Mengenal Budaya Carok dan Celurit, dari Simbol Perlawanan Terhadap Penjajah Belanda Menjadi Alat Pemecah-Belah

Carok tradisi di Madura | Masyarakat modern mengenal istilah Carok sebagai sebuah pertarungan dengan menggunakan senjata tajam jenis Celurit.
Carok tradisi di Madura | Masyarakat modern mengenal istilah Carok sebagai sebuah pertarungan dengan menggunakan senjata tajam jenis Celurit.

AYOJAKARTA.COM – Banyak orang mempercayai dan meyakini, bahwa Carok merupakan aktualisasi dari falsafah hidup Daripada putih mata lebih baik putih tulang.

Katembheng pote mata, angok pote tolang yang dipercaya melahirkan tradisi Carok masyarakat Madura memiliki arti lebih baik mati daripada dipermalukan.

Karenanya, Carok bagi kebanyakan masyarakat Madura memiliki makna mendalam yang sangat berkaitan erat dengan nilai-nilai kehormatan.

Masyarakat modern mengenal istilah Carok sebagai sebuah pertarungan dengan menggunakan senjata tajam jenis Celurit.

Berasal dari Bahasa Kawi, Carok yang berarti berkelahi bukan sekedar berarti aktivitas menunjukkan kebencian, tetapi memiliki makna yang lebih mendalam.

Carok yang memiliki arti berkelahi secara jantan seringkali dimaknai dengan arti berduel secara berani antara seseorang dengan orang lain demi kehormatan.

Budaya Carok yang kemudian diistilahkan dengan diCacar atau disabet dan diRorok atau di rajang atau dimutilasi, banyak ditemui di daerah Bangkalan, Sampang dan Pamekasan.

Baca Juga: Tak Terima Ditegur Lampu Motor Silau, Empat Orang Tewas dalam Duel Carok Maut di Bangkalan

Persoalan yang menyangkut kedudukan, perselingkuhan, perebutan harta serta dendam turun-temurun sering dijadikan alasan dilakukannya Carok.

Namun demikian, Carok sendiri ditempuh setelah upaya-upaya menuju perdamaian tidak bisa lagi dilakukan atau ditemukan.

Sehingga dengan carok, maka seluruh permasalahan yang terjadi antara individu atau keluarga atau sekelompok masyarakat terselesaikan secara tuntas.

Baca Juga: Ditanya Soal Keturunan Makassar, Mahfud MD: Saya Suka Kulinernya

Secara modern, istilah Carok memiliki keterikatan secara kultural dengan sosok Mandor Tebu di Pasuruan yang bernama Sakerah.

Pada abad ke 18, dimana dalam kesehariannya Sakerah selalu membawa celurit saat bekerja dan menjadi simbol perlawanan terhadap penjajah.

Sebelumnya, di era abad 12 hingga 17 istilah Carok sendiri masih belum ada atau diperkenalkan ke masyarakat luas.

Ketika itu, masyarakat di wilayah paling timur Pulau Jawa ini masih memiliki sejumlah persenjataan perang yang sama dengan daerah lainnya.

Keris, tombak, pedang, panah menjadi satu-satunya alat perang atau persenjataan diri yang bersifat kolosal atau bahkan individual.

Hal tersebut juga dapat dibuktikan dari penyerangan Fatahillah ke Batavia yang banyak melibatkan masyarakat Madura, dimana Celurit tidak ditemukan.

Celurit mulai ada dan menjadi senjata khas masyarakat Madura setelah Sakerah yang dianggap sebagai Pahlawan dihukum gantung.

Tidak berhenti sampai disitu, Belanda kemudian menggunakan Celurit sebagai alat untuk merusak citra baik Sakerah.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Lega Pelaku Pengancam Penembakan Anies Baswedan Sudah Ditangkap

Melalui politik adu domba, Belanda merekrut sejumlah jawara yang disebut Blatter untuk mengintimidasi masyarakat kecil dengan memperkenalkan kebiasaan Carok.

Celurit dan Carok yang semula menjadi simbol perlawanan penjajah, perlahan berubah menjadi bentuk arogansi dan keangkuhan para jawara bayaran orang Belanda.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Celurit
# Carok
# Madura
# Budaya

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.