AYOJAKARTA.COM – Indonesia dilanda dilema dengan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang mengharuskan menerima kedatangan Timnas Israel. Namun di sisi lain mantan presiden Indonesia Jusuf Kalla memiliki solusi yang bisa menjadi jalan tengah.
Jusuf Kalla menyadari bahwa banyak pihak yang menolak kedatangan Israel ke Indonesia karena negara tersebut memiliki konflik dengan Palestina.
Menurut Jusuf Kalla ada solusi yang lebih baik untuk mendukung Palestina dibandingkan dengan harus menolak Israel datang ke Indonesia.
Baca Juga: CEK FAKTA: Emosi Jokowi Meledak, Ultimatum Maling Uang Rp300 Triliun Divonis Mati! Kenapa DPR Ketakutan?
Sebelumnya agenda drawing Piala Dunia U-20 seharusnya dilaksanakan di Bali pada 31 Maret 2023 untuk mengundi jadwal pertandingan antar Timnas.
Tetapi Gubernur Bali I Wayan Koster keberatan menerima kedatangan Timnas Israel ke pulau Bali karena hingga saat ini Palestina belum merdeka dari Israel.
Indonesia memiliki komitmen untuk tidak berhubungan diplomatik dengan Israel selama Palestina belum merdeka, hal ini bahkan sudah disampaikan semenjak Presiden pertama RI Ir Soekarno.
Tidak hanya Gubernur Bali saja yang menolak kedatangan Israel di Indonesia, ada sejumlah pihak lain yang juga menolak diantaranya adalah Gubernur Jawa Tengah dan Partai Amanat Nasional.
Namun dengan penolakan terhadap Israel, Indonesia terancam mendapat sanksi dari FIFA sebagai penyelenggara Piala Dunia U-20.
Sejumlah pengamat sepak bola juga menyayangkan hal ini karena seharusnya pertandingan sepak bola internasional diselenggarakan dengan asas netralitas dan non diskriminasi.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Twitter @FaktaSepakBola (29/3/2023), melihat dilema ini, Jusuf Kalla justru mendukung kedatangan Timnas Israel ke Indonesia.
Menurutnya kedatangan Israel ke Indonesia dalam Piala Dunia U-20 ini akan menjadi suatu kesempatan untuk memperjuangkan Palestina.
Indonesia bisa melakukan dialog dengan pihak Israel mengenai Palestina untuk memperjuangkan hak-hak negara tersebut.
Jusuf Kalla melihat adanya peluang untuk bisa menegakkan perdamaian kedua negara konflik ini dengan upaya melakukan dialog saat kedatangan Israel.
“Jadi kalau Indonesia menerima kehadiran Israel di Piala Dunia U-20, justru menunjukkan peran aktif Indonesia dalam menjalankan hak-hak bangsa Palestina melalui jalur dialog untuk perdamaian kedua pihak,” ujar Jusuf Kalla.
Saat ini Presiden Indonesia Joko Widodo telah menyatakan bahwa Indonesia akan menaati peraturan yang telah dibuat oleh FIFA.***
Serta menjamin bahwa keikutsertaan Israel tidak ada kaitannya dengan konsistensi politik luar negeri yang dijalankan Indonesia.***

Share this article
Jusuf Kalla turut buka suara tentang konflik Israel ke Indonesia buat Piala Dunia U-20 yang ditolak beberapa pihak sampai batal drawing.