AYOJAKARTA.COM - Anies Baswedan sempat ramai dibahas terkait dengan utang Rp50 miliar pada Sandiaga Uno.
Setelah cukup lama bungkam, akhirnya Anies Baswedan buka suara soal hal ini dan membahas terkait dengan utang tersebut.
Disampaikan Anies Baswedan jika ada uang dukungan Rp50 miliar saat ia maju di kampanye Pilkada DKI Jakarta.
Baca Juga: Bisakah Richard Elizer Mendapat Vonis Ringan? Gayus Lumbuun: Bisa kalau Hakim Lakukan Ini
Hal ini ikut menggugah rasa penasran Merry Riana yang dapat kesampatan bertanya dengan Anies Baswedan.
Merry Riana langsung menanyakan hal ini kepada Anies Baswedan terkait utang tersebut.
"Pak Sandi menyebutkan setelah didoakan dan juga dipertimbangkan didiskusikan dengan keluarga beliau ikhlaskan hutang 50 m itu Menurut tanggapan Pak Anies?," tanya Merry Riana.
Diakui Anies, jika pada saat itu, ada banyak pihak yang memberikan dukungan.
Termasuk melalui dana bantuan yang dia sendiripun tak mengetahui.
Hingga ada yang meminjamkan dana hingga Rp50 miliar pada Anies Baswedan yang diakuinya.
"Banyak sekali, ada yang kami tahu ada yang kami tidak tahu," ucap Anies Baswedan dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Merry Riana pada Minggu (12/2/2023).
"Dan ada yang memberikan dukungan langsung kepada relawan, nah kemudian ada pinjaman," tambahnya.
Anies Baswedan ungkap perjanjian yang disampaikan saat pemberian dana.
Baca Juga: Simak 3 Jenis KUR Bank BRI dan Syarat yang Harus Dipenuhi: Batas Pinjaman Sampai 500 Juta Rupiah!
Jika ia berhasil menang, maka dana tersebut dianggap sebagai dana dukungan perubahan.
Sedangkan jika kalah malah akan dianggap sebagai utang.
"Jadi dukungan yang minta dicatat sebagai hutang lalu sampaikan bila ini dukungan untuk sebuah kampanye untuk perubahan untuk kebaikan, bila ini berhasil maka itu dicatat sebagai dukungan," ucapnya.
"Bila kita tidak berhasil dalam pilkada, maka itu menjadi hutang harus dikembalikan," tambah Anies Baswedan.
Ia akhirnya membongkar peran dari Sandiaga Uno dalam kasus ini.
Sandiaga Uno bukanlah pemilik uang tersebut, ia hanya menjadi penjamin.
Baca Juga: Rezeki Berdatangan, Utang Jadi Lunas! Ini Amalan Doa Pemurah Rezeki Menurut Mbah Moen
"Siapa penjaminnya? Yang menjamin Pak Sandi. Jadi uangnya bukan dari Pak Sandi. Itu ada pihak ketiga yang mendukung," lanjut Anies.
Bahkan dalam surat pernyataan utang tersebut, tertera perjanjian terkait Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
Disebutkan jika kalah dalam Pilkada maka ia dan Sandiaga Uno yang akan mengembalikan uang tersebut.
"Surat pernyataan hutang saya yang tanda tangan dan di dalam surat itu disampaikan apabila Pilkada kalah, maka saya dan Pak Sandiaga Uno berjanji mengembalikan," kata Anies.
Namun jika Anies Baswedan menang maka dianggap sebagai uang dukungan.
Dan sebagai uang perubahan untuk Jakarta yang lebih baik.***

Share this article
Soal utang Rp50 miliar dari Anies Baswedan pada Sandiaga Uno akhirnya dibongkar habis, bukan yang menparekraf, melainkan sosok ini.