AYOJAKARTA.COM -- Mario Dandy dan Shane Lukas, tersangka dalam penganiayaan David Ozora hadir dalam persidangan AG.
Rupanya, dalam sidang tersebut keterangan Mario Dandy dan Shane Lukas justru berlawanan.
Happy Sihombing selaku Kuasa Hukum dari Shane Lukas pun akhirnya buka suara, ia mengatakan tentang hal ini.
Sebelumnya ia menyampaikan jika secara keseluruhan sidang AG berjalan dengan baik, namun ada juga keterangan berlawanan dari Mario Dandy dan Shane Lukas.
"Ini sidang untuk kesaksian Shane dan Mario tadi saya ada di dalam. Ada beberapa hal yang over all sidang berjalan dengan baik. Tapi ada beberapa hal yang sangat kontradiktif dan bertolak belakang antara keterangan si Mario dan si Shane," ungkap Happy di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 4 Maret 2023 dilansir dari Suara.com.
Keterangan yang berbeda dari Mario Dandy dan Shane Lukas adalah terkait siapa pengucap kalimat 'Enak ya main bola' di video penganiayaan David.
Shane Lukas mengatakan jika sosok yang mengucapkan itu adalah Mario, dan Mario sebut jika Shane yang mengucapkan.
Baca Juga: Blak-blakan! Ganjar Pranowo Akui Tak Menyesal Tolak Israel, Terkuak Miliki 4 Alasan Ini
Yang kedua, baik Mario dan Shane juga saling menyalahkan soal membahas free kick yang terdengar di video.
"Soal 'free kick' juga Mario mengatakan itu adalah Shane yang mengatakan itu tapi saat Shane ditanya oleh hakim, yang mengatakan itu adalah si Mario. Jadi itu ya yang tadi hal yang kontradiktif," imbuhnya.
Tak hanya Mario Dandy dan Shane Lukas, Amanda juga hadir jadi saksi sekitar pukul 09.30 WIB jelang sidang AG dilaksanakan.
Dilansir dari YouTube Kompas TV, Shane Lukas kemudian Mario Dandy keluar dari ruang sidang AG dan hanya bungkam.
Sebelumnya keduanya menjawab dalam kondisi sehat saat ditanya oleh para wartawan.
Disusul oleh Mario Dandy dan Shane Lukas yang hadir tak lama setelah Amanda.***

Share this article
Mario Dandy dan Shane Lukas beri keterangan berbeda di sidang AG bak menyalahkan satu sama lain soal penganiayaan David. Siapa yang bohong?