AYOJAKARTA.COM - Misteri pembunuhan Brigadir Yosua masih penuh teka-teki.
Sementara itu, mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ridwan Soplanit mengaku jadi korban prank skenario Ferdy Sambo.
Hal tersebut diungkapkan Ridwan Soplanit saat menjadi saksi dalam persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua di Pengadilan Jakarta Selatan.
Awalnya Ridwan Soplanit menjelaskan bahwa dirinya mendapatkan cerita dari Ferdy Sambo terkait kronologi tembak menembak antara Yosua dan Richard Eliezer.
Baca Juga: Kesal Merasa Jadi Korban Prank Ferdy Sambo, Ridwan Soplanit Akhirnya Bongkar Hal ini di Persidangan
Disebutkan dalam kronologi menurut Ferdy Sambo, Yosua telah melecehkan istrinya, Putri Candrawathi ketika berada di Magelang.
Hal tersebut yang kemudian menjadi alasan kemarahan Ferdy Sambo hingga tega menghabisi nyawa ajudannya sendiri.
Namun, Ridwan Soplanit yakin bahwa peristiwa itu bukan tembak menembak.
Melainkan penembakan terhadap Yosua oleh Richard Eliezer dan Ferdy Sambo.
Baca Juga: Ternyata Putri Candrawathi Adalah Istri yang Tidak Patuh, Ferdy Sambo Bongkar Rahasia Ini
Dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV pada Jumat 25 November 2022, Ridwan Soplanit mengaku diintervensi oleh Ferdy Sambo saat melakukan penyidikan terhadap kasus Brigadir Yosua.
Dirinya menjadi terombang-ambing dan bingung dalam mengambil keputusan.
"Perasaan saya, sederhana saja saya terombang-ambing saya blank saat itu. Saya mulai dari mana, makanya saya tidak mau larut dalam cerita. Saya putuskan untuk melaporkan ke pimpinan dan olah TKP," kata Ridwan Soplanit.
Baca Juga: ART Ferdy Sambo Dapati Sang Majikan Menangis Setelah Tembak Brigadir J, Kodir Ungkap Ketakutannya
Ridwan Soplanit juga mengaku menjadi korban prank skenario Ferdy Sambo soal pelecehan seksual Putri Candrawathi di hadapan Majelis Hakim.
"Terkecuali saya mengetahui peristiwa dan saya mulai dari awal, saya bisa mengetahui langkah-langkah secara pasti. Ini kan saya datang juga sebagai korban juga, saya diprank juga kalau saya bilang," ujar Ridwan Soplanit.
"Saya anggap ini etika persidangan, saya menceritakan bukan menyakinkan hakim. Tapi saya sebagai saksi verbal-lisan yang mewakili institusi saya menceritakan fakta," tambahnya.
Kini proses persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua masih terus berlangsung.
Di mana sidang besok akan menghadirkan sejumlah saksi terkait perkara perintangan penyidikan.***

Share this article
Ridwan Soplanit mengaku menjadi korban prank skenario Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir J.