AYOJAKARTA.COM - Bencana alam yang melanda tanah Jawa akhir-akhir ini membuat masyarakat semakin khawatir dengan potensi bencana yang lebih besar kedepannya.
Seperti salah satu potensi Gempa Megathrust yang sempat disinggung berulang kali oleh BMKG maupun beberapa peneliti.
Gempa Megathrust tersebut diketahui berpotensi terjadi di Indonesia dengan kekuatan hingga 9,1 Magnitudo.
Bahkan, disebutkan bahwa ada perkiraan tinggi gelombang tsunami akibat gelombang tersebut adalah hingga setinggi 20 meter, ada juga yang menyebut 34 meter.
Beribicara tentang bencana alam di Pulau Jawa, ternyata ada salah satu tokoh di masa lalu yang sudah meramalkan kehancuran dari Pulau Jawa.
Ramalan ini kemudian dipercaya orang-orang, khususnya bagi mereka yang berada di Pulau Jawa dan merasakan berbagai bencana yang telah terjadi belakangan ini.
Dari sekian ratus ramalan Prabu Jayabaya, beberapa diantaranya ternyata telah terbukti dan menjadi nyata, setelah ratusan tahun lamanya.
Lalu, apa saja ramalan dari Prabu Jayabaya yang sudah menjadi kenyataan? Dikutip AyoJakarta dari kanal YouTube RBI TV, berikut ini adalah beberapa diantaranya!
Baca Juga: Bikin Putri Candrawathi dan Sambo Terpojok, Ahli Bongkar Siapa Saja yang Banyak Bohong
Ramalan Jayabaya yang Sudah Terbukti
Menariknya, beberapa dari ratusan ramalan yang disebutkan oleh Jayabaya sudah dapat dibuktikan dan dilihat dengan mata kepala kita sendiri.
Bahkan, bukti-bukti kebenaran ramalan yang menjadi nyata ini sudah sangat melekat dengan kehidupan dan sangat mudah ditemukan di mana saja.
Berikut ini adalah beberapa ramalan Jayabaya yang menjadi nyata!
1. Keberadaan Kereta Tanpa Kuda
Ramalan pertama Prabu Jayabaya yang sudah menjadi kenyataan adalah keberadaan kereta tanpa kuda, di masa kini disebut dengan kereta api.
“Beberapa ramalannya yang sudah menjadi nyata adalah ‘besok yen wes ono kreto tanpa jaran’, artinya besok kalau sudah ada kereta tanpa kuda,” ujar narator video.
2. Pulau Jawa Berkalung Besi
Masih berhubungan dengan kereta api, Prabu Jayabaya pernah meramal bahwa Pulau Jawa akan berkalung besi.
Dalam hal ini, kalung besi yang ada di Pulau Jawa yaitu rel kereta api yang menjulur dari ujung sampai ke ujung pulau terpadat di Indonesia ini.
Baca Juga: Tes Kebohongan, Putri Candrawathi Menangis Saat Ditanya Soal Kekerasan Seksual, Begini Alasannya
“Yang kedua, tanah jawa kalungan wesi. Artinya tanah jawa berkalung besi. Ini merujuk ke tanah jawa yang penuh dengan rel kereta api,” ujar narator.
3. Pesawat Terbang
Selain itu, ada juga ramalan yang menyatakan bahwa akan ada perahu yang berjalan di atas awan atau pesawat terbang.
“Perau mlaku ning nduwur awan-awan, artinya kapal terbang di atas langit yang merujuk ke pesawat terbang.”
4. Pasar Kehilangan Suaranya
Terakhir, ada juga ramalan yang mengatakan bahwa pasar akan kehilangan suaranya, dalam hal ini pasar tradisional yang sudah tersingkir oleh pasar modern.
Tak bisa dipungkiri, bahwa masyarakat saat ini lebih suka berbelanja di mall atau online shop daripada harus datang ke pasar tradisional.
Pasar tradisional tentunya sangat identik dengan suara dari para pedagang atau pembeli yang saling tawar menawar.
“Pasar kelangan swarane. Artinya, pasar kehilangan suaranya. Sekarang, banyak orang berbelanja ke mall atau ke supermarket. Bahkan, bertransaksi online.”
Baca Juga: Tes Kebohongan, Putri Candrawathi Menangis Saat Ditanya Soal Kekerasan Seksual, Begini Alasannya
Ramalan Jayabaya Tentang Kehancuran Pulau Jawa
Selain beberapa ramalan yang sudah menjadi nyata di atas, ada ramalan Jayabaya yang sangat populer dan diprediksi bisa menjadi kenyataan.
Ramalan ini berkaitan dengan kehancuran Pulau Jawa yang sekarang sedang mendapat banyak bencana.
Jayabaya pernah mengatakan bahwa Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua suatu saat nanti.
“Dalam ramalan Jayabaya disebutkan bahwa Pulau Jawa kemungkinan bisa terbelah menjadi dua dan berujung tenggelam akibat bencana alam yang menimpa,” ujar pembicara di video.
Mengingat potensi Gempa Megathrust serta beberapa sesar aktif yang ada di Pulau Jawa, hal ini terdengar cukup masuk akal.
Di sisi lain, ada juga ramalan Jayabaya tentang banjir yang akan melanda di Indonesia, sudah terbukti dengan kota Jakarta yang diprediksi akan tenggelam suatu saat nanti.
“Dalam ramalannya Jayabaya menyebutkan ‘banjir bandang ana ndi ndi’ yang berarti banjir ada dimana-mana,” tambahnya.
Walaupun ada beberapa ramalan Jayabaya yang sudah menjadi nyata, tetapi itu sebanding dengan banyaknya ramalan yang ia sampaikan.
Diketahui bahwa Jayabaya sudah membuat lebih dari 200 ramalan yang isinya tentang prediksi kehidupan manusia di masa mendatang pada saat itu.***

Share this article
Dari sekian ratus ramalan Prabu Jayabaya, beberapa diantaranya ternyata telah terbukti dan menjadi nyata, setelah ratusan tahun lamanya.