Berlangsung Sukses dari Dana Pribadi, Acara Pembekalan Menteri Kabinet Merah Putih Tuai Kontroversi

Kolase Foto Ray Rangkuti dan Prabowo Subianto
Kolase Foto Ray Rangkuti dan Prabowo Subianto

AYOJAKARTA.COM - Pelaksanaan kegiatan retreat di Bukit Tidar, Magelang yang dilakukan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih menuai sejumlah kontroversi.

Acara pembekalan terhadap para menteri di jajaran Kabinet Merah Putih yang dilakukan dengan menggunakan uang pribadi, ditengarai menjadi akar permasalahan.

Pernyataan terkait sumber dana yang digunakan saat acara pembekalan terhadap para menteri di Kabinet Merah Putih sempat disampaikan Hasan Nasbi.

Menurut Hasan selaku Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, penggunaan dana pribadi milik Prabowo Subianto dialihkan untuk tenda, saluran air dan listrik serta ruang rapat.

Baca Juga: Para Menteri di Kabinet Merah Putih Sudah Pulang dari Akmil Magelang, Zulkifli Hasan dan Muhaimin Iskandar Punya Kesan Ini

Lebih lanjut Hasan menyebut, langkah tersebut diambil mengingat perencanaan acara retreat sudah digagas jauh hari sebelum pelantikan sebagai presiden.

“Saat itu Pak Prabowo masih dalam masa transisi, jadi tidak mungkin menggunakan dukungan dari Kementerian Pertahanan karena ini bukan kegiatan Kemenhan”, jelas Hasan Nasbi dikutip ayojakarta.com dari YouTube METRO TV, Selasa (29/10/2024).

Selain bukan untuk urusan Kemenhan, Prabowo juga terkendala karena statusnya sebagai presiden belum resmi menjalani pelantikan.

Penggunaan uang pribadi untuk acara pembekalan kabinet Merah Putih menurut Hasan merupakan hal penting bagi Prabowo sehingga perlu direalisasikan.

Baca Juga: Pembekalan Kabinet Merah Putih di Magelang, Para Menteri Dilatih Baris-berbaris

Pembekalan jajaran kabinet Merah Putih yang berasal dari berbagai latar belakang menurut Hasan tak lain bertujuan untuk menyatukan visi-misi sehingga wajib dilakukan.

“Maka beliau memutuskan untuk tetap menjalankan ini sesegera mungkin dan tentu beliau harus merogoh kantong beliau pribadi,” jelas Hasan Nasbi.

Acara Pembekalan materi bagi jajaran Kabinet Merah Putih berlangsung di Lembah Tidar Akmil Magelang, Jawa Tengah sejak 24-27 Oktober 2024.

Meski jadwal kegiatan yang padat membuat jam tidur berubah, peserta retreat mengaku senang dengan kegiatan pembekalan materi.

Baca Juga: Simak Lokasi dan Fasilitas Tempat Menginap Presiden, Wapres, Para Menteri dan Wamen Selama di Magelang

Selain mampu menghadirkan rasa kekompakan, konsep acara yang digagas Presiden Prabowo juga membuat para menteri siap menjalankan tugas kenegaraan.

Sehubungan penggunaan dana pribadi untuk keperluan acara pembekalan jajaran Kabinet Merah Putih, sejumlah kalangan justru memberi tanggapan.

Menurut Pengamat Politik Ray Rangkuti, sikap patriotisme merupakan hal yang memang wajib ditanamkan dan dimiliki setiap warga negara Indonesia.

Meski sangat elegan di permukaan, Ray menilai penggunaan dana pribadi untuk keperluan negara tak sepenuhnya dapat dibenarkan karena adanya ketentuan.

Baca Juga: Keras! Prabowo Ingatkan Menteri Kabinetnya Jika Tidak Becus Bekerja: Copot Segera

“Dalam konteks bernegara tidak bisa seperti itu dan semuanya termasuk Pak Prabowo terikat dengan aturan itu,” ungkap Ray.

Demokrasi yang sehat, menurut Ray datang dari kesadaran akan pentingnya menjaga nilai-nilai dan peraturan tanpa mengabaikan tujuan.

Pengabaian terhadap nilai-nilai dan aturan hanya demi mencapai suatu tujuan menurut Ray cukup terjadi di era kepemimpinan Presiden Jokowi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# dana pribadi
# Magelang
# Kabinet Merah Putih
# Menteri
# Prabowo Subianto
# Hasan Nasbi
# Ray Rangkuti

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.