AYOJAKARTA.COM – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sepakat dengan kubu Ganjar-Mahfud soal penyaluran bantuan sosial (bansos).
Cak Imin setuju jika nantinya penyaluran bansos ditunda hingga pemilihan umum (Pemilu) berakhir.
Hal ini dilakukan guna mencegah penyaluran bansos yang ditunggangi pihak-pihak berkepentingan dalam Pemilu 2024.
“Lebih baik kita tunda pemberian bansos sampai Pemilu, tetapi penyalurannya sudah dipastikan kepada para penduduk,” ujar Cak Imin, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Rabu, 3 Januari 2024.
Baca Juga: Cak Imin Nilai Proses Pemilu yang Tidak Normal, Singgung Anak Presiden Sebagai Kontestan
“Jatah bansos tetap diberikan tetapi proses penerimaannya supaya tidak ada yang numpang, ditunda,” sambungnya.
Cawapres nomor urut 1 ini menegaskan bahwa pemberian bansos tetap akan diberikan kepada masyarakat.
Namun hanya waktu pelaksanaannya saja yang ditunda hingga pelaksanaan Pemilu 2024 selesai.
“Tapi ini diberikan, jangan salah paham ini hanya penundaan waktu supaya tidak ditumpangi oleh kepentingan Pemilu,” sambungnya.
Baca Juga: Agar Tak Rugikan Kandidat Pilpres 2024, Cak Imin Setuju Penundaan Penyaluran Bansos
Cawapres pendamping Anies Baswedan dalam kontestasi Pilpres 2024 ini mengatakan tidak masalah jika bansos tetap disalurkan dengan jaminan tidak ditumpangi politik.
Dirinya pun menegaskan bahwa dana bansos yang diberikan kepada rakyat bukanlah uang pribadi presiden, menteri, maupun uang calon presiden melainkan uang dari rakyat untuk rakyat.
“Bisa dilaksanakan tanpa ditumpangi oleh pasangan calon silakan dilanjutkan, yang penting jaminan tidak ada yang menumpangi dari pasangan calon,” ujar Muhaimin Iskandar.
“Karena bansos ini uang rakyat ya bukan uang presiden, bukan uang menteri, apalagi uang calon presiden. Bansos uang rakyat yang disahkan oleh DPR,” sambungnya.
Cak Imin menyatakan bahwa dirinya mengoreksi pernyataan soal bansos yang disampaikan oleh Menteri Perdagangan RI yang juga sebagai Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan alias Zulhas.
“Jadi kita mengoreksi pernyataan Pak Zul bahwa itu uang presiden, bukan. Itu uang hasil pembicaraan pemerintah dengan DPR, jadi uang bansos adalah uang APBN bukan uang seseorang,” ungkapnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud yang mengusulkan agar penyaluran bansos ditunda untuk sementara.
TPN Ganjar-Mahfud juga sebelumnya meminta kepada pemerintah agar menunda penyaluran bansos hingga kontestasi Pemilu 2024 selesai.
Kubu capres-cawapres nomor urut 3 ini menilai hal ini harus dilakukan untuk menghindari adanya kecurigaan menguntungkan terhadap pasangan capres dan cawapres tertentu.***

Share this article
Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sepakat dengan kubu Ganjar-Mahfud soal penyaluran bantuan sosial (bansos).