Abdi Negara Boleh Bernapas Lega! DPR Bilang Tenaga Honorer Tak Dihapus, tapi Dijadikan Begini

Ilustrasi, tenaga honorer akan dihapus?
Ilustrasi, tenaga honorer akan dihapus?

AYOJAKARTA.COM – Kabar akan adanya penghapusan tenaga honorer membuat sejumlah pekerja honorer kelimpungan.

Sebab di tengah status kepegawaian para tenaga honorer yang masih belum jelas, sudah dibebankan lagi dengan kabar penghapusan.

Sehubungan dengan adanya kabar yang menjadi perbincangan tersebut, Sodik Mudjahid selaku Anggota Komisi II DPR RI, memberi tanggapan.

Baca Juga: IPW Minta Polri Tindak Lanjuti Soal Pengedar Narkoba yang Mengaku Dibekingi Oknum: Polri Harus Bertindak Tegas

“Salah, sebenarnya bukan penghapusan, tapi meningkatkan status kepegawaian,” ujar Sodik kepada awak media ketika dimintai tanggapan.

Lebih lanjut, Sodik menjelaskan bahwa bukan penghapusan untuk para tenaga honorer, melainkan sebaliknya.

“Dari tenaga honorer yang tidak jelas masa depannya, menjadi status PPPK atau status PNS,” imbuh Sodik.

Sehingga dari status kepegawaian serta hak-hak yang akan diterima para tenaga honorer akan mengalami peningkatan signifikan.

Namun demikian Sodik Mudjahid mengakui bahwa dalam proses peningkatan status bagi para tenaga honorer untuk saat ini masih mengalami kendala.

“Masalahnya, dulu masih berstatus honorer dan jumlahnya banyak, sehingga sebagian tenaga honorer ini belum terakomodir,” terangnya.

Hal tersebut, menurut Sodik merupakan salah satu dampak warisan dari pola rekruitmen kepegawaian di masa lalu.

Atas dasar pertimbangan tersebut, Sodik menerangkan bahwa DPR sudah melakukan upaya-upaya penanganan bersama Pemerintah bagi para tenaga honorer.

“Ketika para tenaga honorer memenuhi syarat untuk jadi PNS atau PPPK, maka harus mendapatkan prioritas,” imbuh Sodik.

Sodik menambahkan, jika terdapat tenaga honorer yang kurang memenuhi syarat, maka solusinya para tenaga honorer akan diberikan status sebagai PPPK.

Terkait mengenai keuntungan dari perubahan status kepegawaian dari honorer menjadi tenaga PPPK, Sodik kembali memberi tanggapan.

“Honorer bukan pegawai pemerintah, kalau PPPK pegawai pemerintah berdasarkan perjanjian kerja,” ujar Sodik.

Lebih jauh Sodik Mudjahid menjelaskan bahwa dengan status sebagai pegawai pemerintah tersebut, maka PPPK akan mendapatkan sejumlah kepastian.

“Jadi ada jaminannya, ada statusnya, ada jumlah atau besaran gajinya, sementara tenaga honorer itu tidak jelas,” terang Sodik.

Sehingga perubahan status kepegawaian para tenaga honorer menjadi PPPK, menurut Sodik lebih memiliki kepastian dalam hal kesejahteraan.

“Kepastiannya lebih terjamin, dan masa kerjanya juga bisa sampai pada usia pensiun sebagaimana PNS,” tambah Sodik.

Terkait dengan perangkat hukum yang akan dijadikan sebagai bukti implementasi, Sodik Mudjahid menyebut bahwa DPR bersama Menpan RB sudah melakukan upaya.

Selain itu, Sodik juga mengupayakan agar menteri-menteri yang terkait dengan tenaga honorer ikut berperan aktif dalam proses pembuatan aturan. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# PPPK
# tenaga honorer
# PNS
# DPR RI

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.