AYOJAKARTA.COM - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara soal duet Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
SBY sendiri mengaku tidak menyangka, dan merasa sikap Anies Baswedan yang menjadikan Cak Imin menjadi Cawapres sudah kelewatan.
“Saya tidak menyangka kalau tindakan itu sejuah ini menurut saya melebihi batas kepatutan moral dan etika dalam politik,” kata SBY seperti yang dikutip dari YouTube Kompastv.
Sebelum akhirnya dikhianati oleh Anies Baswedan, SBY mengaku bahwa dirinya sempat mendapatkan peringatan dari orang dekatnya.
“Sebenarnya beberapa teman sudah mengingatkan saya agak lama baik dari kalangan kader Demokrat maupun luar Demokrat gini “Pak SBY benar-benar percaya kepada orang-orang itu?” saya jawab dengan prasangka yang baik saya percaya,” ucapnya.
“teman itu mengatakan “ya silahkan saja dilihat nanti yang penting saya sudah mengingatkan”,” pungkasnya.
Presiden keenam ini pun kemudian mendapat pesan dari para kader maupun luar kader yang mengungkapkan bentuk rasa kekecewaan atas duet Anies-Cak Imin.
Ada dua pesan yang menarik perhatian SBY, yang pertama soal AHY dan Demokrat yang menjadi korban dari persoalan ini.
“Dari sekian banyak ribuan yang message, ada dua yang menarik bagi saya ini kata-katanya kurang lebih seperti ini, “aku tahu politik itu memang banyak akalnya, tapi tak kusangka buruk banget ini korbannya AHY dan Demokrat” begitu,” kata SBY.
Lebih lanjut, SBY juga menerima pesan yang menyinggung seseorang seperti musang berbulu domba.
“Ada lagi komentar ini “Demokrat kena prank, dari musang berbulu Domba” ini kan pribahasa yang lama,” pungkasnya.
Kendati demikian, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat meminta kepada para kader untuk tetap tenang dan jangan emosi.
Ia lebih memilih untuk mengambil hikmahnya, di mana Allh SWT artinya tidak mengizinkan timnya untuk mendukung orang yang tidak jujur.
“Justru kita diselamatkan oleh Tuhan, apa yang saya maksudkan? Kita tidak diizinkan oleh Allah untuk mendukung seseorang dan bermitra untuk orang yang kalau kita teladani akhlak pemimpin besar bagi yang beragama Islam, akhlak rasulullah yang kita rasakan ini mereka tidak sidiq, tidak jujur tidak amanah,” ujarnya.

Share this article
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara soal duet Anies Baswedan dengan Cak Imin.