Anies Baswedan: Kalau Ada yang Mengatakan Mas AHY Kurang Pengalaman? Iya Betul, Tapi...

Anies Baswedan
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM - Anies Baswedan menjadi bahan pemberitaan utama setelah secara mengejutkan mengumumkan menggandeng Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk menjadi calon wakil presidennya.

Anies Baswedan sebelumnya sudah menyatakan akan menggandeng Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai wakilnya. Bahkan dia menyatakan maksudnya itu secara tertulis dalam sebuah surat tulisan tangan yang fotonya beredar luas di media sosial.

Keputusan Anies Baswedan memilih Cak Imin yang didorong Partai NasDem membuat pendukung AHY murka. Mereka mencap Anies sebagai pengkhianat dan pengecut. Demokrat pun hengkang dari Koalisi Perubahan.

Baca Juga: Gambar yang Pertama Kamu Lihat Kuda atau Katak? Terungkap Sisi Positif Kepribadian Anda!

Dalam talkshow di channel YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Anies mengatakan AHY memang kurang pengalaman dalam dunia politik.

"Perlu saya sampaikan, mas AHY ini pribadi yang hebat memiliki kemampuan belajar yang cepat. He is fast learner, he is very smart, extremely smart," katanya, dikutip Jumat, 8 September 2023.

"Tapi kalo ada mengatakan Pak AHY ini belum punya pengalaman, ya betul. Tetapi beliau cepat sekali belajar bahkan memimpin partai pun yang relatif baru itu punya kemampuan belajar yang luar biasa," lanjut Anies.

Karir Politik AHY

AHY memulai karir politiknya sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta pada pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2017. Ia diusung oleh koalisi 4 partai politik yakni Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN) dan berpasangan dengan Sylviana Murni.

Baca Juga: Jelaskan Sejarah Indonesia ke Mahasiswa, Anies Baswedan Dikritik Sejarawan: Salah Maning Son

Pasangan Agus-Sylvi menantang pasangan Cagub petahana Basuki Tjahja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) dan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi). Agus-Sylvi mendapatkan nomor urut 1, Ahok-Djarot mendapatkan nomor urut 2, dan Anies-Sandi mendapatkan nomor urut 3.

Agus-Sylvi tersisih di putaran pertama dengan mengantongi 17,06 persen suara. Sementara Ahok-Djarot (42,99%) dan Anies-Sandi (39,95%).

Berbekal pengalaman di kontestasi pilgub DKI Jakarta, pada 17 Februari 2018, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengukuhkan AHY sebagai Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019.

AHY dipercaya memimpin upaya pemenangan Partai Demokrat pada Pemilukada 2018 dan Pemilu Legislatif 2019.

Baca Juga: Dibuka 572.496 Formasi CPNS 2023, Inilah 10 Intansi Paling Sepi Peminat, Ada yang Cuma 43 Pelamar!

Karir politiknya di Partai Demokrat semakin memuncak setelah ia ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat pada Oktober 2019.

Hanya berselang kurang lebih satu tahun, pada tanggal 15 Maret 2020 AHY terpilih secara aklamasi oleh seluruh peserta Kongres ke V Partai Demokrat di JCC Senayan, Jakarta, sebagai Ketua Umum Partai Demokrat menggantikan SBY periode 2020-2025. Dukungan tersebut ia dapatkan dari 34 provinsi dan 514 Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia.

Pisah dengan Anies, Kemana AHY Akan Berlabuh?

Setelah pisah dengan Anies Baswedan dan koalisinya, AHY mau tak mau harus bergabung dengan koalisi lainnya jika tak mau jadi gelandangan politik.

Saat ini pilihannya hanya ada dua. Bergabung dengan capres Ganjar atau Prabowo. Terlebih Ganjar dan Prabowo belum memutuskan siapa wakilnya.

Baca Juga: 7 Cara Hilangkan Iklan di Ponsel, Bisa Digunakan di Semua Tipe HP

Dalam konteks politik yang berubah-ubah, beberapa tokoh yang dianggap potensial untuk menjadi pendamping Ganjar termasuk Sandiaga Uno, AHY, Ridwan Kamil, dan Erick Thohir.

Namun, kemungkinan AHY untuk mendampingi Ganjar tampaknya sulit karena adanya "ketidakharmonisan" sebelumnya antara ketua umum PDIP, Megawati, dengan SBY.

Walau begitu, Puan Maharani, putri Megawati, memiliki hubungan yang lebih baik dengan AHY. Hal ini bisa menjadi indikasi bahwa PDIP masih membuka peluang untuk menerima Partai Demokrat dalam aliansinya.

Sementara itu, Koalisi Indonesia Maju yang dipimpin oleh Partai Gerindra tidak menutup pintu bagi Partai Demokrat. Beberapa tokoh utama dari Gerindra, seperti Dasco Ahmad dan Fadli Zon, secara tegas menyatakan kesiapannya untuk menerima siapa saja yang mendukung Prabowo.

Walaupun pintu terbuka, namun sulit bagi AHY untuk menjadi pendamping Prabowo. Berdasarkan hasil survei yang menunjukkan bahwa AHY tidak dianggap sebagai sosok yang paling cocok untuk mendampingi Prabowo.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Jumlah Gambar Anjing yang Kamu Lihat Menunjukan Seberapa Dalam Pemikiranmu, Dewasakah?

Dalam survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI), Erick Thohir justru mendapat tingkat elektabilitas tertinggi sekitar 15,9 persen. Sementara AHY berada di posisi kedua dengan elektabilitas sekitar 12,1 persen. Sedangkan nama Mahfud MD menempati posisi ketiga dengan elektabilitas sekitar 9,9 persen.

Peristiwa-peristiwa politik sebelum Pemilihan Presiden 2019 juga menjadi catatan yang mungkin mempengaruhi peluang AHY.

Ketika mendekati waktu pendaftaran, Prabowo memilih untuk berpasangan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno, sebagai calon Wakil Presiden dalam Pemilu 2019, meninggalkan AHY di luar. Dengan demikian, melihat kondisi terkini, AHY dihadapkan pada tantangan berat untuk memperoleh posisi sebagai calon wakil presiden.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# AHY
# pengalaman
# Anies Baswedan
# Politik

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.