AYOJAKARTA.COM - Menghiasi persiapan jelang pesta demokrasi pada Pemilu 2024 mendatang, Presiden Joko Widodo adakan pertemuan dengan para Ketua Umum Partai Politik.
Pada Selasa, 2 Mei 2023 kemarin, Presiden Indonesia Joko Widodo meminta para Ketua Umum Partai Politik datang menemuinya.
Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube KOMPASTV, beberapa Ketua Umum (Ketum) Partai Politik yang hadir yakni Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketum Partai Kebangkitan Nasional (PKB) Muhaimin Iskandar.
Baca Juga: Prabowo Subianto Beri Bocoran soal Sosok Cawapresnya di Pilpres 2024, Siapa ya?
Kemudian hadir pula Ketum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto, dan Ketum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati.
Selain itu juga hadir Plt Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono serta Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.
Saat ditemui pasca pertemuan beberapa Ketum Partai politik dengan Presiden Jokowi, Prabowo Subianto menyampaikan bahwa yang dibahas tadi adalah potensi Indonesia untuk menjadi negara maju.
"Perkembangan terakhir bidang ekonomi, world bank, IMF, semua bahwa Indonesia benar-benar punya potensi untuk menjadi negara maju," ucap Prabowo Subianto.
Bahkan Prabowo Subianto menyebut bahwa ekonomi Indonesia dari ke-16 akan bisa menjadi ke-4 terbesar di dunia jika dimanfaatkan sebaik mungkin.
"Sekarang kalau tidak salah Gdp kita sudah Rp1,5 triliun, diperkirakan ekonomi kita sudah ke-16 terbesar di dunia, dan diperkirakan sangat mungkin bisa menjadi ekonomi ke-4 terbesar di dunia," ungkap Prabowo.
Baca Juga: Ternyata Begini Spesialnya Sosok Prabowo Subianto di Mata Iwan Bule, Sampai Bikin Kagum!
"Kalau kita pandai memanfaatkan, itu titipan beliau (Jokowi) pada kita-kita," sambungnya.
Selain Prabowo Subianto, ketum PPP Mardiono menyampaikan bahwa hanya membahas bagaimana Indonesia untuk masa yang akan datang.
"Bagaimana Indonesia kedepan, bonus demografi yang kita punya kesempatan 13 tahun ke depan, kita tidak boleh terlewatkan, kalau kita terlewatkan maka kemungkinan nanti lewat kesempatan itu, tidak boleh kelewatan kesempatan itu," ujar Mardiono.
Baca Juga: Menuju Pilpres 2024, Ternyata Prabowo Subianto Maunya Punya Cawapres yang Seperti Ini!
Kemudian saat disinggung soal pembahasan politik antara para ketum Partai Politik dan Presiden Joko Widodo, Prabowo Subianto menyebut harus rukun dan kerja sama.
"Secara praktis tidak, tapi titipan besar bahwa kita harus rukun, kita harus kerja sama demi negara, intinya demi bangsa dan negara," jawab Prabowo.***

Share this article
Prabowo Subianto ungkap pembahasan pertemuan Ketum Parpol dengan Jokowi, bicara soal potensi Indonesia untuk menjadi negara maju.