Ditutup 6 September 2024! Ini 38 Formasi CPNS di Kemenpan RB Lengkap Beserta Kualifikasi Pendidikan dan Rentang Gaji

CPNS Kemenpan RB 2024
CPNS Kemenpan RB 2024

AYOJAKARTA.COM – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) turut membuka formasi CPNS tahun 2024 ini.

Total ada 38 formasi yang dibuka Kemenpan RB dalam seleksi CPNS 2024 untuk berbagai jurusan kuliah.

Bagi yang berminat mendaftar seleksi CPNS Kemenpan RB, berikut informasi lengkap mengenai daftar formasi, kualifikasi pendidikan hingga rentang gaji dikutip ayojakarta.com dari menpan.go.id pada Jumat(30/8/2024).

Baca Juga: Segera Daftar! Ini 6 Instansi CPNS 2024 yang Masih Sepi Peminat, Mana Saja?

Jabatan Ahli Pertama-Perancang Peraturan Perundang-Undangan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Hukum

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Penata Keprotokolan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Komunikasi/ S-1 Ilmu Administrasi Negara/ S-1 Ilmu Administrasi Publik /S-1 Administrasi Negara / S-1Manajemen dan Kebijakan Publik / S-1 Hubungan Internasional / S-1 Hubungan Masyarakat / S-1 Manejemen Komunikasi.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 7.864.700 – 10.477.736

Baca Juga: Bisa Dilamar Lulusan SMA, Ini Kuota CPNS 2024 Formasi Teknisi Siaran Kemkominfo di Tiap Provinsi

Jabatan Ahli Pertama-Perencana

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Ekonomi /S-1 Akuntansi / S-1Manajemen / S-1Ekonomi / S-1 Manajemen Keuangan / S-1 Manajemen dan Kebijakan Publik / S-1 Statistika / S-1 Ekonomi Pembangunan.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama-Pranata Komputer

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Teknik Komputer / S-1 Teknologi Informasi/ S-1 Teknik Informatika / S-1 Sistem Informasi /S-1 Rekayasa Perangkat Lunak /S-1 Rekayasa Sistem Komputer.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama-Perencana

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Akuntansi / S-1Manajemen / S-1Statistika/ S-1 Ilmu Ekonomi / S-1 Ekonomi / S-1 Manajemen Keuangan / S-1 Manajemen dan Kebijakan Publik / S-1 Ekonomi Pembangunan.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1, Disabilitas = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama-Pranata Komputer

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Teknik Komputer / S-1 Teknologi Informasi/ S-1 Teknik Informatika / S-1 Sistem Informasi /S-1 Rekayasa Perangkat Lunak /S-1 Rekayasa Sistem Komputer.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Baca Juga: 22.794 Pelamar CPNS 2024 Dinyatakan TMS! Jangan Sampai Salah, Ini Ketentuan dan Cara Pembubuhan e-Meterai

Jabatan Ahli Pertama-Analis Hukum

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Hukum

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama - Analis Kebijakan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Publik /S-1 Hukum / S-1 Statistika / S-1 Ilmu Politik / S-1 Hubungan Internasional / S-1 Manajemen.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 3, Kalimantan = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama-Analis Kebijakan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Publik /S-1 Manajemen / S-1 Statistika /S-1 Ilmu Politik / S-1 Hukum /S-1 Hubungan Internasional.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1, Cumlaude = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Baca Juga: Sudah 1.909 Pendaftar! Ini 16 Formasi CPNS Barantin 2024 yang Masih 0 Pelamar, Ada untuk Penyandang Disabilitas

Jabatan Ahli Pertama - Pranata Komputer

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Teknik Komputer / S-1 Teknologi Informasi/ S-1 Teknik Informatika / S-1 Rekayasa Perangkat Lunak / S-1 Rekayasa Sistem Komputer /S-1 Sistem Informasi.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 2

