AYOJAKARTA.COM - Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang tentu hal yang biasa terjadi beberapa polemik di tengah-tengah masyarakat.
Dan kali ini, terjadi pada sejumlah angkutan kota (angkot) di Serang, Banten, dimana banyak mobil yang memasang stiker bergambarkan Capres dan Cawapres dari Koalisi PDIP.
Diketahui capres dan cawapres dari Koalisi PDIP yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dimana pada Pilpres 2024 ini mendapatkan nomor urut 3.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Pastikan akan Lanjutkan Proyek Pembangunan IKN: Hukumnya Wajib untuk Melaksanakan
Dikutip ayojakarta.com melalui laman suara.com, di Kota Serang, Banten terlihat beberapa angkot yang terpasang stiker bergambarkan pasangan Ganjar-Mahfud di bagian kaca belakang.
Menariknya, beberapa supir angkot yang memasang stiker Ganjar-Mahfud di mobilnya mengaku terpaksa.
Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu sopir angkot bernama Haji Edi, warga Ciomas, Kabupaten Serang.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Kampanye di Palu, Bicara Soal Pemerataan Ekonomi
Edi sendiri mengaku terpaksa memasang poster pasangan Ganjar-Mahfud lantaran dirinya membutuhkan uang tambahan.
Padahal Edi sendiri mengaku mempunyai pilihan capres dan cawapres lain yang bakal didukung nantinya pada Pilpres 2024 mendatang.
"Kalau dukung sih saya ke yang lain, tapi kalau ini kan dikasih duit, jadi lumayan lah buat nambah-nambah beli bensin," ucap Haji Edi.
Disamping itu pula, Edi menjadi sopir angkot mengeluh lantaran sepinya penumpang sehingga harus menerima uang yang ditawarkan kepadanya.
Adapun besaran uang yang diterima supir Angkot tersebut yakni Rp100 ribu yang diberikan dari tim kampanye Ganjar-Mahfud.
"Namanya supir mah namanya juga di jalan nyari nafkah, jadi mau aja kalau ada buat nambah beli bensin, urusan milih kan pribadi. Ini mereka ngasih Rp100 ribu (pasang stiker Ganjar - Mahfud). Tapi ini enggak di waktu, ga ngomong orangnya sampe kapan dipasangnya," ungkap Haji Edi.
Tak hanya Haji Edi, hal serupa juga dialami oleh Imi, warga Tunjung, Kabupaten Serang yang juga mengaku didatangi seseorang yang diduga Tim Kampanye Ganjar-Mahfud.
Imi didatangi seseorang yang mana menyuruhnya memasang stiker bergambar Ganjar-Mahfud di kaca belakang kendaraannya sejak Selasa, 28 November 2023 lalu.
Namun, hal ini bukan menjadi masalah bagi Imi, lantaran dirinya juga belum menentukan sosok capres-cawapres mana yang akan dipilih nantinya, apalagi jika diberikan uang.
"Kalau pilihan sih belum, belum menentukan pilihan, gimana nanti aja. Ini baru pasang (stiker) 2-3 hari lah, ada yang minta pasang yaudah pasang, mereka bayar," jawab Imi.
"Kemarin itu mereka cuma ngasih Rp150 ribu, tapi ga tau sampai kapan, palingan 2 mingguan, lumayan buat beli bensin, apalagi narik lagi sepi," lanjut Imi.
Baca Juga: 3 Misi Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Bidang Politik Luar Negeri Bebas Aktif, Dukung Palestina?
Disamping itu, ada juga beberapa supir angkot yang tidak memasang stiker bergambarkan Ganjar-Mahfud, lantaran belum menerima tawaran dari yang bersangkutan.
Salah satunya adalah Sukri, warga Pabuaran, Kabupaten Serang, namun dirinya mengaku akan memasang stiker bergambar pasangan Ganjar-Mahfud bila ditawarkan, apalagi dirinya sedang membutuhkan uang tambahan.
"Saya enggak (pasang) karena jarang narik juga, belum ada tawaran ke saya. (Kalau ditawarin) ya mau, ga apa-apa siapa juga mau capres, mau caleg juga siap aja, kita kan butuh uang tambahan ini," ucap Sukri.***

Share this article
Heboh pengakuan supir angkot dibayar Rp100 ribu untuk pasang stiket pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di mobilnya.