AYOJAKARTA.COM - Beredar kabar bahwa sosok dibalik hacker yang mengaku Bjorka adalah reinkarnasi dari akun Twitter Opposite6890.
Diketahuim, akun Twitter Opposite6890 sempat viral karena mengungkap kejanggalan dari kasus kematian Brigadir J.
Bahkan, sejak awal muncul, akun Twitter Opposite6890 menuliskan narasi bahwa 'tembak menembak' dalam kasus kematian Brigadir J adalah sebuah rekayasa.
Baca Juga: Twitter Persija Kena Hack hingga Posting Spam, Ulah Bjorka?
Dan benar saja apa yang dinarasikan oleh akun Twitter Opposite6890 itu benar terjadi.
Terbukti bahwa 'tembak menembak' itu hanya sebuah skenario cantik yang dimainkan Ferdy Sambo, bersama istri dan ajudannya.
Seperti dilansir AyoJakarta.com dari Teras Gorontalo dengan judul "Bjorka Reinkarnasi Akun Opposite6890? Kini Diminta Ungkap Kejahatan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi".
Baca Juga: Bjorka Bongkar Kasus Munir, Badaruddin Andi Picunang: Hal yang Biasa Jelang Pemilu
Setelah akun Opposite6890 'menghilang', kini muncul Bjorka yang muncul dengan membocorkan data para petinggi negara.
Bahkan kini Bjorka diminta untuk mengungkap data kejahatan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di kasus Brigadir J.
Akun Bjorka melejit dalam sebulan terakhir karena mengunggah data registrasi SIM card hingga surat untuk Presiden.
Baca Juga: Muchdi Purwopranjono Tuding Balik Hacker Bjorka, Sebut Akun Ditunggangi Kepentingan Usai Bahas Munir
Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono saat ini tengah dibuat pusing dengan kehadiran ‘akun sakti’ yang sukses membocorkan data penting yang menjadi rahasia negara.
"Saya rasa pihak penegak hukum akan memproses secara hukum dan mencari pelakunya," kata Heru yang digadang-gadang siap menggantikan Anies Baswedan sebagai PJ Gubernur DKI, dikutip dari Antara, Sabtu 10 September 2022.
Menanggapi pernyataan Kasetpres, Bjorka membalas dengan sindiran nyinyir.
Baca Juga: Teka-teki Identitas Bjorka dan Sosok di Baliknya Bikin Penasaran, Benarkah Seorang Mahasiswa?
"do u know that u and all ur people no one can do this? because it's been 21 days since my first leak. and all of u are still confused about where to start (Sadar enggak sih tak seorang pun dari Anda dan semua orang-orang Anda bisa melakukannya? 21 hari sejak pembocoran data pertamaku, Anda semua masih bingung dari mana memulainya, red)," kicau dia di akun Twitter-nya, @bjorkanisme, Sabtu 10 September 2022 malam.
Dalam berbagai unggahannya, Bjorka seolah ingin memberi petunjuk bahwa pembocoran data alias leak ini merupakan cara untuk menunjukkan bahwa lembaga pemerintah tetap akan bobrok selama dipimpin oleh yang bukan ahlinya.
"this is a new era to demonstrate differently. nothing would change if fools were still given enormous power. the supreme leader in technology should be assigned to someone who understands, not a politician and not someone from the armed forces. because they are just stupid people," kicau Bjorka.
Baca Juga: Siapa Sosok yang Ada di Foto Profil Bjorka? Ternyata Bukan Orang Sembarangan!
Dikutip dari profil BreachForums, Bjorka yang status gender undisclosed (rahasia), baru bergabung di situs ini 9 Agustus 2022.
Hebat lagi, denga waktu online yang cukup singkat yakni tercatat hanya 1 hari, 12 jam, 49 menit, per Senin 12 September 2022 pagi.
Ngeri lagi, baru dua bulan bergabung, reputasinya sudah mencapai 573 dan mendapat bintang enam.
Baca Juga: Makin Berani, Hacker Bjorka Umumkan Tengah Bersiap untuk Bocorkan Data PT Pertamina!
Pada 31 Agustus, user ini mengunggah 1,3 miliar data registrasi SIM card yang diklaim dibobol dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Isinya adalah NIK, nomor telepon, provoider-nya, hingga tanggal registrasi.
Pada momen leak ini, sejumlah lembaga negara kian kebakaran jenggot. Kominfo, operator seluler, Dukcapil ramai-ramai membantahnya. Toh para pakar siber menyebut data yang dibocorkan valid.
Baca Juga: Sempat Kena Suspend, Akun Twitter Bjorka Sudah Kembali dan Membawa Berita Besar Hari Ini
"Kalau bisa jangan nyerang lah, orang itu perbuatan illegal access kok. Setiap serangan itu yang dirugikan rakyatnya," ucap Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Semuel Abrijani Pangerapan Senin 5 September 2022.
Dengan Bjorka pun membalas pesan Semuel itu lewat unggahan di forum gelam dengan judul 'My Message to Indonesian Government'.
"My Message to Indonesian Goverment: Stop being an idiot (pesan saya untuk pemerintah Indonesia: berhentilah jadi orang bodoh, red)," dikutip dari utas di BreachForums, Selasa 6 September 2022.
Baca Juga: Bjorka Ungkap Dalang Pembunuhan Munir Setelah Memasuki Kedaluwarsa dalam Hukum, Pengalihan Isu?
