Ini Alasan Pakar Hukum Sebut Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso Sebagai Peradilan Sesat

Jessica Wongso mengungkapkan pesan yang ingin disampaikannya kepada ayah dari almarhumah Mirna Salihin
Jessica Wongso mengungkapkan pesan yang ingin disampaikannya kepada ayah dari almarhumah Mirna Salihin

AYOJAKARTA.COM – Kasus kopi sianida yang menjadikan Jessica Wongso sebagai terpidana merupakan buntut dari sebuah rekayasa.

Selain karena tak ada saksi mata, alat bukti yang digunakan dalam penetapan terhadap Jessica Wongso juga merupakan hasil manipulasi atau tipuan.

Sehingga status bebas bersyarat yang diterima, bukan merupakan suatu hal besar karena sepantasnya Jessica Wongso tak perlu menjadi narapidana.

Status sebagai terpidana yang sempat disandang Jessica, tak lain hanyalah buah dari sesatnya sistem peradilan di Indonesia.

Baca Juga: Otto Hasibuan Sebut Kasus Kopi Sianida 'No Case', Singgung Tidak Ada Alat Bukti

“Yang jelas jangan sampai terulang peradilan sesat, Jessica adalah peradilan sesat karena tidak ada satupun materi yang membuktikan Jessica membunuh," kata Pakar Hukum Pidana Asep Iwan Iriawan dikutip ayojakarta.com dari YouTube Metro TV, Sabtu (24/8/2024).

Sebagaimana dengan Saka Tatal dalam kasus Vina Cirebon yang juga menjadi terpidana, Asep menilai pengajuan PK merupakan suatu keharusan.

Sehingga peradilan sesat sebagaimana terjadi pada Jessica atau mungkin Saka Tatal, tak lagi terjadi di Indonesia.

Selain disampaikan Ahli Hukum Pidana, pernyataan bahwa Jessica tak sepenuhnya bersalah juga sempat disampaikan Susno Duadji.

Baca Juga: Susno Duadji Yakin Terpidana Kopi Sianida Hanya Korban Permainan, Desak Nama Baik Jessica Wongso Dipulihkan

Menurut mantan Kabareskrim Polri tersebut, salah satu indikasi kejahatan yang dilakukan dalam rekayasa kasus Jessica adalah bukti visual dalam persidangan.

Meski pendapat mainstream saat itu banyak yang meyakini Jessica sebagai sosok antagonis, Susno berpendapat anggapan tersebut tak sepenuhnya benar.

Di antara derasnya tuduhan yang banyak tertuju pada Jessica sebagai pelaku pembunuhan Mirna Salihin, Susno justru beranggapan sebaliknya.

“Saya ikuti dari awal, tidak ada satu alat  bukti pun yang menunjukkan Jessica adalah pelakunya,” ungkap Susno Duadji dikutip ayojakarta.com dari YouTube Susno Duadji, Sabtu (24/8/2024).

Baca Juga: Pro Kontra Warnai Bebasnya Jessica Wongso, Ini 3 Pesan Lita Gading untuk Terpidana Kasus Kopi Sianida

Terkait rekaman CCTV yang menjadi alat bukti, Susno berpendapat hal tersebut lebih sebagai dugaan dan bukan merupakan bukti.

Rekaman video yang memperlihatkan Jessica meletakkan paper bag di atas meja sebagai bukti sedang meletakkan racun, menurut Susno merupakan hal paling jahat.

“Menghukum orang hanya dengan patut diduga atau disangka, dengan asumsi atau pendapat pribadi tanpa bukti adalah perbuatan yang jahat sekali,” tegas Susno.

Pendapat kedua tokoh publik tersebut juga sempat disinggung Rismon Sianipar melalui unggahan video di YouTube-nya.

Baca Juga: Sambil Menahan Tangis, Jessica Wongso Ungkap Perasaannya Selama Hadapi Kasus Kopi Sianida

Menurut saksi ahli yang juga hadir dalam sidang, Jessica merupakan martir dari adanya rekayasa hukum di Indonesia.

Karena bersifat manipulatif dan penuh rekayasa, Rismon berharap agar di masa depan tak ada lagi orang yang dihukum karena asumsi. 

“Saya tidak mengenal Jessica secara personal, dia adalah gerbang untuk membongkar rekayasa yang sangat brutal,” tegas Rismon Sianipar dikutip ayojakarta.com dari YouTube Balige Academy, Sabtu (24/8/2024).***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# peradilan sesat
# Asep Iwan Iriawan
# Pakar Hukum Pidana
# Jessica Wongso
# kopi sianida
# Mirna Salihin
# Susno Duadji
# rismon sianipar

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.