AYOJAKARTA.COM – Usai pertemuannya dengan Prabowo Subianto, sosok Gibran Rakabuming semakin menjadi sorotan publik.
Selain karena dalam pertemuan antara Gibran Rakabuming dengan Prabowo tersebut sempat terjadi obrolan empat mata, pertemuan juga terjadi mendekati pemilu.
Publik kemudian mengetahui bahwa buntut dari pertemuan tersebut, Gibran Rakabuming dinilai perlu memberi penjelasan kepada partainya.
Pertemuan Gibran dengan sejumlah capres yang terjadi mendekati masa pemilu juga dinilai sebagian kalangan sebagai bentuk manuver politik.
Terkait dengan anggapan tengah melakukan manuver politik, Gibran menganggap hal tersebut merupakan anggapan yang berlebihan.
Menurut pengakuannya kepada media, Gibran mengaku tidak lebih dari sebatas anak kecil yang belum mengerti banyak soal politik.
Selain itu, Gibran juga menambahkan bahwa dirinya tidak memiliki kekuatan ataupun pendukung yang perlu dikuatirkan.
Lebih lanjut Gibran yang merupakan kader biasa juga menjelaskan bahwa publik tidak perlu panik dengan tindakannya.
“Saya tidak bermanuver, saya itu tidak di struktur partai, saya itu hanya kader biasa, tidak punya pasukan, jangan pada panik gitu lho,” ujarnya, dikutip dari siaran Kompas TV, Rabu, 24 Mei 2023.
Sehubungan dengan pertemuannya dengan Prabowo pada Jumat lalu, Gibran mengaku menerima kunjungan dari siapapun dengan baik.
“Semua orang kan saya terima, Pak Anies kita pengajian bareng, nanti malam juga ada Pak Gubernur, kan pasti kami terima,” lanjut Gibran.
Usai pernyatan Gibran tersebut, Gibran kemudian bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah yang juga merupakan kandidat capres dari PDI Perjuangan.
Baca Juga: Masih Viral, Ini Peribahasa dari PDI-P untuk Gibran Pasca Makan Malam dengan Prabowo!
Publik kembali berasumsi bahwa pertemuan Gibran dengan Ganjar Pranowo merupakan pesan lanjutan usai menemui Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
Terkait dengan agenda pertemuan Gibran dengan Ganjar, Sri Hastjarjo selaku pengamat komunikasi politik UNS memberi tanggapan.
Menurut Hast, makna pertemuan antara Gibran dengan Ganjar yang berasal dari partai yang sama tidak bisa ditafsir secara politik.
“Setahu saya, acara hari ini mereka ketemu boleh dikatakan kebetulan karena ada acara Asian Paralympic yang kemarin terselenggara di Solo dan Semarang,” jelasnya.
Baca Juga: Megawati Soekarnoputri Minta Gibran Rakabuming Lakukan Hal Ini Usai Bertemu Prabowo Subianto
Adanya pembicaraan empat mata yang tidak bisa diketahui publik saat pertemuan berlangsung merupakan hal lumrah jika ditafsirkan.
“Dalam dunia politik seperti itu, setiap hal ditafsirkan, terlebih pas makan malam jurnalis tidak bisa ikut,” imbuh Sri Hastjarjo.
Selain itu Sri Hastjarjo juga berspekulasi bahwa pertemuan Ganjar juga membahas soal relawan Gibran yang dinilai mendukung Prabowo.
“Tapi relawan tidak berafiliasi ke parpol,” pungkas Sri Hastjarjo.***

Share this article
Usai pertemuannya dengan Prabowo Subianto, sosok Gibran Rakabuming Raka semakin menjadi sorotan publik.