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama–Perencana

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ekonomi / S-1 Ilmu Ekonomi / S-1 Akuntansi / S-1 Manajemen / S-1 Manajemen Keuangan / S-1 Manajemen Kebijakan Publik / S-1 Studi Pembangunan / S-1 Statistika / S-1 Ekonomi Pembangunan.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama -Analis Kebijakan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Publik /S-1 Manajemen / S-1 Hukum / S-1 Statistika / S-1 Ilmu Politik / S-1 Hubungan Internasional.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 2, Papua = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama -Analis Kebijakan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Publik /S-1 Manajemen / S-1 Ekonomi Pembangunan / S-1 Hukum / S-1 Statistika / S-1 Hubungan Internasional.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 3

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Baca Juga: 20.772 Formasi CPNS Kementerian Agama 2024: Ini Bocoran Rincian yang Bisa Dilamar untuk Lulusan D-3 dan S-1 Lengkap Persyaratan

Jabatan Ahli Pertama -Analis Kebijakan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Publik /S-1 Manajemen / S-1 Hukum / S-1 Statistika / S-1 Hubungan Internasional / S-1 Ilmu Politik.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 3

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama -Analis Hukum

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Hukum

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama -Analis Sumber Daya Manusia Aparatur

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Negara/ S-1 Administrasi Publik /S-1 Manajemen.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Baca Juga: 6 Formasi CPNS 2024 dengan Kuota Terbanyak untuk Lulusan Jurusan Kuliah S1 Teknik Informatika, Paling Banyak 483 Orang!

Jabatan Ahli Pertama -Analis Kebijakan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Publik /S-1 Hukum / S-1 Statistika / S-1 Hubungan Internasional / S-1 Ilmu Politik / S-1 Manajemen.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1, Papua = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama-Analis Sumber Daya Manusia Aparatur

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Adminsitrasi Negara/S-1Administrasi Publik /S-1 Manajemen / S-1 Manajemen dan Kebijakan Publik.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama -Analis Kebijakan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Statistika / S-1 Hubungan Internasional / S-1 Administrasi Publik /S-1 Manajemen / S-1 Hukum / S-1 Ilmu Politik.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama -Analis Sumber Daya Manusia Aparatur

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Negara/ S-1 Administrasi Publik / S-1 Manajemen.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1, Cumlaude = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Baca Juga: 3 Jabatan Formasi CPNS 2024 untuk Lulusan Bidang Teknik dan Ekonomi DIV atau S1, Gaji Tembus 19 Juta Rupiah!

Jabatan Ahli Pertama -Analis Kebijakan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Publik /S-1 Manajemen / S-1 Statistika / S-1 Ilmu Aktuaria / S-1Teknik Industri / S-1 Hukum / S-1 Ilmu Politik.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1, Kalimantan = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama -Analis Sumber Daya Manusia Aparatur

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Negara/ S-1 Administrasi Publik / S-1 Manajemen.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 2

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama -Analis Kebijakan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Publik /S-1 Hukum / S-1 Statistika / S-1 Hubungan Internasional / S-1 Ilmu Politik / S-1 Manajemen.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Baca Juga: 6 Instansi Pusat yang Buka Formasi CPNS 2024 untuk Lulusan SMA Tanpa Memandang Fisik, Cek Apa Saja!

Jabatan Ahli Pertama-Analis Sumber Daya Manusia Aparatur

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Negara/ S-1 Administrasi Publik / S-1 Manajemen.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama -Analis Kebijakan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Administrasi Publik / S-1 Manajemen / S-1 Hukum / S-1 Statistika / S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Ilmu Politik / S-1 Hubungan Internasional

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama -Analis Sumber Daya Manusia Aparatur

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Negara/ S-1 Administrasi Publik / S-1 Manajemen / S-1Sistem Informasi /S-1 Teknik Informatika / S-1 Teknologi Informasi.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Terampil - Pranata Komputer

- Kualifikasi Pendidikan: D-III Sistem Informasi / D-III Teknologi Informasi/ D-III Teknologi Komputer Grafis / D-III Rekayasa Perangkat Lunak Aplikasi.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Baca Juga: H-7 Pendaftaran CPNS 2024 Ditutup! Ini 6 Formasi dengan Kuota Terbanyak dan Gaji Tertinggi Untuk Lulusan S1 Hukum

