Penyebab Tidak Lolos CPNS 2024, 8 Hal Ini Wajib Kamu Perhatikan saat Seleksi Administrasi

Penyebab Tidak Lolos CPNS 2024, 8 Hal Ini Wajib Kamu Perhatikan saat Seleksi Administrasi
Penyebab Tidak Lolos CPNS 2024, 8 Hal Ini Wajib Kamu Perhatikan saat Seleksi Administrasi

AYOJAKARTA.COM - Jadwal pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS 2024) telah diumumkan.

Ada sebanyak 250.407 formasi yang telah disediakan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas.

Bagi kalian yang ingin mendaftar CPNS 2024, wajib memperhatikan beberapa hal agar lolos seleksi administrasi.

Baca Juga: Ancaman Potensi Gempa Megathrust di Indonesia Bakal Terjadi dalam Waktu Dekat di Selat Sunda hingga Mentawai? Ini Kata Pakar BMKG

Pendaftaran CPNS 2024 akan dibuka pada Senin, 20 Agustus 2024 sebagaimana tertuang dalam Surat Plt Kepala BKN Nomor 5419/B-KS.04.01/SD/K/2024.

Ada 8 hal yang wajib diperhatikan para peserta CPNS 2024 dan paling penting untuk dilakukan pengecekan saat proses seleksi administrasi.

Hal ini perlu untuk dipersiapkan lebih awal guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Setiap orang tentu memiliki strategi tersendiri untuk lolos dalam seleksi CPNS 2024.

Seluruh doa dan usaha tiada henti-hentinya dilakukan agar segala upaya yang dijalani saat proses seleksi CPNS 2024 berjalan lancar.

Menjelang pendaftaran seleksi CPNS 2024, 8 hal ini wajib diingat dan diperhatikan para peserta.

Baca Juga: Waspada! Total Kasus Terkonfirmasi Capai 87 di Indonesia, Begini Gejala Mpox pada Manusia

Apa sajakah itu? Dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Ajeng Septin pada Sabtu, 17 Agustus 2024 berikut ulasannya.

1. Foto

Perhatikan jenis foto, pakaian yang digunakan, dan tidak boleh buram.

2. KTP

Perhatikan scan KTP tampak depan yang harus terlihat jelas.

3. E-materai

Jangan sampai menggunakan materai tempel dan pembelian e-materai di tempat resmi.

4. Kualifikasi pendidikan

Perhatikan kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan posisi yang dilamar.

5. Kesalahan ejaan nama di KTP, KK atau Ijazah

Perhatikan ejaan nama di KK, KTP, Ijazah dan dokumen lain, jangan sampai ada kesalahan.

Baca Juga: Tes Penglihatan dan Uji Kejelian Mata guna Membiasakan Menguasai Keadaan, Temukan 3 Perbedaan

6. Surat lamaran pekerjaan

Perhatikan surat lamaran pekerjaan harus sesuai dengan format yang diminta.

7. Salah ukuran/ format file

Perhatikan ukuran atau format file, tidak boleh kurang atau bahkan melebihi batas yang ditentukan.

8. Akreditasi jurusan/kampus

Ada aturan-aturan tertentu untuk akreditasi jurusan atau kampus terutama untuk cumlaude.

Demikian informasi mengenai 8 hal yang wajib diperhatikan para peserta CPNS 2024 dan paling penting untuk dilakukan pengecekan saat proses seleksi administrasi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# CPNS 2024
# Administrasi
# tidak lolos
# penyebab

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.