AYOJAKARTA.COM - Sebanyak 109 menteri dan wakil menteri dari Kabinet Merah Putih menjalani pembekalan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
Acara ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas dan koordinasi antara anggota kabinet dalam menjalankan program pemerintah.
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disambut antusiasme warga setempat yang menyaksikan kedatangan mereka.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi menegaskan bahwa pembekalan ini tak terkait dengan militerisme atau kegiatan serupa ospek.
Baca Juga: Harta Kekayaan 7 Menko Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran, Ada yang Sampai Rp411 Miliar!
Menurutnya, pembekalan ini bertujuan untuk menggembleng para menteri, menumbuhkan rasa kebersamaan dan memudahkan koordinasi antar anggota kabinet.
"Ini untuk menggembleng para menteri, tapi beliau (Prabowo) bilang tidak usah takut ini bukan ospek atau militarisme ya. Ini untuk kebersamaan, keguyuban untuk melakukan team building dan untuk melakukan koordinasi-koordinasi," jelas Hasan Nasbi dikutip ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV, Jumat (25/10/2024).
Magelang dipilih sebagai lokasi karena dianggap sebagai simbol perjuangan dan patriotisme bangsa.
"Kenapa dilaksanakan di Magelang karena ini juga salah satu simbol perjuangan ya, simbol heroisme," lanjutnya.
Baca Juga: Rapat Kabinet Perdana Prabowo-Gibran Digelar, AHY Ungkap Pesan Presiden Baru
Selama tiga hari pembekalan, para menteri dan wakil menteri akan tinggal di tenda glamping yang telah didirikan di area Akmil.
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim membagikan penampakan tenda glamping tersebut di media sosial.
Tenda-tenda ini dilengkapi dengan fasilitas mewah seperti teras, ruang tamu, kamar tidur dan kamar mandi pribadi.
Sebanyak 120 tenda telah didirikan untuk menampung 109 anggota Kabinet Merah Putih.
Baca Juga: AHY Menko Infrastruktur Kabinet Prabowo Sebut IKN Bukan Satu-satunya Prioritas
Selain untuk tempat bermalam, beberapa tenda juga difungsikan sebagai ruang untuk pembekalan materi selama program berlangsung.
Kehadiran tenda-tenda ini menambah kesan istimewa dalam acara yang bertujuan mempererat hubungan antar anggota kabinet.
Agenda pembekalan dimulai sejak pagi hari sekitar pukul 5.30 WIB, diawali dengan pelatihan baris-berbaris.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh menteri, wakil menteri serta staf khusus kepresidenan mengenakan seragam komponen cadangan.
Pelatihan ini diikuti dengan penuh semangat oleh semua peserta.
Presiden Prabowo Subianto turut memberikan arahan dalam kegiatan tersebut, meski isi lengkap dari arahan tersebut masih belum diumumkan secara resmi.
Dokumentasi yang beredar menunjukkan keseriusan para peserta dalam mengikuti instruksi yang diberikan presiden.
Hasan Nasbi kembali menekankan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menumbuhkan rasa patriotisme dan kepedulian bersama terhadap tugas negara.
Baca Juga: Kabinet Gemuk Prabowo Resmi Dilantik, Apa Dampaknya terhadap APBN? Ini Penjelasan Guru Besar FEB UI
Menurutnya, pembekalan di Magelang juga menjadi simbol heroisme dan dedikasi bagi bangsa Indonesia sehingga para menteri diharapkan dapat bekerja lebih solid ke depannya.
Acara ini akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan dengan agenda lain yang dirancang untuk memperkuat kebersamaan, keguyuban dan koordinasi di antara para pemimpin negara.
Magelang sebagai lokasi pembekalan memberikan nuansa historis yang kental, memperkuat semangat patriotisme para peserta.***

Share this article
Para menteri Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran diberi pembekalan dan dilatih baris-berbaris di Magelang.