AYOJAKARTA.COM-- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap Bupati Meranti, Muhammad Adil dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).
OTT yang menjaring Bupati Meranti tersebut dilakukan oleh KPK malam tadi, Kamis 6 Maret 2023.
Pada laporan kekayaan milik Bupati Meranti berdasarkan laporan LHKPN yang dikutip Ayojakarta.com pada laman Suara.com Jumat (7/4), tercatat kekayaannya mencapai Rp 4,7 Miliar atau tepatnya Rp 4.785.577.310.
Bahkan pada LHKPN tersebut, Muhammad Adil tercatat memiliki 74 bidang tanah dan bangunan.
Sebagai rinciannya, 74 bidang tanah dan bangunan milik Muhammad Adil seluruhnya bernilai Rp 4.367.400.000.
Lokasi tanah milik Muhammad Adil tersebut tersebar di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kota Bengkalis, Riau.
Tak hanya tanah dan bangunan yang tercatat dalam laporan kekayaan Muhammad Adil, ia juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 174.000.000, kas dan setara kas sejumlah Rp 244.177.310.
Bahkan dalam laporan kekayaan tersebut, Muhammad Adil tercatat tidak memiliki utang.
Bupati Meranti, Muhammad Adil berhasil terjaring OTT KPK pada Kamis malam (6/4) bersama dengan puluhan pejabat lain.
Baca Juga: Pernyataan Kontroversial Bupati Meranti Menjadi Sorotan Publik Lantaran Kecewa Pada Kemenkeu
Tak hanya pejabat, ada beberapa pihak swasta juga yang telah berhasil ditangkap oleh tim penyidik KPK.
Hal itu dibenarkan oleh Ali Fikri selaku Kepala Bagian Pemberitaan KPK.
"Beberapa pihak sudah ditangkap diantaranya Bupati (Adil)," ujar Ali.
Namun terkait kasus korupsi apa yang menjerat orang nomor satu di Kepulauan Meranti tersebut, Ali Fikri belum bisa menjelaskan dengan detail.
Ali hanya menyampaikan bahwa saat ini pihak penyidik KPK masih terus mendalami kasus Bupati Meranti yang tertangkap OTT tersebut.
Baca Juga: UPS! Terjaring OTT KPK, Bupati Meranti Ditangkap Bersama Puluhan Pejabat Lainnya
Pihak penyidik masih terus mengumpulkan keterangan serta bukti-bukti dari beberapa pihak terkait kasus ini.
Namun Ali menyampaikan, pihak KPK akan menginformasikan kepada masyarakat apabila kasus tersebut sudah terbuka secara jelas.
"Setelahnya pasti kami sampaikan lengkap hasil kegiatan tersebut sebagai bagian keterbukaan informasi KPK kepada masyarakat," jelasnya lagi.***

Share this article
OTT yang menjaring Bupati Meranti tersebut dilakukan oleh KPK malam tadi, Kamis 6 Maret 2023, namun belum diketahui terkait korupsi apa