AYOJAKARTA.COM - Kuasa hukum dari keluarga korban pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, Kamarudin Simanjuntak seakan hilang ditelan bumi belakang ini.
Sebelumnya, sepak terjang Kamarudin Simanjuntak dianggap sangat berani dalam mengungkap dan memperjuangkan keadilan bagi keluarga Brigadir Yosua, korban pembunuhan yang didalangi oleh Ferdy Sambo.
Ketidakmunculan Kamarudin Simanjuntak dalam memperjuangkan keadilan untuk keluarga Yosua ini membuat masyarakat bertanya-tanya.
Masyarakat bahkan sampai menaruh curiga akan sikap diamnya Kamarudin Simanjuntak.
Kamarudin dijadikan sasaran kekecewaan dan kemarahan masyarakat, karena dianggap tidak konsisten memperjuangkan keadilan bagi keluarga korban pembunuhan, Yosua Hutabarat.
Namun setelah ditelusuri, ternyata ketidakmunculan kuasa hukum keluarga Yosua ini bukanlah kemauan dari Kamarudin sendiri.
Diakui oleh Kamarudin ada beberapa orang atau lembaga yang ingin membungkam Kamarudin.
Kamaruddin menyebut ada upaya untuk membungkam dirinya. Tidak dengan menggunakan uang, melainkan dengan cara memesan beberapa siaran televisi untuk tidak mengundangnya sebagai pembicara.
"Dua hari ini saya menjadi sasaran amarah, masyarakat seperti curiga terhadap saya, seakan sekarang saya diam," tutur Kamarudin Simanjuntak seperti dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Uya Kuya TV.
Kamarudin mengungkapkan bahwa dirinya dicekal dan tidak boleh tampil sebagai pembicara di beberapa saluran televisi.
Bahkan pengacara yang lahir pada tanggal 21 Mei 1974 ini mengatakan bahwa ada pesanan dari beberapa jenderal agar Kamarudin berhenti berbicara.
"Sebenarnya saya tetap bersuara, hanya melalui chanel yang mengakomodir atau mengundang saya, karena kan TV tersebab pesanan seseorang atau lembaga tertentu, agar tidak mengizinkan saya tayang," ujar Kamaruddin.
"Bahkan saya sudah sampai di studio pun, ada perintah acara tetap lanjut tetapi Kamarudin dan Susno Duadji mantan Kabareskrim tidak boleh jadi pembicara," cerita Kamarudin
"Jadi bukan karena saya tidak mau ngomong," tegas pengacara yang lahir di Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara itu.
"Memang ada beberapa jenderal yang meminta tolong saya, agar jangan bicara lagi, kasihan kami sudah jatuh pamornya," ungkapnya.
Pernyataan ini diperkuat oleh Uya Kuya, di mana dirinya mengaku didekati oleh beberapa orang penting supaya tidak mengundang Kamaruddin Simanjuntak.
"Dan saya juga sama bang, ada beberapa orang penting yang meminta saya untuk tidak mengundang bang Kamaruddin, tapi saya tetap lanjutlah," ungkap Uya Kuya.
Menurut Kamaruddin, mereka yang merasa terusik menjadi terganggu dengan pernyataan-pernyataannya hingga menjadi marah.
Kemarahan ini dilampiaskan dengan mencekal Kamaruddin agar tidak menjadi pembicara terkait kasus pembunuhan yang menjerat Ferdy Sambo beserta istri Putri Candrawati dan beberapa anak buahnya.
Pencekalan Kamaruddin diharapkan bisa mencegah semakin jatuhnya nama jajaran yang ikut terlibat atau terkena imbas dari kasus tersebut.***

Share this article
Ketidakmunculan Kamarudin Simanjuntak dalam memperjuangkan keadilan untuk keluarga Yosua ini membuat masyarakat bertanya-tanya.