AYOJAKARTA.COM-- Kembali menjadi perhatian publik, kini Jim Geovedi diisukan bisa tandingi Bjorka.
Media sedang ramai akibat aksi dan tindakan dari Bjorka yang mengklaim dirinya sebagai hacker telah meretas dan membocorkan data rahasia milik negara.
Pengakuan atas aksi Bjorka menjadi perbincangan hangat, publik pun beramai-ramai menilai dari berbagai sudut pandang terhadap aksi yang dilancarkan oleh Bjorka.
Hingga membuat publik mengkait-kaitkan kemampuan dan keterampilan dari Jim Geovedi sebagai hacker ternama asal Indonesia menjadi saingan Bjorka.
Baca Juga: Istri Kuat Maruf Mengaku Suaminya Sudah Sering Berselingkuh, Termasuk dengan Putri Candrawathi?
Jim Geovedi sendiri merupakan ahli keamanan siber yang berasal dari Lampung dengan reputasi kelas dunia, pria kelahiran 28 Juni 1979 ini mulanya berkarir bukan sebagai seorang ahli pemrograman.
Selepas Jim lulus dari SMA pada 1998-1999 ia berprofesi sebagai seniman grafis, dalam perjalanan hidupnya ia pun diperkenalkan dengan komputer dan internet yang kemudian kemampuannya berkembang.
Seperti melansir dari suara.com dalam artikel Siapa Jim Geovedi? Sosok 'White Hacker' Asal Indonesia Disebut Saingan Bjorka, Kamis (15/9/2022).
Di sinilah titik balik dari kehidupannya sebagai ahli keamanan siber, Jim mulanya dikenalkan oleh kawannya terkait dunia peretasan. Ia kemudian semakin tertarik dan memutuskan mempelajarinya secara otodidak.
Ketertarikannya pun berkembang dalam dunia pemrograman setelah bermain dengan perangkat sederhana dan telah terhubung internet. selain itu, ia juga tergabung dalam komunitas forum chat di saluran IRC.
Walaupun dirinya sangat ahli dalam dunia pemrograman, namun Jim bukanlah lulusan akademik yang berlatar belakang IT.
Kemudian, pada tahun 2001 dirinya berhasil dengan mendirikan C2PRO Consulting yakni sebuah perusahaan konsultan teknologi untuk lembaga pemerintahan.
Menariknya dalam perjalanan karirnya pria berusia 43 tahun tersebut tidak begitu saja dikenal dunia, Jim mulai dikenal di dunia usai ia menciptakan operasi FreeBSD dan OpenBSD.
Kemudian, pada tahun 2003 Jim sudah diminta menjadi pembicara di Kuala Lumpur tentang bahaya sistem tersebut ketika sistem telekomunikasi nirkabel baru masuk Indonesia di tahun 2003.
Selain itu juga Jim telah mendirikan dan mengoperasikan perusahaan konsultan keamanan TI Bellua Asia Pacific pada tahun 2004, yang kemudian berubah nama menjadi Xynexis International.
Jim juga pernah membantu Komisi Pemilihan Umum pada tahun 2004 untuk menemukan kasus penjebol pusat data perhitungan suara pemilu di Indonesia.
Baca Juga: Fakta Baru Terkuak! Benarkah Ferdy Sambo Adik dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo?
Pada tahun 2006 Jim Geovedi diundang dan menjadi pembicara tentang isu sistem keamanan satelit lalu dimintai oleh China untuk membobol situs mereka, dalam rangka mengevaluasi dan menguji sistem keamananya saat itu.
Tantangan itu pun ia tanggapi dengan aksinya membobol situs keamanan hingga berhasil mengubah arah satelit milik China. Namun aksinya tersebut bukanlah untuk tujuan yang buruk melainkan untuk menguji dan mengevaluasi sistem keamanannya.
Baca Juga: Polisi Salah Tangkap Hacker Bjorka di Madiun? Berikut Keterangan Polri
Hasil dari aksinya tersebut membuat Jim semakin dikenal hingga mendunia, dia pun sering muncul dalam media asing. Sempat diwawancarai media di jerman Deutsche Welle Jim, ia mengaku dapat mengendalikan jaringan internet di Tanah air.
Itulah profil singkat dan menarik Jim Geovedi atau lebih dikenal sebagai "White Hacker " ternama asal Indonesia.***

Share this article
Siapa Jim Geovedi? Digadang-gadang Bisa Tandingi Bjorka ! Berikut ulasan tentang sosok dan sepak terjang Jim Geovedi