AYOJAKARTA.COM - Bahan bakar yang terbuat dari jerami, yakni BOBIBOS hingga kini terus menjadi sorotan publik.
Meski banyak masyarakat yang tidak sabar ingin mencoba BOBIBOS, ada juga pihak yang masih ragu dengan kualitas bahan bakar dari tumbuhan ini.
Bahkan ada beberapa pihak yang menyebut jika bahan bakar dari jerami ini adalah etanol.
Padahal, etanol dengan bahan bakar dari jerami ini jelas sangat jauh berbeda.
Baca Juga: Angin Segar Bagi KPM! Pencairan BLTS Tahap 2 akan Mulai Disalurkan Minggu Ini, Ada 12 Juta Penerima
Bahan dan proses pengolahannya pun berbeda.
Jika etanol terbuat dari tebu, singkong, aren atau tanaman berpati lainnya.
Namun untuk BOBIBOS memanfaatkan jerami sebagai bahan baku.
Terkiat hal ini, Pakar Teknik Mesin dan Biosistem dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr. Leopold Oscar Nelwan turut buka suara.
Dr. Leopold mengatakan jika jerami ini bisa diolah menjadi bahan bakar hindrokarbon melalui berbagai proses konversi biomassa.
"Yang dimaksud dengan bahan bakar adalah hidrokarbon, bukan etanol atau biodiesel," ujarnya dikutip dari akun Instagram @bobibos_.
Yang paling menarik dari bahan bakar jerami ini adalah kualitasnya bisa memenuhi standar komersial ketika digunakan secara murni pada mesin.
Ia menyampaikan sejumlah sumber ilmiah menunjukkan jika jerami termasuk biomassa lignoselulosa yang bisa diproses menjadi bahan bakar alternatif.
Dengan demikian, BOBIBOS yakin bahwa inilah dasar ilmiah yang membuat harapan mereka menyala.
Bahwa jerami yang terabaikan ke depan bisa menjadi energi berkelas dunia.***

Share this article
Pakar IPB buka suara soal BOBIBOS yang masih menjadi kekhawatiran beberapa pihak, tegaskan bukan bahan bakar etanol atau biodiesel.