AYOJAKARTA.COM - Calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto, mengungkapkan kebahagiannya saat kembali ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pembina Induk Koperasi Unit Desa (Inkud).
Bagi Prabowo Subianto, posisi Pembina Inkud jauh lebih memuaskan daripada jabatan-jabatan bergengsi yang pernah diembannya.
"Saya pernah jadi Komandan Jenderal Kopassus, Panglima Kostrad, ketua ini, ketua itu, (tapi) salah satu saya paling bahagia (adalah menjadi) Ketua Dewan Pembina Induk Koperasi Unit Desa," ucap Prabowo Subianto, dikutip Ayojakarta.com dari Republika, pada Minggu, 5 November 2023.
Baca Juga: Pengamat Politik: Pola Komunikasi Prabowo Subianto Lebih Cair dan Menguntungkan di Pilpres 2024
Dalam kesempatan tersebut, mantan Dansesko ABRI itu merasa disayangi oleh masyarakat desa.
Oleh karena itu, Prabowo tidak memperdulikan komentar negatif dari elit politik terhadap dirinya.
"Biar banyak orang elite menjelek-jelekkan Prabowo, yang penting rakyat desa cinta sama Prabowo Subianto," ucapnya.
Baca Juga: Raih Simpati Rakyat Kecil, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Tebar 8 Program Terbaik, Apa Saja?
Prabowo juga mengakui bahwa dia tak terlalu memusingkan cacian yang dilontarkan oleh para elit politik di Jakarta.
Ia menegaskan bahwa prioritasnya adalah memberikan loyalitas kepada rakyat di pedesaan.
"Lebih baik saya dicintai oleh rakyat dan saya dihina oleh mereka mereka itu, saya nggak ada urusan. Saya lebih baik saya setia kepada rakyat saya di desa-desa," lanjutnya.
Pada saat yang sama, Prabowo menyinggung bahwa dirinya telah merancang sebuah masterplan atau rencana besar untuk mendorong Indonesia menuju kemajuan.
Rencana itu disusun bersama tim Presiden Jokowi.
"Saya bersama tim, bersama tim Bapak Joko Widodo, bersama tim dari koalisi yang besar, kita sudah menyusun suatu cetak biru, suatu roadmap, suatu masterplan, yang menurut saya ini adalah jalan menuju kebangkitan bangsa Indonesia," ucapnya.
Prabowo optimis bahwa dia mampu menangani permasalahan besar yang dihadapi oleh bangsa.
Dia berjanji akan memperbaiki aspek-aspek yang memerlukan perhatian, termasuk mengatasi kemiskinan dan masalah gizi buruk di Indonesia apabila terpilih sebagai presiden pada 2024.
"Tidak boleh ada ibu dan anak Indonesia yang kurang gizi. Tidak boleh ada stunting di Indonesia, dan itu akan mampu kita laksanakan," ucap menteri pertahanan tersebut.
Momen tersebut menandai pertama kalinya Prabowo mengungkapkan keterlibatan Jokowi dalam pencalonannya.
Sebelumnya, Prabowo hanya menyebut koalisi partai pendukungnya sebagai 'Tim Jokowi'.
Lebih jelas, Prabowo semakin terbuka tentang peran Jokowi setelah putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, diumumkan sebagai cawapres yang mendampinginya.
Prabowo dan Gibran telah didaftarkan sebagai pasangan capres-cawapres Pilpres 2024 ke KPU RI.
Prabowo menyatakan bahwa Jokowi memberikan restu dan doa untuk langkah politik Gibran.
Pada acara tersebut, Inkud mendeklarasikan dukungan mereka untuk pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran.
Pengurus KUD dan jaringan KUD di seluruh Indonesia siap bekerja untuk memenangkan Prabowo dalam Pilpres 2024.***

Share this article
Capres 2024 Prabowo Subianto mengaku tidak memperdulikan komentar negatif dari elit politik terhadap dirinya.