Bela Richard Eliezer! Ini 5 Alasan Aliansi Akademisi Indonesia Berikan Empati kepada Terdakwa

Bela Richard Eliezer! Ini 5 Alasan Aliansi Akademisi Indonesia Berikan Empati kepada Terdakwa
Bela Richard Eliezer! Ini 5 Alasan Aliansi Akademisi Indonesia Berikan Empati kepada Terdakwa

AYOJAKARTA.COM - Berkat keberanian dan kejujurannya mengungkap kasus pembunuhan Brigadir Yosua yang didalangi oleh Ferdy Sambo, Richard Eliezer berhasil meraih dukungan dan empati publik.

Tak hanya itu, pihak Aliansi Akademisi Indonesia yang terdiri dari 122 orang akademisi dari berbagai universitas di wilayah Indonesia juga turut mendukung Richard Eliezer agar diberi hukuman lebih ringan dari terdakwa lainnya.

Bahkan dalam hal ini, pihak Aliansi Akademisi Indonesia menyebutkan surat pernyataan untuk membela Richard Eliezer secara terang-terangan.

Baca Juga: Waspada Hujan Ringan Seharian! Prakiraan Cuaca Terkini Jakarta Pusat 7 Februari 2023

"Aliansi Akademisi Indonesia menyampaikan surat ini menyatakan diri sebagai sahabat pengadilan (amicus curiae) untuk membela saudara Richard Eliezer Pudihang Lumiu," kata perwakilan Aliansi Akademisi Indonesia dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia Prof Sulistyowati Irianto dikutip Ayojakarta.com melalui laman suara.com pada Senin, 6 Februari 2023.

1. Pemegang status Justice Collaborator (JC)

Aliansi Akademisi Indonesia membela Richard Eliezer karena dinilai telah rela berkorban menanggung risiko untuk mengungkap kebenaran kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

Baca Juga: Rahang Tuna Panggang Gio Bikin Chef Arnold Gak Berhenti Makan, Netizen: Chef Juna Kebagian Hikmahnya

Kasus ini tidak akan diketahui kebenarannya oleh publik tanpa kejujuran Richard Elizer lantaran skenario Ferdy Sambo yang sempat mengelabui khalayak.

Menurut Aliansi Akademisi Indonesia, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sudah merekomendasikan Richard Eliezer sebagai JC atas dasar dan syarat yang jelas.

Sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.

Baca Juga: Terbaru! Dukungan Untuk Richard Eliezer, Aliansi Akademi Indonesia Serahkan Surat ke PN Jaksel, Begini Isinya

2. Ada relasi kuasa yang timpang antara Richard Eliezer dan Ferdy Sambo

Selain itu, Pihak Aliansi Akademisi Indonesia juga menilai tindak pidana yang dilakukan Richard Eliezer menjadi sangat sulit ditolak.

Hal ini lantaran terdapat relasi kuasa yang timpang antara Richard Eliezer dan atasannya yakni Ferdy Sambo.

Kemudian akhirnya Ferdy Sambo dinilai memiliki sikap kesatriaan atas tindakannya yang melampiaskan amarah hingga membunuh ajudannya sendiri namun menggunakan tangan orang lain yakni Richard Eliezer.

Terlebih lagi, ajudan yang ditunjuk Ferdy Sambo yakni berpangkat Jenderal Bintang Dua untuk menghabisi nyawa Brigadir Yosua hanya berpangkat Bharada yakni Richard Eliezer.

Baca Juga: Eks Timses Tuding Anies Baswedan Punya Hutang Kepada Sandiaga Uno: Nilainya Rp50 M, Barangkali ...

3. Empati kepada Richard Eliezer

Kemudian disampaikan oleh perwakilan pihak Aliansi Akademisi Indonesia, Prof Sulistyowati Irianto bahwa pihaknya begitu empati kepada Richard Eliezer.

"Alasan ketiga adalah Eliezer adalah kita," ujarnya.

Sulistyowati Irianto menyampaikan bersama pihaknya mendukuh agar Richard Eliezer tidak dihukum berat agar bisa menyelamatkan terdakwa yang masih berusia 24 tahun.

Terlebih lagi melihat latar belakang keluarganya, Richard Eliezer merupakan harapan besar dan tulang punggung keluarga yang dari kalangan masyarakat sederhana.

Baca Juga: Wow! Ternyata Ada Peluang Ferdy Sambo Divonis Mati, Kamaruddin Simanjuntak: Asal Strategi Ini Dilakukan

Tak hanya itu, empati terhadap Richard Eliezer juga muncul lantaran terdakwa mengutamakan prinsip kejujuran dan kebenaran untuk mengungkap kasus pembunuhan Brigadir Yosua yang mana tentunya ini mencoreng nama baik Polri.

4. Sebagai pelajaran penting bagi Institusi Polri

Kemudian Sulistyowati Irianto juga menyampaikan alasan mendukun Richard Eliezer juga agar dapat memberikan pembelajaran tentang reformasi di tubuh Polri.

Dimana ada penyalahgunaan kekuasaan terlebih dari seorang jenderal yang tentunya hal ini perlu diperbaiki ke depannya.

"Kasus yang menunjukkan terjadinya penyalahgunaan kekuasaan yang begitu besar dari seorang jenderal sangat mungkin terjadi tanpa bisa dideteksi sistem tata kelola," jelas Sulistyowati Irianto.

Baca Juga: Eks Timses Tuding Anies Baswedan Punya Hutang Kepada Sandiaga Uno: Nilainya Rp50 M, Barangkali ...

5. Pelajaran penting khususnya bagi calon penegak hukum

Selanjutnya, Sulistyowati Irianto bersama 121 akademisi lainnya menilai bahwa dalam kasus yang dihadapi Richard Eliezer ini memberikan banyak pelajaran penting.

Khususnya dalam hal ini bagi mahasiswa hukum di seluruh indonesia, seolah kasus Richard Eliezer ini menjadi cermin bagi calon-calon penegak hukum untuk bijak dalam menangani sebuah kasus.

"Dari seorang justice collaborator seperti Eliezer kita dapat melihat seseorang berpangkat rendah bisa membongkar kasus besar di lembaga penegakan hukum terhormat, melalui skenario kebohongan yang mengecoh publik," tutur Sulistyowati Irianto.

"Kami yakin keadilan yang diputuskan majelis hakim dalam kasus ini, akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia secara umum," sambungnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Aliansi Akademi Indonesia
# kasus pembunuhan berencana brigadir J
# Richard Eliezer
# Amicus Curiae
# bela
# Ferdy Sambo
# empati
# terdakwa
# hukuman

News Update

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.