AYOJAKARTA.COM - Pengacara Brigadir J dan keluarga, Martin Simanjuntak, menyindir adanya kemungkinan intervensi di kasus Ferdy Sambo.
Saat ini, kasus penembakan Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo telah memasuki tahap pembacaan pledoi oleh para terdakwa.
Sebelumnya, para terdakwa juga telah menerima tuntutan dari jaksa.
Ferdy Sambo sendiri dituntut dengan hukuman penjara seumur hidup, paling berat di antara terdakwa lainnya.
Kemudian ramai pula isu adanya gerakan bawah tanah yang disebut berupaya memengaruhi vonis Ferdy Sambo.
Martin Simanjuntak pun membahas hal serupa.
Martin tidak sekadar membahas apakah gerakan itu ada atau tidak, melainkan juga siapa sosok yang berperan di dalamnya.
Ia mempertanyakan tentang seberapa banyak orang penting yang terlibat di sana.
Ini terutama berkaitan adanya kabar bahwa jenderal bintang 1 menjadi motor gerakan bawah tanah tersebut.
"Nah kalau kita kaitkan dengan kemarin ada informasi bahwa jenderal bintang 1 yang katanya 'gentayangan' melakukan gerakan bawah tanah, layak jadi pertanyaan. Apakah jenderal bintang 1 ini hanya satu jenderal yang diduga bergentayangan atau mungkin saja mantan jenderal yang bintangnya lebih dari satu," kata Martin seperti dilansir Suara.com.
Sejauh ini belun ketahuan siapa sosok jenderal yang dimaksud.
Hanya saja, Martin menyebut jenderal tersebut layaknya hantu gentayangan yang tidak terlihat, namun keberadaannya terasa.
"Pasti ada (sosok gerakan bawah tanah), seperti hantu itu tidak bisa kelihatan," ujar Martin.
"Saya nggak lihat hantunya, tapi saya bisa merasakan efek hantunya seperti apa," pungkasnya.***

Share this article
Martin menyebut jenderal tersebut layaknya hantu gentayangan yang tidak terlihat, namun keberadaannya terasa.