Bjorka kemudian kembali membocorkan 105 juta data kependudukan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), 6 September. Isinya adlah NIK, nomor Kartu Keluarga (KK), hingga nama lengkap.
Yang lebih menggemparkan adalah pembocoran data surat rahasia untuk Presiden Jokowi apda periode 2019-2021, 9 September. Salah satunya adalah surat dalam amplop tertutup dari Badan Intelijen Negara (BIN).
Baca Juga: Dimana Bjorka? Berikut 8 Fakta Hacker yang Bikin Pemerintah Indonesia Ketakutan
Kominfo Impoten
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai, Kominfo terkesan tak punya kemampuan dalam upaya ikut melindungi data publik.
“Saya sarankan Presiden Jokowi copot saja Jhony Plate dari kursi menteri itu. Banyak dalih, pintar sekali kalau ngomong. Faktanya data presiden saja diumbar hacker Bjorka. Ini kita belum bicara situs judi online sampai data publik,” kata Jerry, Minggu 11 September 2022.
Baca Juga: Begini Kronologi Lengkap Terbunuhnya Munir, Sang Aktivis Kontras yang Diungkap oleh Bjorka
“Sangat memalukan hacker bisa tembus akun twitter Johnny G. Plate sampai ke akun kepala negara. Bobolnya sejumlah situs sampai ke data pribadi kepala negara merupakan kelemahan antisipasi Badan Siber dan Badan Intelijen negara,” jelas Jerry.
“Pejabat kita tong kosong bunyi nyaring dan lempar batu sembunyi tangan,” kata Jerru.
Di luar konteks bobolnya data publik, Jerry melihat kemampuan Hacker Bjorka dan Opposite nyaris satu tipe.
Baca Juga: Bersitegang dengan Kominfo, Begini Kronologi Munculnya Bjorka Hingga Akun Twitternya Lenyap
“Ya nyaris setipe. Cuma bedanya Opposite lebih mampu mengurai kronologi sebuah kejadian dari data yang diperolehnya. Sementara Hacker Bjorka cenderung menonjolkan kemampuannya dalam membobol data publik,” jelasnya, dikutip dari Berita Subang dengan judul: Diduga ada di Lingkaran Negara, Bjorka Reinkarnasi Akun Opposite6890
Sulit dibayangkan, jika semua rekaman percakapan, data surat-menyurat dari Istana Negara, sampai sosok Presiden Jokowi berhasil dipublis.
Maka kecenderungannya, kata Jerry, bisa jadi hacker tersebut berada di dalam lingkaran negara.
Baca Juga: Kronologi Pembunuhan Munir Dibocorkan Bjorka, Megawati Ikut Terseret? Begini Faktanya
Seperti pernah ditulis Beritasubang.com beberapa waktu lalu, diketahui akun Akun Opposite6890 sempat viral di Twitter karena mengungkap sejumlah kejanggalan terkait kematian Brigadir J.
Sejak awal, akun Opposite6890 sudah menyampaikan bahwa narasi “tembak menembak” dalam kasus Brigadir J adalah rekayasa.
Prediksi itu terbukti. Hal itu dikuatkan dengan pernyataan Kapolri Listyo Sigit bahwa Tidak ada tembak menembak, namun yang ada adalah dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Baca Juga: Pesan Terbuka Hacker Bjorka untuk Pemerintah RI: Saya Menunggu Sampai Digrebek!
Ngeri lagi, satu kabar menyebutkan bahwa admin akun Opposite6890 pernah terdeteksi berada di sekitar lingkungan Mabes Polri
Bjorka Diminta Ungkap Kejahatan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi
Banyak Netizen yang meminta Bjorka untuk membocorkan juga data mengenai Ferdy Sambo, Putri Candrawathi hingga Konsorsium 303.
Baca Juga: Hacker Bjorka dari Negara Mana dan Kenapa 'Mengacak-acak' Indonesia?
"Hello, Bjorka. Could you leak transactional data of ferdy sambo or his wife that involved in Brigade J murder? It will clear the confusion in citizens that you were not diversion issue and not working with Indonesia's government," komentar @Should_Say09.
"Please: 1. Reveal @jokowi true identity. Start with 'Jokowi Undercover' 2. Who's behind KM 50's unjustice killing 3. Ferdy Sambo's 303 consortium. Many thanks from Indonesian people," ujar @meinaret.
"Please reveal the case of Ferdy Sambo who killed Brigadier J. This case has never been completed since yesterday because he is a high-ranking police officer," harap @Bangbenh.
"Can you help us to solve about Sambo case? Cause right now it's the main problem in our country. Because of you declare "war" with kominfo, all people forget about that case, and some people think, that you is just hacker ordered by our government to diversion issue abt sambo," komentar @PNRwkwkwk.
"Hey @bjorkanism, some people think u are buzzer from Indonesian government to cover Sambo's issues. Maybe u can handle this misunderstanding first," pinta @tsumitobachi_.
"Hello bjorka, I hope you can help to open the digital traces of the conversations of Mr. Sambo, Putri Candrawati's mother and the late brigadier Josua and the CCTV footage around Duren 3 . This case has been around for more than 3 months without finding a motive for the murder," kata @NirmalaFirda. ***

Share this article
Hacker Bjorka Diduga Reunkarnasi Akun Opposite6890, kini diminta bongkar kejahatan Ferdy Sambo hingga Konsorsium 303.