AYOJAKARTA.COM – Pengumuman hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 1 dijadwalkan akan berlangsung hingga 31 Desember 2024.
Diketahui, sebanyak 75 persen peserta seleksi PPPK di Kabupaten Bandung terancam gagal lulus.
Pernyataan tersebut sebagaimana telah disampaikan oleh Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna.
Menurutnya, tenaga honorer yang menjadi peserta seleksi PPPK tahun 2024 untuk formasi kabupaten Bandung mencapai 6.070 orang.
Sementara, dari 6.070 peserta yang mengikuti seleksi, hanya 1.500 formasi yang tersedia, sehingga banyak peserta yang kemungkinan terancam gagal lulus seleksi PPPK 2024 di Instansi Kab.Bandung.
Lantas bagaimana dengan nasib tenaga honorer yang terancam gagal lulus seleksi PPPK 2024 di Kabupaten Bandung nantinya?
Dilansir dari Instagram @studicpns.id simak penjelasan berdasarkan KEMENPAN RB terkait peserta yang terancam tidak lulus perangkingan PPPK 2024.
Baca Juga: Gagal di PPPK Periode 1? Ternyata Bisa Ikut Daftar di Periode 2, Berikut Ketentuan Terbarunya
Nasib Peserta PPPK di Instansi Bandung yang Tidak Lulus Perangkingan
Bagi peserta yang tidak lolos, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menjelaskan bahwa mereka akan diangkat sebagai pegawai paruh waktu.
Pemerintah berkomitmen untuk memberikan perhatian kepada tenaga honorer yang tidak mendapatkan formasi PPPK dengan memasukkan mereka ke dalam mekanisme paruh waktu.
PPPK paruh waktu akan memiliki status sebagai aparatur sipil negara (ASN) meskipun bekerja tidak penuh waktu.
Mereka tidak diwajibkan untuk hadir di kantor selama jam kerja penuh, sehingga bisa memiliki pekerjaan lain di luar statusnya sebagai pegawai paruh waktu.
Kebijakan ini merupakan langkah alternatif untuk memberikan kesempatan kerja bagi tenaga honorer yang sudah terdaftar.
Adapun syarat pengangkatan PPPK Paruh Waktu bagi tenaga honorer ini yakni harus melalui tahapan seleksi PPPK 2024.***
Share this article
Tenaga honorer yang menjadi peserta seleksi PPPK tahun 2024 untuk formasi kabupaten Bandung mencapai 6.070 orang.