AYOJAKARTA.COM - Sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua dengan Terdakwa Ferdy Sambo saat ini menuju babak akhir di mana tuntutan jaksa telah dijatuhkan. Ferdy Sambo dalam tuntutan jaksa dituntut paling berat di antara para terdakwa lainnya, yakni seumur hidup.
Sedangkan Putri Candrawathi, Ricky Rizal dan Kuat Maruf dituntut selama 8 tahun penjara, akan tetapi Richard Eliezer dituntut 12 tahun penjara karena ia adalah eksekutor dalam pembunuhan Yosua.
Kemudian Denny Darko mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia sedang berkabung atas tuntutan jaksa terhadap Richard Eliezer yang dinilai 4 tahun lebih tinggi dari tuntutan jaksa pada ketiga terdakwa lainnya.
Dalam ramalannya Denny Darko, mengungkapkan bahwa Ferdy Sambo dan Richard Eliezer bukanlah satu-satunya oknum yang melakukan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua.
Tak hanya itu, Ia juga mengatakan bahwa ada oknum tertentu dengan jabatan yang lebih tinggi dan power lebih kuat yang berada di balik kasus pembunuhan berencana Yosua yang melibatkan lebih banyak orang yang dirugikan dengan keterlibatan kasus ini.
"Jika nanti sang juru kunci ini bernyanyi akan ada orang-orang yang akan terkena, bahkan terimbas secara nyata dan langsung," kata Denny Darko yang dikutip dalam kanal youtube Denny Darko, jumat (10/2).
Kemudian adanya isu tentang dana sebesar 100 triliun yang sebelumnya santer diberitakan ada di rekening Brigadir J. Menurut ramalannya Denny Darko, ia melihat bahwa akan muncul orang-orang yang sebelumnya tidak pernah tersangkut kasus kriminal.
"Dan ini mungkin akan memberikan magnitudo yang lebih besar dibandingkan 90 lebih oknum polisi yang terjerat kasus ini," kata Denny Darko
Sementara itu jika tuntutan Putri Candrawathi yang lebih ringan dibandingkan Richard Eliezer juga bisa menjadi kunci utama dalam kasus ini. Namun kalau seandainya tuntutan Putri Candrawathi lebih berat dari 8 tahun penjara, bisa saja justru akan menyeret kasus ini ke tingkatan yang lebih tinggi lagi nantinya.
Sebab Ferdy Sambo lebih mementingkan orang-orang yang ia sayangi dibandingkan dirinya sendiri. Sehingga ia mau menerima tuntutan hukuman seumur hidup tersebut demi orang yang dilindungi nya itu.
"Kunci dari semuanya ini adalah di Ibu PC. Nah, jika ancaman tuntutan ini besar kepada Ibu PC, mungkin akan bisa menguak kasus ini seluas-luasnya," kata Denny Darko secara blak-blakan, jika melihat masih ada banyak rahasia yang ditutup-tutupi oleh tersangka lain kecuali Richard Eliezer.
Selanjutnya Denny Darko juga curiga bahwa Sambo adalah versi lain dari Richard Eliezer.
"Dengan satu tingkat yang mungkin lebih besar dan lebih tinggi di atas sana," ucapnya.
Baca Juga: Terkuak Putri Chandrawati yang Minta Nomor WA Adik Brigadir J Duluan, hingga Beri Hadiah Ini
Denny Darko juga meminta semua pihak untuk bisa mengawal kasus ini sampai selesai mulai dari presiden hingga masyarakat yang awam agar hukuman nanti tidak penuh sandiwara. Meskipun begitu ia juga meminta semua terdakwa dibebaskan kalau masih ada sandiwara dalam kasus tersebut.
Ia berharap kasus ini tidak berhenti di pembunuhan saja, namun bisa lebih tuntas mengusut dugaan adanya uang Rp 100 triliun karena ini motif yang membuat Brigadir Yosua dieksekusi oleh Ferdy Sambo CS.**)

Share this article
Denny Darko melalui ramalannya ungkap bahwa Ferdy Sambo dan Richard Eliezer bukan satu-satunya oknum yang melakukan pembunuhan Brigadir J.