AYOJAKARTA.COM – Ada kabar yang beredar bahwa 6 Mei 2023 merupakan hari libur, bahkan ada yang sudah menyiapkan agenda tertentu untuk menyambut hari libur ini.
Agar tidak salah paham maka perlu simak artikel ini untuk mengetahui apakah tanggal 6 Mei 2023 merupakan hari libur atau bukan.
Menurut kabar yang beredar 6 Mei merupakan hari untuk memperingati hari raya umat Buddha yaitu Waisak.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Pamer Sowan ke Gus Baha di Medsos Menuai Kritik Netizen: Gus Baha Tak Suka Difoto
Namun perlu diketahui bahwa pemerintah telah menetapkan Hari Raya Waisak jatuh pada tanggal 4 Juni 2023 dan bukan tanggal 6 Mei 2023.
Jadi tanggal 6 Mei 2023 bukan merupakan hari libur nasional, tetapi akan ada fenomena langka yang akan terjadi pada tanggal tersebut.
Hal ini diumumkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun Instagramnya.
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Instagram BMKG @infobmkg (5/5/2023), akan ada fenomena alam berupa gerhana bulan Penumbra yang akan terjadi.
Gerhana Bulan Penumbra diperkirakan oleh BMKG akan terjadi pada 5 – 6 Mei 2023 dan bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia. Fenomena alam ini merupakan fenomena yang langka dan tidak bisa disaksikan setiap saat.
Menurut informasi dari BMKG, ini adalah jadwal gerhana bulan Penumbra yang akan terjadi :
- Awal fase Penumbra
WIB : 22.12.09
WITA : 23.12.09
WIT: 00.12.09
- Puncak gerhana
WIB : 00.22.52
WITA : 01.22.52
WIT: 02.22.52
- Akhir fase Penumbra
WIB : 02.33.36
WITA : 03.33.36
WIT: 04.33.36
Fenomena gerhana bulan terjadi ketika posisi bulan, matahari dan bumi sejajar. Pada saat ini maka bulan akan masuk ke bayangan Penumbra bumi (bayangan samar).
Ketika puncak gerhana Penumbra terjadi maka bulan akan terlihat samar-samar atau jika dilihat dari bumi.***

Share this article
Agar tidak salah paham maka perlu simak artikel ini untuk mengetahui apakah tanggal 6 Mei 2023 merupakan hari libur atau bukan.