Analisa Tajam Ahli Psikolog Forensik, Sebut Putri Candrawathi Tak Cerminkan Korban Kekerasan Seksual

Psikolog Forensik Ungkap Gelagat Putri Candrawathi Tak Mencerminkan Korban Pelecehan Seksual, Ini Alasannya!
Psikolog Forensik Ungkap Gelagat Putri Candrawathi Tak Mencerminkan Korban Pelecehan Seksual, Ini Alasannya!

AYOJAKARTA.COM - Ahli Psikolog Forensik Reza Indragiri membongkar fakta mengejutkan soal dugaan kasus kekerasan seksual yang dialami Putri Candrawathi.

Diketahui, sejak awal kasus pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi kekeh dengan pengakuannya sebagai korban kekerasan seksual.

Dalam BAP Putri Candrawathi yang sempat beredar di publik, ia mengatakan bahwa Brigadir J telah melakukan kekerasan seksual terhadap dirinya. 

Baca Juga: Adik Brigadir J Mengaku Nomornya Telah Diblokir Putri Candrawathi, Usai Penembakan itu Terjadi

Namun, menurut analisa Reza Indragiri justru menilai gelagat Putri Candrawathi  tidak menunjukkan sebagai korban kekerasan seksual.

Hal tersebut disampaikan Reza Indragiri saat menjadi bintang tamu di acara Indonesia Lawyer Club (ILC) tvOne. 

Dalam acara tersebut, ia mebongkar fakta-fakta yang tidak kredibel dari pengakuan Putri yang menyebut dirinya sebagai korban kekerasan seksual.

Baca Juga: Bukan Sopir Biasa, Ternyata Kuat Maruf Dapat Perlakuan Istimewa hingga Bisa Pegang Putri Candrawathi

Dilansir AyoJakarta.com dari akun TikTok @jamgadangtv pada Sabtu (5/11/2022) Reza Indragiri menyampaikan seperti apa ciri-ciri jika seseorang menjadi korban kekerasan seksual.

Menurut Reza Indragiri, ciri-ciri tersebut tidak ada dalam diri Putri Candrawathi.

Reza mengatakan bahwa narasai kekerasan seksual ini sebenarnya tidak menguntungkan siapa pun.

Baca Juga: Febri Diansyah Ungkap Alasan Mengapa Mau Bela Putri Candrawathi, Netizen: Jangan Lupa Berzakat

"Kalau dia (Putri Candrawathi) betul-betul korban kekerasan seksual, maka sebetulnya mengacu pada Undang-undang TPKS, Putri selaku korban kekerasan seksual berhak mendapat restitusi dan kompensasi," ujar Reza.

Namun, hal itu akan didapat setelah ada keputusan dari pengadilan.

"Untuk membuktikan ada atau tidaknya kekerasan seksual dibutuhkan tiga hal, pertama keterangan saksi dan atau korban, kedua alat bukti lainnya, ketiga keyakinan hakim," jelas Reza.

Baca Juga: CEK FAKTA: Ayah Biologis Anak Bungsu Putri Candrawathi adalah Kuat Maruf hingga Buat Kak Seto Kecewa?

Reza mengatakan bahwa hal pertama yakni saksi yang disebut-sebut sebagai orang yang mengetahui kekerasan seksual itu kini udah dicap tidak kredibel.

Saksi yang dimaksud Reza adalah ART Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi bernama Susi.

"Berarti saksi tidak bisa diandalkan, berikutnya korban, persoalannya adalah dari waktu ke waktu saya justru memotret tindak-tanduk dan perkataan Putri Candrawathi ini tidak sesuai dengan profil korban kekerasan seksual yang saya pahami," tegas Reza.

Baca Juga: Masih Bisa Bercanda dalam Sidang, Putri Candrawathi Jadi Sorotan Publik, Apa Kata Pakar Mikro Ekspresi?

Reza lantas mengatakan dalam undang-undang TPKS, identitas korban kekerasan seksual wajib ditutup atau disamarkan.

"Tapi faktanya, mari kita ingat kembali dei depan mako brimob apa yang yag terjadi, alih-alih identitasnya ditutup, justru Putri Candrawathi ini entah dengan inisiatif dia sendiri entah dihadirkan oleh penasihat hukumnya justru muncul di depan mako brimob," terangnya lagi.

Bahkan saat itu, kata Reza, Putri justru dipersilahkan berbicara dan memperkenalkan dirinya.

Baca Juga: Kak Seto Mengaku Diprank Putri Candrawathi, Begini Awal Mula Pertemuannya dengan Arka

"Bahkan, dia sebut namanya. Tindak-tandung yang seperti inilah yang sekali lagi membuat saya sanksi, masa iya ya ada korban kekerasan seksual yang sedemikian gamblang muncul dan memperkenalkan dirinya," ungkap Reza.

Menurut Reza, tindakan Putri ini justru melanggar undang-undang TPKS.

Reza juga mengatakan bahwa korban kekerasa seksual pasti butuh bantuan dan perlindungan.

Baca Juga: Putri Candrawathi Hanya Miliki Ajudan Laki-Laki hingga Membuat Hakim Terheran-heran, Permintaan Khusus?

"Tapi aneh bin ajaib, orang ini (Putri Candrawathi) dikabarkan media ketika didatangi oleh LPSK justru Putri Candrawathi dikabarkan diam seribu bahasa, kan aneh," ucap Reza.

Kemudian dilihat dari sisi trauma, Reza mengatakan bahwa Putri terlihat tidak seperti mengalami trauma.

Trauma yang dialami oleh korban kejahatan seksual adalah trauma di atas trauma.

Baca Juga: Putri Candrawathi Nempel ke Pengacaranya selama Persidangan, Ekspresi Ferdy Sambo Jadi Sorotan

"Dia akan memilih mengisolasi dirinya, dia membatasi betul pergaulan sosialnya, dia akan masuk pada fase terluka yang barang kali tidak butuh waktu sebentar untuk bisa pulih kembali, tapi lagi-lagi dalam waktu yang tak begitu jauh, orang ini justru muncul," tegas Reza.

Menurut Reza, gelagat Putri ini sangat bertentangan dengan ciri-ciri orang yang mengalami kekerasan seksual.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Putri Candrawathi
# Brigadir J
# Reza Indragiri
# korban
# kekerasan seksual

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.