AYOJAKARTA.COM – Sebuah klaim beredar tentang sosok jenderal yang menjadi bekingan Sambo telah diringkus oleh Mabes Polri.
Hal ini berkaitan dengan isu gerakan bawah tanah yang sebelumnya sempat disinggung oleh beberapa orang yang diduga bertujuan untuk membebaskan Ferdy Sambo.
Dikutip AyoJakarta.com dari sebuah unggahan video di kanal YouTube Warta Informasi, disebutkan bahwa Mabes Polri berhasil meringkus jenderal yang selama ini berada di belakang untuk mendukung Sambo.
Klaim tersebut dibagikan melalui thumbnail video yang memperlihatkan kondisi seolah-olah sedang dilakukan tindak penangkapan terhadap jenderal tersebut.
Adapun narasi yang dituliskan adalah sebagai berikut:
TAK BERKUTIK! JENDERAL BEKINGAN SAMBO DIRINGKUS DI MABES POLRI SORE TADI
Senada dengan thumbnail video, judul pada unggahan tersebut juga menarasikan hal yang serupa sebagai berikut:
BEKINGAN SAMBO DIBEKUK, TERNYATA JENDERAL BESAR POLRI
Lantas, benarkah informasi yang disampaikan pada unggahan video tersebut?
Cek Fakta
Berdasarkan pengamatan dan penelusuran dari AyoJakara.com, ternyata ada ketidakpaduan yang terjadi antara judul dan thumbnail video.
Setelah diamati lebih lanjut, video tersebut berisi cuplikan ketika Kamaruddin Simanjuntak, Susno Duadji, hingga Martin Simanjuntak yang menanggapi hukuman para terdakwa.
Sementara itu, ada juga suara narasi yang diberikan mengenai Martin Lukas Simanjuntak yang membenarkan pernyataan dari Mahfud MD tentang keberadaan gerakan bawah tanah Ferdy Sambo.
Mengenai hal tersebut, Martin Lukas Simanjuntak juga bercerita tentang oknum polisi dengan inisial Brigjen I.
Baca Juga: Jangan Mau Rugi! Ustaz Abdul Somad Ungkap Amalan yang Tak Boleh Dilewatkan di Bulan Ramadan
Sosok inilah yang diduga kuat berperan sebagai orang yang ikut menjalankan gerakan bawah tanah demi membebaskan Ferdy Sambo dari jerat hukuman.
Di sisi lain, tidak ditemukan keterangan maupun bukti nyata sesuai dengan thumbnail dan judul video tentang sosok jenderal bekingan Sambo yang berhasil ditangkap.
Kesimpulan
Berdasarkan fakta yang ada, maka klaim yang disampaikan tentang ditangkapnya sosok jenderal bekingan Ferdy Sambo tidak bisa dibenarkan.
Isu mengenai gerakan bawah tanah juga sampai saat ini belum bisa dibuktikan karena masih menjadi kabar burung yang datang dari beberapa narasumber saja.
Konten tersebut termasuk dalam konten hoaks karena memberikan informasi yang tidak valid, menyesatkan, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.***

Share this article
Klaim tersebut dibagikan melalui thumbnail video yang memperlihatkan kondisi seolah-olah sedang dilakukan tindak penangkapan jenderal itu.