Peserta Tes SKD CPNS 2024 Wajib Catat! Ini Jumlah Soal dan Nilai Ambang Batas Terbaru TWK, TIU dan TKP untuk Lolos Tahap SKB

Ilustrasi SKD CPNS 2024
Ilustrasi SKD CPNS 2024

AYOJAKARTA.COM - Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS tahun 2023 digelar mulai hari ini.

Pelaksanaan tes SKD CPNS 2024 dimulai 16 Oktober hingga 14 November 2024.

Peserta yang dinyatakan lulus tes SKD CPNS tahun 2024 jika memenuhi ambang batas TWK, TIU dan TKP serta masuk dalam perangkingan teratas sesuai kuota penerimaan masing-masing instansi.

Sebanyak lebih dari 2,8 juta peserta tes SKD CPNS 2024.

Baca Juga: Belajar dari Sejarah! Ini 7 Kesalahan Fatal yang Dilakukan Peserta Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD CPNS 2023

Peserta yang sudah dinyatakan lulus seleksi administrasi CPNS 2024 berhak memilih mengikuti SKD atau menggunakan nilai tes SKD CPNS 2023.

Jika menggunakan nilai tes SKD CPNS 2023 maka harus memenuhi persyaratan, antara lain nilai SKD memenuhi ambang batas kelulusan TWK, TIU dan TKP serta menyelesaikan seluruh soal yang diujikan.

Lalu apa saja materi ujian tes SKD CPNS 2024?

Dikutip AyoJakarta.com dari laman resmi bkn.go.id pada Rabu (16/10/2024), berikut materi tes SKD CPNS 2024:

Baca Juga: Sudah Lihat Titik Lokasi Ujian SKD CPNS 2024? Lakukan Langkah Penting Ini agar Lulus Tes

1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) meliputi nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara dan bahasa negara.

2. Tes Intelegensia Umum (TIU) meliputi kemampuan verbal, kemampuan numerik dan kemampuan figural.

3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) meliputi pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme serta anti radikalisme.

Setiap peserta harus mengerjakan tes SKD CPNS 2024 dalam 100 menit untuk kategori umum dan 130 menit untuk kategori penyandang disabilitas.

Baca Juga: SKD Dimulai Besok! Ini 10 Hal Terlarang yang 'Haram' Dilakukan Peserta CPNS di Lokasi Ujian

Berikut jumlah soal yang harus diselesaikan peserta tes SKD CPNS 2024:

1. Tes Wawasan Kebangsaan: 30 soal

Bobot jawaban benar 5, salah dan tidak dijawab 0

2. Tes Intelegensia Umum: 30 soal

Bobot jawaban benar 5, salah dan tidak dijawab 0

3. Tes Karakteristik Pribadi: 45 soal

Bobot jawaban tertinggi 5, terendah 1, kosong atau tidak dijawab 0

Baca Juga: Siap-Siap! Ini Ketentuan Sepatu untuk Peserta Pria SKD CPNS 2024

Untuk mencapai salah satu syarat kelulusan tes SKD CPNS 2024 maka peserta harus memenuhi nilai ambang batas yang telah ditentukan.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 321 Tahun 2024 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar 

Pengadaan Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2024, berikut nilai ambang batas tes SKD CPNS tahun 2024:

Baca Juga: Siap-siap Besok SKD CPNS 2024 Dimulai, Ini 4 Aturan Pakaian Peserta Pria yang Wajib Diketahui

1. Nilai ambang batas kategori umum dan khusus Putra/Putri Kalimantan

- Tes Wawasan Kebangsaan: 65

- Tes Intelegensia Umum: 80

- Tes Karakteristik Pribadi: 166

2. Nilai ambang batas kategori khusus Putra/Putri Lulusan Terbaik

- Nilai kumulatif SKD paling rendah 311

- Nilai TIU paling rendah 85

3. Nilai Ambang Batas kategori khusus Penyandang Disabilitas dan Putra/Putri Papua

- Nilai kumulatif SKD paling rendah 286

- Nilai TIU paling rendah 60

Baca Juga: H-1 UJIAN SKD CPNS! Pastikan Peserta Sudah Siapkan Perlengkapan Berikut, Cek Apa Saja?

Sistem kelulusan peserta tes SKD CPNS tahun 2024 yang dapat lanjut ke tahap SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) maka harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pengadaan Pegawai Aparatur Sipil Negara dan 

Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 344 Tahun 2024 tentang Penggunaan Nilai Seleksi Kompetensi Dasar Tahun Anggaran 2023 dalam Pengadaan Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2024, berikut sistem kelulusan SKD CPNS 2024:

Baca Juga: H-1 Tes SKD CPNS 2024 Digelar, Ini Rincian Terbaru Pembagian Sesi Pelaksanaan Ujian yang Harus Diikuti Peserta

1. Pelamar seleksi CPNS 2024 yang menggunakan nilai SKD 2023 dan pelamar yang mengikuti ujian SKD 2024 berhak mengikuti SKB jika dinyatakan lulus SKD dan termasuk dalam 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan jabatan setelah memenuhi nilai ambang batas pada jenis penetapan kebutuhan yang dilamar dan berperingkat terbaik.

2. Jika pelamar memperoleh nilai SKD sama dan berada pada batas 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan jabatan, maka untuk menentukan kelulusan SKD diambil nilai secara berurutan mulai dari TKP, TIU, dan TWK.

3. Jika beberapa pelamar memiliki ketiga nilai urutan tes SKD yang masih sama dan berada pada batas 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan jabatan, maka pelamar tersebut akan diikutkan SKB seluruhnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Soal
# nilai ambang batas
# CPNS 2024
# Tes
# SKD
# peserta
# terbaru
# SKB

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.