AYOJAKARTA.COM - Gempabumi dengan kekuatan 7,6M guncang wilayah Sulawesi Utara pada pagi hari Kamis, 2 April 2026.
BMKG pun sempat memberikan peringatan potensi tsunami di 2 wilayah Sulawesi Utara dan Halmahera.
Kekinian, BMKG diketahui sudah mengakhiri peringatan tersebut.
Baca Juga: Hingga 31 Maret 2026, Dukcapil Catat 368 Orang Pendatang Baru di Wilayah Jakarta Timur!
"Peringatan dini ke-4 berisi pengakhiran peringatan dini pada pukul 09.56 WIB," ujjar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani disiaran YouTube BMKG.
Setelah peringatan dini potensi tsunami dicabut, tim SAR dari BPDB dikerahkan untuk menelusuri lokasi terdampak tsunami.
Setidaknya terdapat 9 wilayah yang terdampak tsunami yakni menurut BMKG:
1. Minahasa Utara 0,75 meter
2. Belang 0,68 meter
3. Sidangoli 0,35 meter
4. Halmahera Barat 0,3 meter
5. Gita 0,24 meter
6. Kedi 0,15 meter
7. Tagulandang 0,19 meter
8. Belang 0,68 meter
9. Bumbulan 0,13 meter
Setelah gempabumi 7,6M, terdapat 48 gempa susulan.
Dua di antaranya dirasakan oleh masyarakat.***
Share this article
Setelah peringatan dini potensi tsunami dicabut, tim SAR dari BPDB dikerahkan untuk menelusuri lokasi terdampak tsunami.