Bahlil Lahadalia Tiba-tiba Muncul Jadi Calon dan Kini Resmi Jadi Ketum, Apakah Jokowi akan Kuasai Golkar? Ini Kata Yasril Ananta Baharuddin!

Yasril Ananta Baharuddin Tanggapi Soal Bahlil Lahadalia Tiba-tiba Muncul Jadi Calon dan Kini Resmi Jadi Ketum Golkar
Yasril Ananta Baharuddin Tanggapi Soal Bahlil Lahadalia Tiba-tiba Muncul Jadi Calon dan Kini Resmi Jadi Ketum Golkar

AYOJAKARTA.COM – Partai Golkar baru saja menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XI pada Rabu 21 Agustus 2024 di Jakarta Convention Center.

Munas Partai Golkar tersebut diadakan dalam rangka mengesahkan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2024-2029.

Bahlil Lahadalia resmi terpilih melalui aklamasi dalam musyawarah nasional (munas) XI Partai Golkar.

Munas tersebut diikuti 38 DPD Partai Golkar tingkat provinsi, 514 DPD Partai Golkar dari tingkat kabupaten/kota dan juga dari organisasi sayap partai tersebut.

Baca Juga: Dilantik Jadi Menteri ESDM! Ini Profil Bahlil Lahadalia, Mantan Sopir Angkot yang Harta Kekayaannya Kini Lebih dari Rp310 Miliar

Bahlil Lahadalia kini menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar 2024-2029.

Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Pakar Partai Golkar, Yasril Ananta Baharuddin mengatakan bahwa kader Golkar dari awal sampai saat ini masih kaget kenapa tiba-tiba datang Bahlil.

Menurut Yasril, di Partai Golkar masih banyak kader yang bisa dipilih.

“Menurut saya sih, kami juga di Partai Golkar sejak awal sampai sekarang juga masih terkaget-kaget sebenarnya, kenapa ada tiba-tiba datang beliau padahal kader untuk calon ketua umum di Partai Golkar sendiri itu masih cukup banyak”, ucapnya dikutip ayojakarta.com dari YouTube Abraham Samad SPEAK UP pada Kamis, 22 Agustus 2024.

Baca Juga: Resmi Jadi Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia ‘Sat-set’ Lakukan Hal Ini untuk Wujudkan Hilirisasi! Apa Itu?

“Yang pertama ada Pak Agus gumiwang sendiri oke. Ada Pak Bambang Susatyo sendiri, ada calon-calon muda lainnya seperti saudara Ace, seperti saudara Kadir sekarang Ketua Sharing Komite dan saudara Dave Laksono yang sekarang Ketua Kosgoro periode tiga kali, anggota DPR RI ya dan pimpinan komisi juga”, sambungnya.

Ia sangat menyayangkan saat ini banyak sekali kader Partai Golkar yang mumpuni, memiliki kapasitas, jejak organisasi yang sangat baik, kenapa tiba-tiba datang dari luar yang dari dalam tidak satu pun yang berani mengajukan diri dan tidak berani bicara.

“Saya kira di dalam sendiri yang sekarang sedang aktif ini banyak sekali kader-kader baik yang muda maupun senior ya yang punya apa kapasitas jejak organisasi dan kapasitas yang sangat mumpuni di Golkar ini banyak sekali orang-orang yang hebat-hebat”, ujarnya.

“Cuman saya juga enggak tahu kenapa tiba-tiba datang dari luar dan yang dari dalam tidak satu pun yang berani mengajukan diri apalagi melawan itu karena mungkin ada hal pribadi ya yang membuat mereka tidak berani bicara”, sambungnya.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Jadi Menteri ESDM Baru di Reshuffle Kabinet Jokowi, Ngaku Siap Daftar Calon Ketua Umum Golkar

Anggota DPR RI tersebut merasa sedih mengapa seolah-olah kader-kader Partai Golkar seperti terbius.

“Sebenarnya orang yang enggak banyak kasus juga ada. Tapi kenapa saya sedih sekali semuanya baik dari pusat maupun daerah seolah-olah mereka terbius”, ujar Anggota DPR RI tersebut.

“Buktinya dalam begitu cepat sudah dianggap ya digembar-gemborkan bahwa saudara Bahlil ini sudah mendapat dukungan 30 bahkan 37 dukungan dari suara DPD gitu loh”, sambungnya.

“Biasanya enggak pernah secepat itu gitu loh pak ya ini kayak kita main sulap saja, ini yang membuat kami bukannya setuju apa enggak setuju sama pencalonan saudara Bahlil tapi ada suatu proses yang tidak lazim terjadi,” tutupnya.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Berpotensi Jadi Ketua Umum Golkar, Bukan Jokowi atau Bahlil

Ia juga merasakan bahwa ada kejanggalan seperti sebelum mundur, Airlangga Hartarto dipanggil Presiden Jokowi.

“Sebagaimana yang diutarakan oleh masyarakat luas melalui pionirnya seperti teman-teman wartawan ya dan aktivis lainnya itu kan ada kejanggalan-kejanggalan sebelumnya seperti pertemuan dengan Presiden Jokowi pertemuan dengan Mensesneg”, ujarnya.

“Saya kok enggak-enggak sudi lihatnya kalau Mensesneg ini urusan apa, dia baik mewakili presiden tapi ngapain dia panggil menkonya untuk memberi pandangan-pandangan dan teman-teman lainnya bahwa ada semacam tekanan untuk kasus anunya di hukumnya begitu”, sambungnya.

“Jadi Ini kan enggak wajar dan enggak pantas dan ini cepat atau lambat jelas merusak demokrasi karena ini akan digunakan hal yang sama menjadi presiden buat pimpinan atau penguasa yang berikutnya gitu kalau itu terjadi rusaklah sistem ketatanegaraan khususnya di bidang hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia”, tutupnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Yasril Ananta Baharuddin
# Mensesneg
# Bahlil Lahadalia
# Golkar
# Golkar
# Airlangga Hartarto
# Jokowi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.