Hati-Hati! 5 Kesalahan Umum yang Membuat Peserta CPNS Gagal di SKD, Jangan Sampai Melakukan Ini

Meski ribuan peserta mengikuti tes SKD CPNS ini setiap tahun, banyak yang gagal akibat kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari.
Meski ribuan peserta mengikuti tes SKD CPNS ini setiap tahun, banyak yang gagal akibat kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari.

AYOJAKARTA.COM -- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menjadi salah satu tahapan krusial dalam proses penerimaan CPNS.

Meski ribuan peserta mengikuti tes SKD CPNS ini setiap tahun, banyak yang gagal akibat kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui kesalahan-kesalahan umum yang bisa membuat peserta CPNS gagal.

Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2024 Diperpanjang hingga Tanggal Ini! Calon Peserta Masih Memiliki Kesempatan Mendaftarkan Diri tapi…

Berikut adalah lima kesalahan umum yang sering dilakukan peserta CPNS di SKD.

Informasi ini dikutip oleh Ayojakarta.com dari kanal YouTube Mohammad Arif pada Kamis, 5 September 2024.

1. Memilih Jawaban "Terlalu Baik" pada Soal TKP
Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) seringkali mengecoh peserta.

Banyak peserta terjebak memilih jawaban yang terlihat paling baik atau mulia, padahal yang dicari adalah jawaban yang mencerminkan profesionalisme sebagai ASN.

Baca Juga: Resmi! Pendaftaran CPNS 2024 Diperpanjang hingga 10 September, Cek Jadwal Terbarunya

Jangan terpaku pada pilihan yang "terlihat mulia”.

Tapi fokus pada jawaban yang menunjukkan kemampuan untuk bekerja secara profesional dan efektif sesuai dengan situasi yang diberikan.

Kesalahan ini seringkali membuat peserta kehilangan poin penting yang bisa meningkatkan skor mereka.

2. Mengerjakan Soal Secara Berurutan
Banyak peserta yang terpaku pada urutan soal, yakni mulai dari soal nomor satu hingga akhir secara berurutan.

Hal ini sebenarnya strategi yang kurang tepat.

Dalam SKD, ada tiga tipe soal: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan TKP.

Saran yang lebih efektif adalah mulai dari soal TKP saat pikiran masih segar, karena soal TKP tidak membutuhkan perhitungan atau penalaran rumit.

Setelah itu, baru beralih ke TWK dan terakhir TIU, yang membutuhkan fokus lebih tinggi.

Baca Juga: 10 Instansi Paling Ramai Peminat dalam Tes CPNS 2024, Tembus 414.760 Pendaftar!

Strategi ini membantu peserta untuk mengerjakan soal yang relatif lebih mudah lebih dulu, sebelum menguras tenaga di soal yang lebih sulit.

3. Menghabiskan Waktu di Satu Soal
Manajemen waktu adalah kunci sukses dalam SKD.

Seringkali, peserta terlalu lama berkutat pada soal yang sulit, sehingga mereka kehabisan waktu untuk soal-soal lainnya.

Idealnya, alokasikan waktu maksimal 1-2 menit per soal.

Jika menemukan soal yang sulit, segera tandai dan lanjutkan ke soal berikutnya.

Baca Juga: Pendaftaran Diperpanjang! Ini Besaran Gaji Formasi Lulusan SMA di Setiap Instansi pada Tes CPNS 2024

Kembali ke soal yang sulit tersebut jika waktu masih tersisa.

Mengelola waktu dengan baik akan membantu memastikan semua soal dikerjakan.

4. Tidak Mengisi Jawaban Kosong
Kesalahan besar lainnya adalah meninggalkan soal yang tidak dijawab.

Padahal, dalam SKD tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban yang salah.

Jadi, jangan pernah biarkan ada soal yang tidak dijawab.

Pada soal yang memuat bacaan panjang, banyak peserta langsung membaca seluruh bacaan tanpa melihat pertanyaannya terlebih dahulu.

Ini adalah pendekatan yang kurang efektif.

Cara yang lebih baik adalah melihat terlebih dahulu pertanyaan yang diajukan, baru kemudian mencari jawabannya di dalam teks.

Baca Juga: RESMI! Pendaftaran CPNS 2024 Diperpanjang, Berikut Penyesuaian Jadwal Seleksinya

Metode ini jauh lebih efisien dan menghemat waktu, terutama jika paragraf yang diberikan cukup panjang.

Itulah 5 kesalahan umum yang dilakukan peserta CPNS sehingga gagal dalam tes SKD.

Dengan memahami dan menghindari lima kesalahan umum ini, peserta CPNS bisa meningkatkan peluang sukses di SKD.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# CPNS
# SKD
# gagal

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.