AYOJAKARTA.COM — Badan Advokasi Hukum DPW Partai NasDem Sumatera Utara (Sumut) telah mengirimkan somasi kepada Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA terkait hasil survei yang mereka anggap tidak akurat.
Survei tersebut menyebutkan bahwa elektabilitas bakal calon presiden Anies Baswedan di Sumatera Utara hanya sekitar lima persen.
Iskandar ST, Ketua DPW NasDem Sumut, mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap hasil survei LSI yang menyajikan angka elektabilitas Anies Baswedan sebesar lima persen, dikutip dari sumatera.suara.com.
Iskandar ST menyatakan keberatannya terhadap hasil survei tersebut pada Senin, 9 Oktober 2023.
Menurut hasil survei LSI, elektabilitas Ganjar mencapai 65 persen, Prabowo Subianto 30 persen, sementara Anies Baswedan hanya mencapai 5 persen.
Iskandar ST menyatakan keinginan untuk memeriksa hasil survei tersebut karena mereka menemukan beberapa kejanggalan.
Iskandar ST juga menyatakan bahwa hasil survei tersebut tidak sesuai dengan realitas dan fakta lapangan yang mereka temui.
Dia menekankan bahwa Sumatera Utara adalah provinsi yang heterogen, dengan keberagaman suku, agama, ras, golongan, dan budaya.
Oleh karena itu, menurutnya, tidak ada bakal calon presiden yang secara signifikan unggul atau sangat rendah di provinsi tersebut.
Elektabilitas Anies Baswedan yang masih berada di bawah, tergambar juga dari hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Nasional (LSN).
LSN merilis hasil survei mengenai elektabilitas calon presiden 2024 dalam periode 10-17 September 2023. Survei ini melibatkan 1.210 responden dengan margin of error sekitar +-2,8 persen.
Berdasarkan hasil survei, Prabowo Subianto tetap memimpin atas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Baca Juga: Usai Gandeng Cak Imin, Elektabilitas Anies Baswedan di Pilpres 2024 Berpotensi Terus Naik
Dalam simulasi dengan tiga nama calon presiden, survei menghasilkan data sebagai berikut: Prabowo: 36,3 persen, Ganjar: 32,4 persen, dan Anies: 20 persen.***

Share this article
Partai NasDem telah mengirimkan somasi kepada LSI Denny JA terkait hasil survei elektabilitas Anies Baswedan.