9 Kesalahan Fatal Penyebab Gagal Lolos SNBP 2024, Dianggap Sepele Tapi Sering Dilakukan Calon Maba

Ilustrasi Peserta SNBP 2024
Ilustrasi Peserta SNBP 2024

AYOJAKARTA.COM – Calon mahasiswa yang ingin mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2024 wajib simak informasi penting berikut ini.

Informasi penting kali ini terkait dengan berbagai kesalahan fatal yang dapat menyebabkan calon mahasiswa gagal di SNBP 2024.

Beberapa dari kesalahan ini dianggap sepele sehingga kerap diabaikan namun ternyata memberi dampak yang cukup fatal bagi peserta.

Diinformasikan TikTok @ptn2024info pada (28/12/2023), berikut sembilan kesalahan fatal yang bisa menyebabkan gagal SNBP 2024.

Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2024 Segera Dibuka! 4 Tahapan Seleksi Ini Harus Jadi Perhatian

1. KURANG TELITI SAAT ISI DATA

Tahap pendaftaran SNBP tidak hanya dilakukan siswa tetapi juga melibatkan pihak sekolah.

Sebab itu, peserta didik dan pihak sekolah harus terus berkoordinasi agar tak terjadi kesalahan khususnya saat pengisian data.

Jangan menyerahkan seluruh proses kepada pihak sekolah, tetapi peserta didik juga harus mencari tahu informasi terkait dokumen apa saja yang diperlukan untuk pendaftaran SNBP 2024.

2. MENGABAIKAN INFORMASI RESMI

Hal berikutnya yang kerap dilakukan adalah mengabaikan informasi resmi yang berkaitan dengan proses pendaftaran SNBP 2024.

Pastikan peserta didik membaca atau mencari informasi resmi dari laman maupun media sosial SNPMB dan jangan hanya terpaku pada informasi dari guru atau teman.

Baca Juga: Segini Jumlah Kuota Pendaftaran Mahasiswa Baru di 8 Sekolah Kedinasan 2024, POLTEKIP dan POLTEKIM Berapa?

3.FOTO TIDAK SESUAI

Kesalahan format foto ketika mendaftar SNBP juga sering dilakukan peserta didik pada saat mendaftar.

Pastikan ketika ada ketentuan dari SNPMB untuk mengunggah foto normal maka peserta didik wajib mengikuti dan bukan foto selfie.

Perhatikan juga ketentuan warna latar belakang foto, hal ini wajib karena foto pendaftaraan akan digunakan sebagai identitas saat verifikasi nilai SNBP atau kelulusan.

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah dengan Peminat Terbanyak di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Jadi Rekomendasi SNBT 2024

4. PORTOFOLIO TIDAK SEMPURNA

Ada beberapa jurusan yang tidak hanya mensyaratkan nilai rapor, tetapi ada juga yang punya ketentuan harus melampirkan portofolio seperti jurusan Seni dan Olahraga.

Jadi pastikan peserta didik tidak asal-asalan dalam membuat dan menyiapkan portofolio apalagi tidak sesuai dengan jurusan yang dipilih.

Pahami juga portofolio yang ditetapkan oleh masing-masing jurusan agar tak ada kesalahan.

Baca Juga: Fakta Psikologi: 6 Alasan Kenapa Kamu Tidak Merasa Bahagia, Salah Satunya Terlalu Banyak Berekspektasi

5. TIDAK MELAKUKAN ANALISIS NILAI RAPOR

Sangat penting bagi peserta didik melakukan analisis terhadap nilai rapor bertujuan untuk memprediksi peluang lolos.

Apabila nilai rapor konsisten naik dengan nilai rata-rata tinggi, maka peserta didik ada kesempatan untuk memilih jurusan favorit dengan keketatan yang tinggi.

Sebaliknya jika nilai rapor peserta didik standar, maka sebaiknya memilih jurusan dengan persaingan yang aman atau sepi peminat agar peluang lolos lebih besar.

6. TIDAK MELAMPIRKAN SERTIFIKAT DAN PRESTASI

Kesalahan fatal berikutnya adalah peserta didik tak melampirkan sertifikat maupun prestasi yang dimiliki saat mendaftar SNBP 2024.

Padahal sertifikat prestasi ini jadi pertimbangan untuk bisa menambah nilai di SNBP 2024, namun pastikan melampirkan sertifikat sesuai ketentuan.

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di Universitas Padjadjaran (UNPAD), Lolos SNBP 2024 Auto Gampang

7. ASAL PILIH JURUSAN

Pilihlah jurusan yang sesuai dengan bakat serta minat, jangan pilih jurusan karena mengikuti teman atau disuruh guru maupun orang tua.

Setelah yakin, selanjutnya pertimbangkan daya tampung serta keketatan dari jurusan tersebut.

Jika peserta didik tak memiliki nilai rapor yang cukup bagus, carilah alternatif jurusan lain yang sesuai dengan nilai rapor tersebut.

Baca Juga: Ingin Lolos SNBP ITS 2024? Ini Nilai Rata-rata Rapor Prodi SAINTEK di ITS, Ada yang di Atas 84

8. DAFTAR MEPET WAKTU

Mendaftar saat mendekati batas waktu pendaftaran akan membuat peserta didik panik dan terburu-buru.

Sehingga sangat berpotensi menyebabkan terjadinya kesalahan ketika pengisian data pendaftaran SNBP 2024.

Belum lagi jika terjadi server down lantaran banyak sekali yang mengakses website saat mendekati batas waktu pendaftaran.

9. PERCAYA DIRI BERLEBIHAN

Kesalahan fatal terakhir adalah terlalu percaya diri sehingga peserta didik tak mempersiapkan diri menghadapi UTBK SNBT.

Percaya diri boleh saja, akan tetapi jangan sampai fokus teralihkan dan justru sibuk menunggu pengumuman SNBP sampai lupa belajar untuk menghadapi UTBK SNBT.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# SNBP 2024
# Kesalahan
# Maba
# SNPMB
# SNBT
# UTBK
# lolos
# gagal

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.