AYOJAKARTA.COM – Bakal Calon Presiden (Bacapres) Anies Baswedan memberikan mengaku siap untuk melanjutkan protek Ibu Kota Negara (IKN) apabila terpilih menjadi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Seperti yang diketahui, IKN adalah proyek yang dicetuskan oleh Presiden Joko Widodo.
Ibu Kota Indonesia nantinya akan dipindahkan dari Jakarta ke Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Mengenai pembangunan IKN, Anies Baswedan mengatakan bahwa ia akan melanjutkan proyek tersebut.
Anies Baswedan menyampaikan bahwa pihaknya memang menawarkan perubahan.
Bagi Anies Baswedan, perubahan memiliki banyak komponen dan harus memiliki 4 unsur.
“Kalau saya sederhana, yang kami tawarkan adalah memang perubahan dan perubahan ini komponennya banyak. Kemudian saya sering sampaikan semuanya di dalam bicara tentang perubahan itu ada 4 unsur,” kata Anies dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Anies Baswedan, Rabu (17/5/2023).
Baca Juga: Jurnalis Aiman Witjaksono Jadi Caleg, Lantas Ia Akan Berhenti Jadi wartawan?
“Ada hal apa yang perlu diteruskan, teruskan itu ditingkatkan, perubahannya menjadi peningkatan. Yang kedua hal apa yang harus dikoreksi. Yang ketiga hal apa yang tidak perlu diteruskan. Keempat hal baru apa yang harus dibawa,” sambungnya.
Anies menjelaskan bahwa apabila membicarakan tentang IKN, maka ini berkaitan dengan undang-undang.
Seperti yang diketahui, mengenai IKN tercantum dalam UU Nomor 3 Tahun 2023 tentang Ibu Kota Negara (IKN).
Berlandaskan hal tersebut, Anies berpendapat bahwa undang-undang harus dilaksanakan.
“Jadi terkait dengan IKN ini undang-undang. Saya sampaikan pada semua ini adalah undang-undang. Selama undang-undang itu ada ya dilaksanakan,” jelasnya.
“Tapi prinsipnya adalah undang-undang itu dilaksanakan. Pelaksanaannya seperti apa pada waktu itu dilihat ini seperti apa waktunya, prioritasnya seperti apa,” tutupnya.***

Share this article
Ibu Kota Indonesia nantinya akan dipindahkan dari Jakarta ke Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.