TERPOPULER: Pakar Ungkap Bukti CCTV Rumah Ferdy Sambo Hasil Editing

Pakar menyoroti adanya kejanggalan pada rekaman CCTV di kediaman Ferdy Sambo

Pakar menyoroti adanya kejanggalan pada rekaman CCTV di kediaman Ferdy Sambo

AYOJAKARTA.COM – Terdapat berita populer di situs AyoJakarta.com yang membahas kasus pembunuhan Brigadir J.

Belum lama ini, pakar menyoroti adanya kejanggalan pada rekaman CCTV di kediaman Ferdy Sambo yang menjadi TKP kasus ini.

Dia menilai, rekaman CCTV rumah Ferdy Sambo itu telah diedit. Baca selengkapnya.

Baca Juga: Terpopuler! Campur Tangan Tuhan Bikin Ferdy Sambo Ketahuan, Berawal dari Tas Tumi Terungkaplah Senjata Api

Pakar Ungkap Bukti CCTV Rumah Ferdy Sambo Hasil Editing

Rekaman CCTV dalam kasus Ferdy Sambo terus menjadi polemic hingga saat ini.

Disinyalir banyak pihak menyebut jika rekaman CCTV dalam kasus Ferdy Sambo terdapat banyak kejanggalan.

Menurut para pakar, rekaman CCTV tersebut sudah diedit guna menghilangkan beberapa bukti terkait peristiwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Salah satu pakar yang mengungkapkan hal tersebut adalah Pakar Digital Forensik, Abimanyu Wahyu Hidayat.

Baca Juga: Janggal di Kasus Sambo, Aiman: Uang Pesawat Jet Pribadi ke Rumah Yosua Itu Milik Siapa?

1. Gambar mobil yang terkompres

Abimanyu Wahyu Widayat mengungkapkan salah satu bukti editing adalah gambar mobil yang terdapat dalam garasi di rumah Duren Tiga.

“Jelas itu merupakan hasil editing lah ya, sekarang saya buka saja saya kasih lihat kalau kita melihat sekarang CCTV yang ada di garasinya FS itu yang kita lihat ada dua kendaraan, ini bukan analisa saya saja biar masyarakat juga melihat kalau logikanya gitu ya,” ujar Abimanyu.

“Bahwa sekarang dilihat kendaraan yang warna hitam itu kendaraannya terkompres,” imbuhnya.

2. Format video rekaman CCTV tidak sesuai

Bukti kedua, Abimanyu menuturkan jika biasanya format rekaman CCTV adalah lebar kali lebar, namun hasil rekaman CCTV di Duren Tiga tersebut formatnya kotak.

“Dan kemudian saat layarnya itu ditampilkan dengan formatnya 1:1 padahal kalau layar CCTV biasanya 4:3 atau 16:9, lebar sama lebar bukan kotak, dengan demikian berarti ada area yang dipotong,” ujar Pakar Digital Forensik tersebut.

Baca Juga: Babak Baru Kasus Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi hingga Link Sidang Richard Eliezer Hari Ini, Klik di Sini!

3. Tampilan waktu dalam rekaman CCTV

Pakar yang kerap disapa abah tersebut juga menuturkan bukti lain bahwa rekaman CCTV tersebut telah diedit.

Salah satunya indikator waktu dalam video rekaman CCTV dinilai tidak seperti format pada umumnya dalam CCTV.

“Silahkan kita perhatikan detail time-nya, sangat kecil yang namanya ‘the time’ dalam CCTV harus sangat jelas bisa terbaca tetapi apabila sangat kecil berarti ‘the time’ tersebut sudah editan. Dengan ini saya jelaskan bahwa hasil rekaman CCTV yang di garasi itu editan,” ungkap Abimanyu.

4. Tidak sinkron antara jam dengan kondisi di luar

Bukti berikutnya bahwa rekaman CCTV telah diedit adalah ditemukannya ketidaksinkronan antara waktu pada CCTV dengan kondisi sebenarnya yang ada di luar.

“Jelas lagi kita perhatikan saat ibu PC tersebut sedang keluar dari garasi itu dibilang jam 17.10 itu dalam keadaan terang kelihatan dari sebelah kiri atas cahaya di luar terang tapi saat yang bersangkutan itu kembali sudah berganti baju itu dibilang waktunya jam 17.23 berarti sekitar setengah enam, cahayanya sangat gelap berarti sudah ganti malam,” jelas Abimanyu.

“Daerah mana di Jakarta yang jam setengah 6 sore sudah gelap yang ada masih rada redup,” imbuh pria yang kerap disapa abah tersebut.

Baca Juga: Hard Gumay Tolak Ramal Hukuman Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi karena Terkait Profesi Barunya, Apa itu?

5. Informasi waktu dalam rekaman CCTV

Bukti kelima terkait rekaman CCTV yang sudah diedit adalah tampilan tanggal dan jam yang sudah diganti.

Abimanyu menjelaskan jika CCTV memiliki system automatic yang akan menangkap jika ada perbedaan cahaya.

“Kita bicara CCTV lho bahwa yang namanya CCTV selalu diupayakan menangkap intensitas lebih kuat jadi kalau ada perbedaan warna cahaya apa saja akan diupayakan untuk mampu lebih nyala karena dia ada automaticnya,” jelas Abimanyu.

“Dengan demikian berarti bahwa menurut saya itu tuh jamnya sudah teredit,” tegas Abimanyu.

Abimanyu juga menuturkan alasan ia menyebut bahwa waktu pada CCTV tersebut juga telah diedit dengan mengatakan seperti berikut.

“Kenapa itu teredit? Karena tidak memungkinkan untuk waktu 13 menit yang bersangkutan pergi kemudian kembali sudah berganti baju,” ungkap Abimanyu.

“Ngapain gitu pergi untuk ganti baju karena sebetulnya ada suatu durasi yang lebih panjang yang dilakukan sesuatu gitu lho,” pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.