurkan kepada 10 juta KPM PKH murni dan KPM PKH+BPNT.

Sedangkan bansos BPNT disalurkan kepada 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH.

Sebagai informasi, Kemensos mengelola dua bansos reguler yang disalurkan setiap periode yaitu PKH dan BPNT.

Baca Juga: H-2 Pendaftaran Ditutup! Ini 14 Instansi CPNS 2024 Paling Sulit Ditembus, Pendaftar Capai 330 Ribu tapi Kuota Hanya 9 Ribu

Dua bansos reguler ini dicairkan kepada KPM yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin dan terdaftar di DTKS Kemensos.

KPM yang dinyatakan layak sebagai penerima bansos PKH dan BPNT melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara dan BSI akan menerima pencairan yang sesuai dengan kategori masing-masing.

Berikut nominal pencairan bansos PKH dan BPNT melalui KKS.

- Kategori anak SD sederajat Rp150 ribu

- Kategori anak SMP sederajat Rp250 ribu

- Kategori anak SMA, SMK Sederajat Rp334 ribu

- Kategori lansia usia 60 tahun ke atas Rp400 ribu

- Kategori penyandang disabilitas berat Rp400 ribu

- Kategori Ibu hamil Rp500 ribu

- Kategori anak usia dini (0-6 tahun) Rp500 ribu

- Kategori korban pelanggaran HAM berat Rp1,8 juta

Bansos BPNT yang dicairkan KKS sebesar Rp200 ribu per bulan. Jika langsung disalurkan dua bulan sekaligus maka dana bantuan yang diterima sebesar Rp400 ribu.

Lalu bagaimana progres tahapan pencairan bansos PKH dan BPNT periode September-Oktober via KKS?

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos, hari Rabu (4/9/24), update terbaru SIKS-NG untuk pencairan bansos PKH dan BPNT periode September-Oktober masih belum menunjukkan keterangan periode salur dan status SP2D.

Hingga saat ini, status periode salur bansos PKH dan BPNT masih untuk periode Juli-Agustus.

Berdasarkan hasil pemantauan pendamping sosial, untuk sekarang, Pusdatin masih melakukan tahapan verifikasi data penerima bansos dan penetapan calon penerima melalui final closing.

Tahapan final closing berarti Pusdatin sudah menetapkan nama penerima bansos PKH dan BPNT untuk periode mendatang sesuai dengan kategori yang dimiliki.

Baca Juga: Sidang PK Enam Terpidana Dimulai, Kuasa Hukum Keluarga Vina Mengaku Ikhlas Jika Pelaku Penyebab Kematian Vina-Eky Bebas!

Nantinya untuk proses lanjutan tahapan pencairan bansos PKH dan BPNT, Pusdatin akan melakukan verifikasi rekening.

Jika berhasil cek atau verifikasi rekening KPM, maka akan Pusdatin akan menerbitkan SPP (Surat Perintah Pencairan), kemudian SPM (Surat Perintah Membayar).

SPM akan terupdate di SIKS-NG dengan keterangan "Sudah SPM". Setelah itu, Pusdatin akan menerbitkan kembali SP2D atau data bayar yang berisi nama KPM yang resmi mendapatkan pencairan bansos PKH dan BPNT periode mendatang.

Setelah muncul keterangan "Sudah SP2D" di SIKS-NG, maka Pusdatin akan menerbitkan surat perintah pemindahan bukuan dari rekening Kemensos ke Perbankan tertunjuk (BNI, BRI, Mandiri, dan BSI khusus wilayah Provinsi Aceh) atau tahapan Standing Instruction/SI.

Status tahapan SI akan muncul di SIKS-NG dengan keterangan "Sudah SI".

Jika sudah muncul keterangan Sudah SI di SIKS-NG maka tidak lama dana bansos PKH dan BPNT periode pencairan mendatang akan segera ditransfer oleh pihak perbankan ke KKS masing-masing KPM.

KPM bisa menarik tunaikan saldo bantuan PKH atau BPNT yang diterima di KKS sesuai dengan kategori masing-masing di mesin ATM terdekat atau agen bank terdekat.

Baca Juga: Diminta Klarifikasi Terkait Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi, Ini Jawaban Ketua KPK Saat Ditanya Keberadaan Kaesang Pangarep

Jadi bisa diprediksikan bahwa pencairan bansos PKH dan BPNT periode mendatang akan dicairkan di akhir September atau awal Oktober 2024.

Bagi KPM yang ingi mengetahui progres pencairan bansos PKH dan BPNT periode September-Oktober maka bisa bertanya langsung kepada pendamping sosial.

Nantinya pendamping sosial akan mengecek status tahapan pencairan bansos PKH dan BPNT terbaru di SIKS-NG agar hasilnya akurat.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# cair
# cair
# PKH
# BPNT
# KKS

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.