AYOJAKARTA.COM - Mantan presiden keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), turut membuka suara soal Anies Baswedan yang menggandeng Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Dalam rapat yang digelar, SBY meminta agar para kader Demokrat untuk tetap tenang dan tidak terus larut dalam emosi.
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sendiri tentu merasa kecewa atas duet Anies Baswedan dan Cak Imin. Kendati begitu, ia tetap berusaha mengambil sisi baiknya.
Dikutip dari YouTube Kompastv, ia menyampaikan bahwa Allah SWT tidak mengizinkan untuk timnya mendukung orang yang tidak jujur.
“Kita tidak diizinkan oleh Allah untuk mendukung seseorang dan bermitra untuk orang yang kalau kita teladani akhlak pemimpin besar bagi yang beragama Islam, akhlak rasulullah yang kita rasakan ini mereka tidak sidiq, tidak jujur tidak amanah,” kata SBY di Cikeas, Jawa Barat.
Presiden keenam ini juga mengatakan bahwa dengan adanya kejadian tersebut, berarti Partai Demokrat dibebaskan dari dosa jika masih mendukung Anies.
Baca Juga: Buntut Gandeng Cak Imin Jadi Cawapres, Partai Demokrat Ogah Dukung Anies Baswedan Jadi Capres
“Saya kira kalau kita renungkan ini, kita ambil hikmahnya, kita dibebaskan dari dosa yang mungkin akan kita pikul kalau kita masih berada bersama mereka,” ujarnya.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini juga mengaku tidak menyangka atas sikap yang diambil oleh tokoh yang diusung menjadi Capres.
Menurutnya, hal ini sudah melebihi batas kepatutan maupun etika dan moral dalam politik.
Kabar duet Anies-Cak Imin belakangan memang menuai banyak pro kontra di panggung politik.
Herzaky Mahendra Putra, Juru Bicara Partai Demokrat bahkan menyebut kalau eks Gubernur DKI Jakarta ini adalah seorang yang penghianat.
Baca Juga: SBY Pernah Ingatkan untuk Berhati-hati Terhadap Anies Baswedan dan Partai NasDem
“Bagaimanapun ini kan bisa-bisanya teman koalisi kalau bahasanya kan kita baca ‘berkhianat’ gitu,” kata Herzaky Mahendra.
Atas kejadian tersebut, kini Partai Demokrat memutuskan untuk mencabut dukungan kepada Anies sebagai Capres di Pemilu 2024 mendatang.
Partai Demokrat juga menyatakan, bahwa timnya sudah tidak lagi berada dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Share this article
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), turut membuka suara soal Anies Baswedan yang menggandeng Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.