AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini beredar sebuah rumor yang mengatakan akan terjadi gempa megathrust yang bersumber dari Selatan Jawa.
Gempa megathrust merupakan gempa besar yang disebabkan adanya pertemuan antara lempeng tektonik bumi dengan zona subduksi.
Dikutip Ayojakarta.com dari TikTok @gugusmitigasibaksel pada Jumat, 16 Agustus 2024, menyebut bahwa gempa megathrust ini tak seperti gempa pada umumnya.
Dalam gempa megathrust lempeng tektonik bumi ini telah mencapai ribuan dan menghasilkan ribuan samudra.
Sehingga membuat lempeng-lempeng bumi tersebut saling bertabrakan dan menjauh satu sama lain.
Hal ini juga yang menyebabkan adanya gempa bumi, tsunami, tanah longsong, hingga letusan gunung berapi.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan hal ini dan menyebut bahwa gempa megathrust akan terjadi tinggal menunggu waktu.
BMKG juga menyebut bahwa sebagian besar wilayah yang akan berdampak tsunami akibat gempa bumi ini adalah daerah Selat Sunda.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan bahwa gempa megathrust yang terjadi di wilayah Selatan Jawa setiap 400 tahun sekali.
Disisi lain, guru besar Institut Teknologi Bandung (ITB) menjelaskan bahwa gempa bumi megathrust ini memiliki kekuatan 8,0 magnitude.
Ancaman terbesar dari gempa megathrust ini berpotensi menghasilkan guncangan yang kuat hingga tsunami.
Meskipun diprediksi akan terjadi di Selatan Jawa, tapi guru besar ITB ini membantah bahwa bisa mengakibatkan terbelahnya pulau Jawa.
Prediksi ini berdasarkan kekuatan-kekuatan gempa bumi sebelumnya yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.
Adapun wilayah-wilayah yang akan berdampak akibat gempa megathrust ini adalah Banten, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, dan getaran kecil juga bisa dirasakan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.***

Share this article
Dalam gempa megathrust lempeng tektonik bumi ini mencapai ribuan dan menghasilkan ribuan samudra, berpotensi tsunami?