AHY Akan Umumkan Koalisi Baru dan Minta Kader Demokrat Bersiap, Siapa Saja Pengusungnya?

AHY Akan Umumkan Koalisi Baru dan Minta Kader Demokrat Bersiap, Siapa Saja Pengusungnya?
AHY Akan Umumkan Koalisi Baru dan Minta Kader Demokrat Bersiap, Siapa Saja Pengusungnya?

AYOJAKARTA.COM -- Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, partainya sedang bersiap mengumumkan koalisi yang baru.

Hal itu ia sampaikan setelah Demokrat keluar dari Koalisi Perubahan.

Meski belum bisa menyampaikan informasinya secara lebih lengkap, tapi AHY memberikan pujian kepada koalisi baru yang sedang dijajaki Demokrat tersebut.

Baca Juga: Ungkap Kepribadian dan Karakter Seseorang, Berdasarkan Bentuk Kaki yang Dimilikinya

Sikap AHY ini sekaligus menegaskan pernyataan Demokrat yang tidak akan kembali ke Koalisi Perubahan.

"Kita sedang fokus membangun kerja sama baru. Belum bisa diungkap detailnya, tapi Alhamdulillah suasananya setara dan saling menghargai," jelas AHY dalam bimtek yang digelar untuk caleg-caleg Demokrat, Rabu 13 September 2023.

Dalam pertemuan tersebut AHY mengajak kadernya fokus ke depan dan mempersiapkan diri untuk menyambut poros baru untuk Pilpres 2024.

Ia berharap, keputusan sikap Demokrat bisa segera disampaikan ke publik.

"Mudah-mudahan bisa ada keputusan segera mengingat pendaftaran capres dan cawapres tinggal lebih kurang satu bulan lagi," jelas AHY.

Baca Juga: Link dan Formasi CPNS Kementerian Perhubungan 2023, SMA sampai Sarjana Boleh Melamar

Pada kesempatan tersebut, AHY menegaskan pentingnya agar para kader Partai Demokrat terus menerima aspirasi rakyat, menjaga solidaritas, dan patuh terhadap keputusan partai. Terutama, pentingnya patuh terhadap keputusan yang dikeluarkan oleh Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat.

Kepala Badan Doktrinasi, Pendidikan, dan Latihan DPP Partai Demokrat, Iwan Rinaldo Syarief berharap bahwa acara bimbingan teknis (bimtek) ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi semata, melainkan juga menjadi sarana untuk memperkuat konsolidasi internal Partai Demokrat.

"Saya berharap bahwa kegiatan bimtek ini dapat menjadi platform untuk menjalin hubungan sosial dan memperkuat konsolidasi antara calon legislatif (caleg) dan kader-kader Partai Demokrat," kata Iwan.

Selama acara bimtek tersebut, AHY turut hadir bersama dengan Sekjen Teuku Riefky Harsya, Bendahara Umum Renville Antonio, dan beberapa pengurus lainnya. Acara ini dihadiri oleh ribuan caleg dan kader Partai Demokrat.

Baca Juga: Gambar yang Pertama Kamu Lihat Kuda atau Katak? Terungkap Sisi Positif Kepribadian Anda!

Ogah Jadi Gelandangan Politik

Dalam berita sebelumnya di Ayojakarta.com, pertanyaan mengenai arah langkah AHY setelah "ditinggalkan" Anies Baswedan mencuat.

Apakah AHY akan bergabung dengan koalisi Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto, atau mungkin malah berisiko menjadi "gelandangan politik"?

Pengamat politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro, memiliki pandangan tersendiri mengenai situasi ini.

Menurutnya, Partai Demokrat pasti akan melakukan perhitungan politik yang sangat hati-hati dalam menentukan langkah selanjutnya.

Siti Zuhro menjelaskan bahwa Partai Demokrat memiliki dua opsi utama. Pertama, mereka bisa bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju untuk mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Kedua, mereka bisa memilih untuk mendukung Ganjar Pranowo.

Dari sudut pandang publik, menurut Siti Zuhro, opsi bergabung dengan Partai Gerindra yang dipimpin oleh Prabowo Subianto merupakan pilihan yang masuk akal dan dapat diterima oleh masyarakat. Pendapat ini disampaikannya saat berbicara di Jakarta pada Minggu (10/9/2023).

Baca Juga: Cara Menghapus Sampah Tersembunyi HP Android Menggunakan File Manager, Yuk Simak

Siti Zuhro juga menjelaskan bahwa Partai Demokrat telah melakukan perhitungan politik yang matang terkait pilihan koalisi yang akan diambil. Keputusan ini seringkali dipengaruhi oleh hubungan yang baik antara ketua umum masing-masing partai, yang sangat penting agar koalisi dapat berhasil terbentuk.

Selain itu, ia juga mencatat bahwa meskipun ada kemungkinan Partai Demokrat mendekati Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), proses komunikasi politik dan penyesuaian akan memerlukan waktu.

Sebaliknya, jika Demokrat memilih untuk bergabung dengan Partai Gerindra, komunikasi politik dan penyesuaian akan lebih lancar karena keduanya telah memiliki pengalaman berkoalisi dalam pemilihan umum sebelumnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Demokrat
# Koalisi
# AHY
# baru

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.