AYOJAKARTA.COM - Dalam pemeriksaan poligraf, Kuat Ma’ruf diketahui terindikasi berbohong namun sekaligus jujur sehingga hasil tersebut menyisakan misteri.
Hasil Poligraf semua terdakwa pembunuhan Brigadir Yosua dibeberkan di Pengadilan, termasuk hasl milik Kuat Ma’ruf.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompastv pada Kamis,29 Desember 2022 berikut informasi terkait hasil pemeriksaan poligraf Kuat Ma’ruf.
Dalam tes lie detector-nya, sopir Ferdy Sambo melakukan dua kali pemeriksaan.
Hasil pemeriksaannya keduanya mendapatkan hasil minus.
“Untuk saudara Kuat melakukan dua kali pemeriksaan Bapak, (hasilnya) yang pertama adalah -9 dan yang kedua adalah -13, terdakwa Kuat jujur dan terindikasi berbohong,” ujar Ahli.
Mengetahui hal tersebut, Jaksa mengungkapkan kalau hasil pemeriksaan sopir Ferdy Sambo ini abu-abu dan menyisakan misteri, karena jujur namun sekaligus terindikasi berbohong.
Di mana pada saat pemeriksaan pertama hasilnya jujur, dan yang kedua memiliki hasil terindikasi berbohong.
Pertanyaan yang pertama diajukan pada saat pemeriksaan pertama adalah apakah Kuat Ma’ruf memergoki persetubuhan antara Brigadir Yosua dengan Putri Candrawathi?
Sedangkan pemeriksaan yang kedua, sopir Ferdy Sambo menjawab tidak dan hasilnya terindikasi berbohong.
Untuk pertanyaannya yaitu terkait melihat atau tidaknya Ferdy Sambo menembak Brigadir J.
“Untuk indikasi kedua untuk saudara Kuat yang dilakukan pemeriksaan pada 9 September adalah apakah kamu melihat Pak Sambo menembak Yosua?,” ujar Ahli.***

Share this article
Ada Misteri di Hasil Poligraf, Ahli Poligraf Ungkap Pertanyaan yang Bikin Kuat Ma’ruf Berbohong. Pertanyaan apakah itu?