Jabatan Ahli Pertama -Analis Kebijakan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Publik /S-1 Manajemen / S-1 Hukum / S-1 Statistika / S-1 Hubungan Internasional / S-1 Ilmu Politik.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 2, Kalimantan = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama -Pranata Komputer

- Kualifikasi Pendidikan: D-IV Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak /S-1 Teknologi Informasi / S-1 Ilmu Komputer / S-1 Sistem Informasi /S-1 Ilmu Informatika/ S-1 Teknik Komputer / S-1 Rekayasa Sistem Komputer / S-1Sistem dan Teknologi Informasi.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama -Analis Kebijakan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Publik /S-1 Statistika / S-1 Hukum / S-1 Ilmu Politik / S-1 Hubungan Internasional / S-1 Manajemen.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 3

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Baca Juga: BPK Buka 154 Formasi CPNS 2024, Cek di Sini Jabatan Apa yang Dibutuhkan dan Kriteria Pelamar

Jabatan Ahli Pertama–Perencana

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Ekonomi /S-1 Akuntansi / S-1 Manajemen / S-1 Manajemen Keuangan / S-1 Manajemen dan Kebijakan Publik / S-1 Statistika / S-1 Ekonomi Pembangunan / S-1 Ekonomi.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama - Pranata Komputer

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Teknologi Informasi / S-1 Rekayasa Sistem Komputer / S-1 Ilmu Komputer / S-1 Sistem dan Teknologi Informasi/ S-1 Sistem Informasi / S-1 Ilmu Informatika / D-IV Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak /S-1 Rekayasa Komputer / D-IV Keamanan Sistem Informasi.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 2

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Terampil - Pranata Komputer

- Kualifikasi Pendidikan: D-III Sistem Informasi / D-III Teknologi Informasi/ D-III Rekayasa Perangkat Lunak Aplikasi.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp.7.924.900 – 10.109.676

Jabatan Ahli Pertama -Analis Kebijakan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Publik /S-1 Manajemen / S-1 Hukum / S-1 Statistika / S-1 Hubungan Internasional / S-1 Ilmu Politik.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 2

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Baca Juga: Lulusan S1 Manajemen Merapat, Berikut Formasi Terbanyak dan Gaji Tertinggi dalam Seleksi CPNS 2024

Jabatan Ahli Pertama - Pranata Komputer

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Teknologi Informasi / S-1 Rekayasa Sistem Komputer / S-1 Ilmu Komputer / S-1 Sistem dan Teknologi Informasi/ S-1 Sistem Informasi / S-1 Ilmu Informatika / D-IV Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak /S-1 Rekayasa Komputer / D-IV Keamanan Sistem Informasi.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama - Pranata Komputer

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Teknologi Informasi / S-1 Rekayasa Sistem Komputer / S-1 Ilmu Komputer / S-1 Sistem dan Teknologi Informasi/ S-1 Sistem Informasi / S-1 Ilmu Informatika / D-IV Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak /S-1 Rekayasa Komputer / D-IV Keamanan Sistem Informasi.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: : Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Jabatan Ahli Pertama - Analis Kebijakan

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Ilmu Pemerintahan / S-1 Administrasi Publik /S-1 Manajemen / S-1 Hukum / S-1 Statistika / S-1 Hubungan Internasional / S-1 Ilmu Politik

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 2

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736

Baca Juga: Gagal Unhan Lanjut CPNS Kemenhan 2024! Ini 4 Formasi Bisa Dilamar Lulusan SMA SMK di 121 Unit Penempatan Lengkap Persyaratan

Jabatan Ahli Pertama - Pranata Komputer

- Kualifikasi Pendidikan: S-1 Teknologi Informasi / S-1 Rekayasa Sistem Komputer / S-1 Ilmu Komputer / S-1 Sistem dan Teknologi Informasi/ S-1 Sistem Informasi / S-1 Ilmu Informatika / D-IV Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak /S-1 Rekayasa Komputer / D-IV Keamanan Sistem Informasi.

- Jenis dan Alokasi Kebutuhan: Umum = 1

- Rentang Penghasilan: Rp. 9.674.700 – 12.287.736.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# CPNS
# KemenPAN RB
# Kualifikasi
# Formasi
# gaji
# Pendidikan

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.