Duet Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar Dianggap Pasangan Intoleran, Penghargaan ini Jadi Sanggahan

Duet Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar Dianggap sebagai Pasangan Intoleran, Penghargaan ini Jadi Sanggahan
Duet Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar Dianggap sebagai Pasangan Intoleran, Penghargaan ini Jadi Sanggahan

AYOJAKARTS.COM – Sejak deklarasi pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar terselenggara, dinamika politik kian terasa.

Selain pemanggilan KPK terhadap Muhaimin Iskandar sehari sebelum deklarasi, dua hari berselang giliran Anies Baswedan yang menjadi sorotan.

Duet pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang berbuntut mundurnya Partai Demokrat dari Koalisi Perubahan, juga mendapat banyak tanggapan.

Baca Juga: Gambar yang Pertama Kamu Lihat Kuda atau Katak? Terungkap Sisi Positif Kepribadian Anda!

Masuknya Partai Kebangkitan Bangsa yang diharapkan mendapat dukungan dari Jawa Timur, disikapi Ketua Umum PBNU dengan memberikan pernyataan.

Dalam pernyataannya, Yahya Cholil Staquf mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengedepankan nilai dan semangat persatuan.

Sehingga para Aktor Politik perlu benar-benar memahami dan menyadari kapasitas yang dimilikinya terhadap pemilih.

“Kalau ada Aktor yang main rusak-rusakan ya jangan dipilih, menurut saya ya harus begitu,” ujar Gus Yahya.

Karenanya, perbedaan pilihan dalam pelaksanaan Pemilu perlu disikapi sebagai sebuah proses dari demokrasi yang tidak perlu dibela secara berlebihan.

Baca Juga: Jelaskan Sejarah Indonesia ke Mahasiswa, Anies Baswedan Dikritik Sejarawan: Salah Maning Son

“Ini bukan soal hidup-mati, ini bukan perang Sabil, ini bukan soal memilih Imam Mahdi, hanya prosedur saja,” imbuhnya.

Selain pernyataan Ketua PBNU yang menegaskan pentingnya menghargai perbedaan, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga memberi pernyataan.

Menurut Gus Yaqut sebelum memilih pasangan capres dan cawapres, pemilih perlu memperhatikan secara mendalam rekam jejak setiap calon Presiden.

“Saya berpesan agar nanti ketika memilih calon presiden dan wakil presiden, di check betul rekam jejaknya, jangan asal milih,” ujar Gus Yaqut.

Gus Yaqut menambahkan, salah satu hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memilih capres-cawapres adalah kontribusinya terhadap persatuan.

Baca Juga: Dibuka 572.496 Formasi CPNS 2023, Inilah 10 Intansi Paling Sepi Peminat, Ada yang Cuma 43 Pelamar!

“Harus di check betul, pernah nggak calon pemimpin kita, calon presiden kita ini memecah belah umat, kalau punya jejak memecah belah umat, jangan dipilih,” imbuhnya.

Disamping mengingatkan pemilih untuk tidak memilih capres pemecah belah umat, Gus Yaqut juga mewaspadai kemungkinan adanya isu agama dalam politik.

“Kalau agama diperalat untuk merebut kekuasaan, jangan dipilih, agama seharusnya melindungi kepentingan seluruh umat,” jelas Gus Yaqut.

Terkait dengan adanya anggapan yang menyebut bahwa pernyataan tersebut ditujukan untuk Anies, hal tersebut ditepis oleh Anies.

Menurut Anies, pernyataan yang datang dari kedua tokoh penting tersebut merupakan hal penting yang pantas untuk didukung.

Baca Juga: 7 Cara Hilangkan Iklan di Ponsel, Bisa Digunakan di Semua Tipe HP

Upaya mempersatukan perbedaan dan mencegah konflik di tengah umat dalam bingkai kebhinekaan, merupakan salah satu prestasi Anies saat memimpin DKI Jakarta.

“Karena itu Kementerian Agama memberikan kepada kita itu Harmony Award kepada Jakarta, karena harmonis,” pungkas Anies.

Demikian seperti dikutip Ayojakarta.com pada Sabtu, 9 September 2023 dari kanal Youtube Kompas TV.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Cawapres
# Capres
# muhaimin iskandar
# Anies Baswedan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.