AYOJAKARTA.COM---Peristiwa pembunuhan Brigadir Yosua yang melibatkan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi hingga kini masih dalam persidangan.
Berbagai alat bukti sudah diserahkan kubu Ferdy Sambo kepada Majelis Hakim.
Namun, nampaknya kasus yang mencuri sorotan publik itu membuat Hakim turun tangan langsung dengan mendatangi lokasi kejadian.
Tak hanya hakim, terlihat kuasa hukum Bharada E yakni Ronny Talapessy pun turut melihat keadaan rumah tersebut.
Melansir dari kanal YouTube MetroTv, (471/2023) pengacara yang diketahui tak meminta bayaran sepeser pun pada Richard Eliezer mengungkap hal ini.
Dirinya menyebut bahwa saat ke lokasi Duren Tiga, Ronny juga menilik kondisi lantai atas rumah Sambo.
Sehingga Ronny Talapessy bisa melihat situasi tempat kejadian perkara itu secara langsung.
Menurutnya, apabila dalam rumah itu terjadi sesuatu pasti akan dapat didengar orang lain.
Apalagi jarak peristiwa penembakan tersebut dinilai sangat dekat.
"Kalau terjadi sesuatu tentunya terdengar ya, dan jaraknya dekat ya," ungkapnya.
Lalu Ronny Talapessy menyinggung salah satu terdakwa yang pernah mengaku tidak melihat Ferdy Sambo menembak.
Sebab suara tembakan pistol pastinya akan terdengar sangat keras.
Baca Juga: Momen Pengunjung Sidang Tertawa Heboh Saat Ahli Hukum Pidana Said Karim Jelaskan Hal Ini ke Jaksa
Kemudian ia membandingkan dengan pernyataan ahli Poligraf bahwa tes dari terdakwa tersebut hasilnya berbohong.
Jadi Ronny Talapessy mengatakan, kasus pembunuhan ini semakin terang.
"Jadi sangat tidak mungkin di mana salah satu terdakwa yang menyampaikan bahwa dia tidak melihat saudara Ferdy Sambo menembak," jelas pengacara Eliezer.
"Tapi di fakta persidangan ketika ahli dari Poligraf menyampaikan bahwa itu berkata bohong," kata Ronny Talapessy.
"Hari ini makin terang terkait dengan posisi berdiri," tandasnya.***

Share this article
Ronny Talapessy menyindir terdakwa yang mengaku tak mendengar tembakan, usai melihat TKP rumah Ferdi Sambo Duren Tiga