AYOJAKARTA.COM - Sosok Richard Eliezer hingga kini masih menjadi sorotan dalam kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa lain Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Dugaan pembunuhan berencana santer digaungkan usai Richard Eliezer buka suara dan melawan semua perkataan dari Ferdy Sambo soal kejadian di Duren Tiga.
Bahkan sosok ahli kriminolog bedakan peran antara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dengan ketiga orang yang lainnya.
Ketiga orang yang dimaksud adalah Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Maruf.
Sang ahli kriminolog Muhammad Mustofa mengungkapkan jika ada unsur pembunuhan berencana yang terlihat.
Baca Juga: Ngeri! Julukan Aktor Intelektual yang Diberikan Pakar pada Ferdy Sambo, Membunuh Tanpa Perlu Berlumuran Darah
Salah satunya adanya sosok aktor yang diduga sebagai aktor intelektual dalam pembunuhan berencana ini.
"Di dalam perencanaan itu pasti ada aktor intelektual," ucap ahli kriminolog.
"Yang paling berperan," tambahnya seperi dikutip AyoJakarta.com dari persidangan.
Sang aktor intelektual inilah yang membuat skenario apa yang akan dilakukan.
Bahkan skenario setelah mereka melakukan pembunuhan berencana tersebut terlaksana.
Baca Juga: Wah Pak Hakim Soroti Ini Saat Cek Rumah Dinas Bekas Ferdy Sambo, Ada Apa Ya?
"Apa yang dilakukan oleh siapa, dari eksekusi sampai tindak lanjut setelah itu," ucapnya lagi.
Hal ini agar supaya peristiwa tersebut tak terungkap, bahkan dianggap sebagai kematian yang wajar.
Menurut ahli kriminolog ini menilai jika keseluruhan kejadian pembunuhan Brigadir J sangat terlihat direncanakan.
Bahkan dari kronologi yang diungkap selama persidangan, disebut jika skenario sangat terlihat.
"Dan itu perencanaan tadi terlihat sekali dalam kronologi," ucapnya.
Pernyataan dalam sidang tersebut membuat jaksa penasaran dengan peran terdakwa lain dalam kasus pembunuhan berencana ini.
"Berarti kalau yang selain dari dua terdakwa antara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi," ujar Hakim menunjuk dua terdakwa yang disebut sebagai pihak aktor intelektual.
"Itu yang tiga lainnya sebagai apa?" tanya hakim.
Ahli kriminolog menjawab jika tiga terdakwa lain, termasuk Richard Eliezer berperan sebagai ini.
"Hanya diikutsertakan," tandasnya menjawab.***

Share this article
Dugaan pembunuhan berencana santer digaungkan usai Richard Eliezer buka suara dan melawan semua perkataan dari Ferdy Sambo.