Intip! Perbedaan Seleksi PPPK 2024 dari Tahun Sebelumnya, Ada Formasi untuk Lulusan SD!

erbedaan Seleksi PPPK 2024 dari Tahun Sebelumnya, Ada Formasi untuk Lulusan SD
erbedaan Seleksi PPPK 2024 dari Tahun Sebelumnya, Ada Formasi untuk Lulusan SD

AYOJAKARTA.COM - Seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) tahun 2024 telah dimulai sejak 1 Oktober dan akan berlangsung hingga 20 Oktober mendatang.

Seleksi ini hadir dengan perbedaan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, terutama karena bertujuan untuk menyelesaikan status tenaga non-ASN.

Pemerintah berharap melalui seleksi ini, tenaga non-ASN yang masih aktif dapat beralih status menjadi PPPK melalui mekanisme seleksi yang sudah ditentukan.

Baca Juga: Mengapa iPhone Cepat Panas? Ternyata Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Salah satu perbedaan utama dalam seleksi tahun ini adalah pembukaan formasi jabatan pelaksana, yang belum pernah ada pada seleksi PPPK di tahun 2021, 2022, maupun 2023.

Formasi ini mencakup berbagai kualifikasi, mulai dari lulusan S1, D3, SMA sederajat, hingga SD sederajat.

Tujuannya adalah memberikan kesempatan lebih luas bagi tenaga non-ASN yang memenuhi syarat untuk berkompetisi dalam seleksi ini.

Seleksi PPPK 2024 ini memiliki sifat yang unik, di mana selain proses seleksi pada umumnya, terdapat rangkaian proses penyelesaian status non-ASN. Hal ini menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan oleh peserta.

Pemerintah juga menekankan pentingnya lolos seleksi administrasi sebagai pintu awal untuk bisa berpartisipasi dalam tahap seleksi berikutnya.

Untuk lolos seleksi administrasi, peserta harus melampirkan beberapa dokumen penting, seperti kualifikasi pendidikan, surat pengalaman bekerja selama dua tahun, serta surat keterangan aktif bekerja di instansi tempat mereka melamar.

Dokumen-dokumen ini menjadi syarat utama bagi tenaga non-ASN yang ingin mengikuti seleksi lebih lanjut.

Baca Juga: Cek KKS Bank BSI Sekarang! Ada Saldo Bantuan PKH dan BPNT Masuk hingga Rp500.000 untuk para KPM

Selain itu, formasi yang dibuka dalam seleksi PPPK 2024 akan dikluster berdasarkan kategori prioritas, terutama bagi tenaga non-ASN yang sudah terdata di BKN selama dua tahun atau lebih.

Mereka akan diranking bersama peserta lain yang memiliki latar belakang serupa, sehingga seleksi dilakukan dengan adil dan transparan.

Mekanisme ranking dalam seleksi ini juga berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah akan memprioritaskan tenaga non-ASN yang telah memenuhi syarat, mengikuti tes, dan bersaing di dalam kelompok formasi yang sesuai dengan kualifikasi mereka.

Seleksi tahap satu dan dua akan berjalan secara berkelanjutan tanpa menghilangkan peluang bagi peserta yang mendaftar di tahap kedua.

Perlu dicatat bahwa dalam seleksi tahun ini, tidak ada istilah formasi habis sebelum tes tahap dua selesai.

Hal ini memastikan bahwa peserta di kedua tahap memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing, selama formasi yang tersedia masih ada.

Untuk itu, tenaga non-ASN yang ingin mempertahankan status mereka disarankan untuk tetap melamar, meskipun formasi yang dibuka hanya satu. Proses seleksi ini memberikan kesempatan bagi mereka yang memenuhi syarat administrasi untuk ikut serta dalam tes seleksi.

Dalam seleksi PPPK 2024 ini, yang menjadi fokus utama bukan hanya lulus atau tidaknya peserta, melainkan penyelesaian status non-ASN menjadi PPPK.

Pemerintah berharap, melalui mekanisme ini, tenaga non-ASN yang masih bekerja di berbagai instansi bisa mendapatkan kepastian status yang lebih baik di masa mendatang.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# PPPK
# Non-ASN
# Formasi
# SD

News Update

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.