AYOJAKARTA.COM--Persidangan kasus penganiayaan David Ozora yang menghadirkan pelaku Anak AG, pada Selasa (4/4/2023) kemarin digelar cukup lama.
Setidaknya 12 jam lamanya, persidangan yang panjang itu mendengarkan keterangan dari banyak pihak, mulai dari tersangka Mario Dandy dan Shane Lukas hingga mantan pacar Mario, APA.
Mario Dandy dan Shane yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang tersebut, muncul dengan mengenakan baju tahanan oranye.
Persidangan yang dikebut ini guna mengejar masa penahanan AG yang akan berakhir pada 17 April mendatang. Mengingat AG adalah anak dibawah umur, maka masa penahannya terbatas hanya 25 hari di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.
Baca Juga: Siapa yang Bohong? Mario Dandy dan Shane Lukas Beri Keterangan Beda di Sidang AG!
Dengan sidang 12 jam tersebut, berarti AG sudah merampungkan seluruh agenda persidangan yang harus dijalaninya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Di dalam ruang sidang anak yang tertutup, tersangka Mario Dandy dan Shane Lukas saling membantah keterangan satu sama lain saat mengungkap kejadian penganiayaan David.
Sejumlah ahli turut dihadirkan dalam sidang kemarin, melengkapi kesaksian yang lainnya.
Terdiri dari dua dokter, satu ahli pidana, dan satu ahli digital forensik, serta ahli terkait perlindungan anak.
Kasi Intelejen Kejari Jakarta Selatan, Reza Prasetyo Handono mengungkapkan sidang AG yang berlangsung secara tertutup dan dikebut kemarin memiliki sejumlah agenda.
"Pemeriksaan saksi, pemeriksaan ahli,sekaligus pemeriksaan anak AG. karena kita butuh percepatan, karena kita terbatas, pada saat penahanan daripada AG tersebut,"tandasnya dilansir dari Youtube Kompas TV, Rabu (5/4/2023).
Sementara itu menurut kuasa hukum Shane Lukas, Happy Sihombing mengatakan ada beberapa hal yang sangat kontradiktif dan bentrok belakangan antara keterangan Mario dan Shane.
Terutama menyangkut 2 pernyataan ini, yakni Enak ya Main Bola dan Free Kick.
"Menurut versi Mario, Enak ya Main Bola itu adalah omongan si Shane, tapi saat Shane diperiksa, saat ditanya hakim, itu adalah omongan Mario,"ujar Happy.
"Sedangkan soal Free Kick, Mario mengatakan itu adalah omongan Shane, tapi si Shane saat ditanya hakim yang mengatakan adalah Mario, "tukas Happy.
Begitu juga dengan APA, di hadapan hakim, ia dengan tegas membantah disebut sebagai pembisik awal Mario Dandy hingga memicu penganiayaan terhadap David Ozora.

Share this article
Persidangan yang dikebut ini guna mengejar masa penahanan Anak AG yang akan berakhir pada 7 April mendatang.